... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Ancam Potong dan Hadiahkan Kepala PM Belanda ke ISIS, Pemuda Stres Diadili

Foto: Perdana Menteri Belanda, Mark Roth

KIBLAT.NET, Hamburg – Pengadilan Belanda, Senin (27/08), menjatuhkan vonis empat bulan penjara terhadap seorang pemuda stres karena mengancam membunuh Perdana Menteri Mark Roth lewat surat elektronik. Pemuda itu menulis di internet, akan memotong kepala perdana menteri dan menghadiahkannya kepada ISIS.

Pengadilan mengatakan dalam pernyataan yang dilansir Anadolu Agency (AA), pemuda itu dihukum empat bulan penjara. Hukuman itu akan dia jalani di klinik swasta dan menjalani perawatan psikologis.

Pengadilan menjelaskan, pemdua yang tidak diungkap namanya itu berusia 26 tahun. Dia mengirim email ke Roth, akan memotong kepalanya dan menghadiahkannya ke ISIS.

Masih menurut pernyataan pengadilan, terpidana juga mengirim ancaman serupa melalui email kepada politisi selain perdana menteri, tanpa mengungkapkan nama mereka.

Dalam konteks terkait, laporan media dan surat kabar melaporkan bahwa terpidana menderita masalah kesehatan.

Untuk bagiannya, jaksa penuntut umum Belanda menunjukkan bahwa ancaman terhadap politisi pada tahun 2017 meningkat hampir 40 persen dibandingkan tahun 2016.

Sumber: Anadolu Agency
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Indonesia Rawan Gempa, BMKG Ingatkan Penguatan Sistem Mitigasi

Indonesia Rawan Gempa, BMKG Ingatkan Penguatan Sistem Mitigasi

Senin, 27/08/2018 20:53 0

Indonesia

Cegah Neno Warisman Ikut Deklarasi #2019GantiPresiden, BIN Klaim Tak Berpihak

BIN mengklaim pencegah Neno Warisman yang membuatnya tak bisa ikut Deklarasi #2019GantiPresiden dilakukan demi keselamatan warga

Senin, 27/08/2018 20:38 0

Indonesia

Tuntut Keadilan, Desakan Proses Hukum Bos PT Indaco Tak Ada Sentimen SARA

Desakan Proses Hukum Adil Bos PT Indaco Tak Ada Sentimen SARA

Senin, 27/08/2018 20:00 0

Indonesia

Fahira Idris: Apakah Kebebasan Berpendapat Hanya Bagi Pemuji Pemerintah Saja?

"Persekusi dan pemulangan yang dialami Neno Warisman di Pekan Baru, Riau dan pembubaran massa #2019GantiPresiden di Surabaya menjadi preseden buruk"

Senin, 27/08/2018 19:32 0

Indonesia

Aksi #2019GantiPresiden Diadang, IPW Desak Polri Bersikap Profesional

IPW meminta Polri profesional dan tegas dalam menyikapi gerakan #2019GantiPresiden dan kelompok yang menentangnya

Senin, 27/08/2018 18:58 0

Opini

Indonesia, Turki dan Lombok

Oleh: Ahyudin, Presiden ACT Foundation KIBLAT.NET – Penggulingan kekuasaan bagi sebuah negara, sesuatu yang serius....

Senin, 27/08/2018 18:34 0

Opini

Menangkal Virus Islamofobia di Tubuh Umat Islam

Jadi, bukan menjadi perkara yang mengherankan ketika Islamofobia terjadi pada masyarakat kafir dan musyrik. Adapun solusi mengatasi penyakit ini juga sudah jelas seperti apa yang dicontohkan oleh Nabi Muhammad ﷺ

Senin, 27/08/2018 12:51 0

Indonesia

Di Kaki Gunung Rinjani, Satu Tenda Ditempati 40 Keluarga Korban Gempa

Akibat banyaknya rumah yang rusak akibat gempa, keberadaan terpal dan tenda menjadi kebutuhan terpenting saat ini. Warga korban gempa mengaku sangat membutuhkan terpal untuk berteduh.

Senin, 27/08/2018 10:31 0

Video Kajian

Orang Cerdas Menurut Nabi – Ust. Tri Asmoro Kurniawan

KIBLAT.NET – Dalam versi kita, mungkin orang yang paling cerdas adalah orang dapat nilai Cum...

Senin, 27/08/2018 10:04 0

Indonesia

Begini Kesaksian Korban Selamat Kecelakaan Maut Rombongan Takziyah SCI

"Kejadian sekitar pukul 05.00 sehabis Salat Shubuh, mobil terpental-pental setinggi pohon pisang dimana pohon pisang yang dilompati mobil tidak alami kerusakan. Alhamdulillah saya masih sadarkan diri saat mobil diketahui sudah berada di dalam sawah. Saat itu saya mencoba mencari pertolongan," tuturnya melalui sambungan telephone, Senin (27/8/2018).

Senin, 27/08/2018 08:20 0

Close