... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

AS Klaim Ahli Bom Canggih AQAP Terbunuh

Foto: Para pejuang AQAP

KIBLAT.NET, Washington – Dua sumber pejabat Amerika Serikat, Rabu (22/08), mengonfirmasi terbunuhnya warga Negara Saudi anggota Organisasi Al-Qaidayah Yaman (AQAP), Ibrahim Hasan Al-Usairy. Usairy diyakini penggagas sekaligus pengatur upaya peledakkan pesawat menuju AS 2009 silam, meskipun sejumlah pihak memperingatkan bukti-bukti yang digunakan untuk mengonfirmasi itu belum kuat.

AS telah lama memburu Usairy, ahli bom AQAP. Bom yang dibuatnya sulit dideteksi oleh alat detektor. Salah satunya, bom yang disembunyikan di celana dalam untuk meledakkan pesawat yang menuju AS pada 2009 silam, namun akhirnya gagal.

“Kami sangat yakin bahwa Usairy tewas meskipun tidak ada pernyataan bela sungkawa seperti yang biasa dilakukan AQAP saat komandan senior mereka tewas,” kata dua sumber pejabat AS , salah satunya pejabat senior, yang menolak namanya diungkap kepada Reuters.

Di sisi lain, sejumlah pejabat intelijen AS mengungkapkan bahwa bukti-bukti klaim tersebut belum meyakinkan.

Terbunuhnya Usairy diumumkan pekan lalu dalam laporan tim ahli PBB yang memantau pergerakan Organisasi Daulah Islamiyah (ISIS) dan Al-Qaidah untuk kepentingan Dewan Keamanan. Laporan itu mengatakn bahwa “Usairy mungkin tewas pertengahan paruh kedua tahun 2017.”

Terkait peran Usairy, PBB mengatakan bahwa ia penggagas sekaligus pembuat bom menargetkan pesawat, yang dapat menjadi kemampuan paling tinggi AQAP dalam operasi.

Para pejabat AS memperingatkan, meskipun kematian Usairy pukulan telak bagi AQAP namun dia kemungkinan besar sudah mengajarkan ilmunya kepada anggota lain. Hal itu karena ancaman AQAP sejauh ini tidak menyurut. Namun mereka tidak mengomentari kebenaran tewasnya Usairy.

BACA JUGA  Pemerintah Teken Nota Perdamaian Dengan Kelompok Separatis Yaman Selatan

Usairy diyakini pengatur operasi peledakkan pesawat yang menuju AS awal 2009 lalu. Seorang warga Nigeria, yang melakukan operasi itu, divonis seumur hidup.

Warga Saudi itu lahir 1982 M silam di Saudi dan dibesarkan dari kalangan keluarga militer. Dia dituduh merekrut adiknya paling kecil menjadi pelaku bom “bunuh diri” dalam serangan gagal menargetkan Pangeran Muhammad bin Nayef, mantan komandan anti –teror Saudi, pada 2009.

Sumber: Reuters, Al-Jazeera
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Ahli Pidana: Pemotong Vidio Murid TK Bercadar Bisa Dijerat UU ITE

Nasrullah juga menyebutkan bahwa orang yang memotong vidio dan yang menyebarkan dapat dikenakan pidana.

Rabu, 22/08/2018 16:51 1

Indonesia

Rabithah Alam Islami Serahkan Bantuan untuk Korban Gempa Lombok

Rabithah Alam Islami Serahkan Bantuan untuk Korban Gempa Lombok

Rabu, 22/08/2018 15:16 0

Video Kajian

Khutbah Idul Adha : Pesan Penting Rasul Saat Khutbah Wada’

KIBLET.NET – Khutbah Idul Adha : Pesan Penting Rasul Di Khutbah Wada’. Tepat pada tanggal...

Rabu, 22/08/2018 12:59 0

Indonesia

Peringatan 10 Tahun AQL Islamic Center Dikaitkan dengan Peristiwa 9/11

Peringatan 10 Tahun AQL Islamic Center Dikaitkan dengan Peristiwa 9/11

Rabu, 22/08/2018 07:08 0

Suara Pembaca

Fokus Trauma Healing, Askar Kauny Kirim Relawan Guru Ngaji ke Lombok

Fokus Trauma Healing, Askar Kauny Kirim Relawan Guru Ngaji ke Lombok

Rabu, 22/08/2018 06:12 0

Artikel

Kapan Indonesia Merdeka dari Islamofobia?

Dan persis di momen perayaan kemerdekaan, anak-anak TK yang tak berdaya menjadi korban Islamofobia oleh bangsa sendiri, bangsa di mana kemerdekaan ditopang oleh perjuangan Umat Islam.

Rabu, 22/08/2018 00:18 0

Suara Pembaca

Rekayasa Pencitraan: Senjata yang Bakal Memakan Tuannya Sendiri

Ditulis oleh: Willyuddin A.R.Dhani (GNPF Ulama Bogor Raya) KIBLAT.NET – Saya memang tidak sempat menonton...

Selasa, 21/08/2018 20:30 1

Rilis Syamina

Laporan Syamina: Taliban Sebagai Pemerintahan Islam

Dalam perkembangan terkini, rakyat Afghanistan tampak memberikan dukungan kepada Taliban, dan percaya terhadap kekuatan perjuangan Islam dan pembelaan terhadap tanah air yang diusung.

Selasa, 21/08/2018 20:19 0

Indonesia

GUIB: Pawai Palu Arit dan Separatisme Tak Dianggap Masalah, Tapi Cadar Dipermasalahkan

GUIB: Pawai Palu Arit dan Sparatisme Tak Dianggap Masalah, Tapi Cadar Dipermasalahkan

Selasa, 21/08/2018 20:09 1

Indonesia

PKS Bantah Penetapan Gempa Lombok Bencana Nasional Rugikan Negara

PKS Bantah Penetapan Gempa Lombok Bencana Nasional Rugikan Negara

Selasa, 21/08/2018 19:18 0

Close