AS Lanjut Penjualan Jet F-35 Jika Turki Batal Beli Rudal S-400 Rusia

KIBLAT.NET, Washington – Amerika Serikat mengatakan akan kembali menjual jet tempur F-35 jika Turki membatalkan kesepakatan untuk membeli sistem rudal S-400 Rusia

Pada bulan Juni, Senat AS menyetujui RUU yang akan memblokir atau menunda penjualan jet tempur ke Turki. Awal bulan ini, Presiden AS Trump menunda pengiriman jet ke Turki selama setidaknya 90 hari.

Anggota parlemen AS mengatakan bahwa Rusia dapat mengumpulkan intelijen pada teknologi F-35 melalui sistem S-400.

Turki telah setuju untuk membeli sistem rudal Rusia September lalu. Hubungan Turki dengan Rusia lebih dekat dalam beberapa tahun terakhir setelah terjadi ketegangan hubungan dengan AS dan Eropa.

Dalam pertemuan, tiga politisi AS yang dipimpin oleh anggota Kongres Michael Turner (R-OH), mengatakan kepada anggota parlemen Turki bahwa satu-satunya cara untuk menjamin pengiriman jet tempur Amerika adalah membatalkan kesepakatan Rusia.

Selama diskusi, para pejabat Turki mengingatkan politisi AS bahwa Ankara ingin membeli sistem rudal Patriot buatan AS selama bertahun-tahun. Tetapi tidak pernah terjadi kesepakatan.

Pada Selasa, Menteri Luar Negeri Turki, Mevlut Cavusoglu mengatakan Turki sangat ingin membeli sistem rudal permukaan-ke-udara Patriot, tetapi ditolak oleh Amerika.

“Kami sangat membutuhkan sistem pertahanan udara, dan kami ingin membelinya dari mitra kami, terutama dari AS. Tetapi negara-negara itu tidak bisa atau tidak ingin menjual kami,” kata Cavusoglu.

BACA JUGA  Donald Trump Pecat Menhan AS Mark Esper

“Bisakah AS berjanji kepada kami pengiriman Patriot? Tapi saya harus mempertahankan ruang udara saya, semua orang di sekitar memiliki rudal. Ini wajib untuk keamanan saya, itu bukan pilihan.”

Dia menambahkan, “Turki bukan negara bagian AS, ini adalah negara yang merdeka … hubungan kita dengan Rusia bukan merupakan alternatif bagi hubungan kita dengan AS atau Eropa. Kami mencari keseimbangan.”

Sumber: Middle East Eye
Redaktur: Ibas Fuadi

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat