... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Rumah Rusak Akibat Gempa Lombok Akan Diganti Pemerintah, Ini Nilainya

Foto: Gempa Lombok

KIBLAT.NET, Jakarta – Pemerintah Indonesia akan memberikan ganti rugi kerusakan rumah warga yang terdampak bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Barat. Hal itu tertuang dalam Instruksi Presiden (Inpres) Republik Indonesia No 5 Tahun 2018 tentang rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana gempa bumi yang menimpa wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB).

Uang ganti rugi itu nantinya akan direncanakan oleh Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). BNPB dapat mengusulkan alokasi anggaran kepada Menteri Keuangan untuk pendanaan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana gempa bumi, termasuk bantuan untuk pembangunan perumahan yang dilaksanakan dengan skema swakelola oleh masyarakat.

“Dengan kategori Rp 50.000.000,00 (lima puluh juta rupiah) untuk rumah yang rusak berat, Rp 25.000.000,00 (dua puluh lima juta rupiah) untuk rumah yang rusak sedang dan Rp 10.000.000,00 (sepuluh juta rupiah) untuk rumah yang rusak ringan,” demikian bunyi Inpres No 5 Tahun 2018 yang diterima Kiblat.net, Jumat (24/08/2018).

Selain itu, BNPB dapat berkoordinasi dengan kementerian/ lembaga, pemerintah daerah provinsi dan kabupaten/ kota, Tentara Nasional Indonesia/Kepolisian Negara Republik Indonesia, perguruan tinggi khususnya perguruan tinggi lokal, dan stakeholder lainnya dalam merencanakan dan melaksanakan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana gempa bumi.

“Bagi Menteri Keuangan agar dapat memberikan fasilitasi dan dukungan proses revisi anggaran atas usulan kementrian/ lembaga serta BNPB untuk penyelesaian percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana gempa bumi,” tutur Jokowi melalui Inpres.

BACA JUGA  Sidang Isbat Ramadan Digelar 23 April Gunakan Video Konferensi

Selain itu Menkeu juga memberikan fasilitasi dan dukungan pengalokasian dan pencairan dana hibah rehabilitasi dan rekonstruksi kepada pemerintah daerah provinsi dan kabupaten/kota yang dikoordinasikan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana. Teemasuk proses serah terima aset hibah barang milik negara yang dibangun dari kegiatan rehabilitasi dan
rekonstruksi.

Reporter: Hafidz Syarif
Editor: M. Rudy

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Malaysia

Malaysia Lantik Fasilitator Baru untuk Perundingan Damai Pattani

Setelah Mahathir menjabat sebagai Perdana Menteri Malaysia yang baru, secara tidak resmi ia berjanji akan terus melanjutkan dialog perdamaian di provinsi Thailand selatan.

Ahad, 26/08/2018 10:03 0

Profil

Perjalanan Hidup Sang Pengarang Minhajul Muslim

Tokoh pendidikan kelahiran Al-Jazair ini mendedikasikan 50 tahun hidupnya untuk menjadi pengajar tetap di Masjid Nabawi. Kini ia telah menghadap Allah dengan tenang dan karya-karyanya terus mengalirkan pahala yang tidak terputus bagi dirinya.

Sabtu, 25/08/2018 20:45 0

Asia

Pengungsi Rohingya di Makassar Peringati Tragedi Pembantaian

Puluhan pengungsi Rohingya di Kota Makassar memperingati tragedi pembantaian etnis Rohingya di Myanmar.

Sabtu, 25/08/2018 20:27 0

Palestina

Serukan Bakar Kostum Lionel Messi, Ketua Asosiasi Sepakbola Palestina Disanksi FIFA

Serukan Bakar Kostum Messi, Ketua Asosiasi Sepakbola Palestina Disanksi FIFA

Sabtu, 25/08/2018 15:40 0

Manhaj

Karakteristik Umat Pilihan: Komitmen Kepada Allah dan Rasul-Nya

Komitmen tersebut dijalankan betul oleh Abu Ubaidah bin Jarrah, dia mengintruksikan kepada pasukannya untuk mengembalikan jizyah yang diambil dari Ahlul Kitab, karena tidak mampu menjaga keamanan mereka. Instruksi itu pun dilaksanakan dengan baik oleh para pemimpin Syam, dan mereka berkata kepada Ahlul Kitab, “Kami hanya ingin mengembalikan harta-harta kalian. Karena sesungguhnya, pasukan Romawi telah melebihi jumlah kami. Dan sekarang, kami harus segera pergi. Sebab, kami tak mampu lagi melindungi kalian.”

Sabtu, 25/08/2018 14:50 0

Tarbiyah Jihadiyah

Belajar Memaksimalkan Peran dalam Perjuangan dari Ibnu Ummi Maktum

"Tapi, tubuhku cacat.", "Tapi kemampuan finansialku kurang.", "Tapi diriku lemah.", dan beribu-ribu tapi lainnya. Nah, terkadang seorang muslim terbelenggu dengan anugerah yang Allah berikan berupa kekurangan, sehingga membuatnya tidak maksimal dalam berjuang

Sabtu, 25/08/2018 05:00 0

Artikel

Hapus Saja UU Penodaan Agama!

Saat ini pihak-pihak berideologi sekular-liberal terus mendesak dihapuskannya UU Penodaan Agama. Padahal UU tersebut amat penting untuk menjaga kerukunan umat beragama di Indonesia.

Jum'at, 24/08/2018 20:16 0

Video Kajian

Khutbah Jumat : Meneladani Nabi Ibrahim Alaihi As-salam

KIBLAT.NET – Khutbah Jumat : Nabi Ibrahim Alaihi As-salam sebagai nabi dan rasul mempunyai banyak...

Jum'at, 24/08/2018 15:52 0

Tazkiyah

Begini Generasi Salaf Berhaji, Ibadah Mereka Tiada Henti

Anas bin Malik (wafat 93 H), jika beliau mengerjakan ihram, maka beliau tidak berbicara sedikit pun mengenai urusan dunia sampai beliau bertahalul dari ihramnya.

Jum'at, 24/08/2018 14:51 0

Suara Pembaca

MDMC-LazisMu Bersama CSM Cargo Lepas 13 Ton Bantuan ke Lombok

Mashuri Masyhuda, Wakil Sekretaris MDMC PP Muhammadiyah mengungkapkan, total bantuan yang dikirim pada tahap pertama mencapai 13 ton dan direncanakan akan terus mengirim bantuan setiap 2 minggu sekali.

Jum'at, 24/08/2018 14:16 0

Close