... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Sorot Pawai Anak TK Bercadar, Media Asing Kaitkan dengan Kostum ISIS

Foto: Pawai budaya di Probolinggo.

KIBLAT.NET, Jakarta – TK Kartika V 69 di Probolinggo Jawa Timur menjadi sorotan setelah potongan video pawai budaya yang digelar pada 18 Agustus 2018 menampilkan kostum anak-anak memakai cadar dan membawa senjata mainan.

Tak hanya ramai diberitakan media nasional, media asing pun turut menyoroti dengan menyebut bahwa anak-anak dipakaikan kostum ala ISIS.

Kindergarten in Indonesia dresses children in ISIS-style outfits for parade, sparks backlash (TK di Indonesia memakaikan kostum anak ala ISIS dalam pawai, memicu reaksi keras),” demikian judul berita yang dimuat The Strait Times, Senin (20/08/2018).

Pemberitaan serupa juga dilaporkan oleh media Independent, yang memuat permintaan maaf Kepala Sekolah TK Kartika V 69.

A kindergarten has been forced to apologise after it dressed its children in black outfits similar to Isis fighters and handed them toy guns during an Indonesian independence day parade (TK didesak untuk meminta maaf setelah memakaikan anak-anaknya dengan kostum hitam ala tentara ISIS dan senajta mainan selama pawai kemerdekaan Indonesia),” kata media itu dalam laporannya.

Situs Jihad Watch juga memuat berita tentang pawai kemerdekaan itu dengan menyebut bahwa anak-anak TK dipakaikan kostum jihadis ala ISIS.

Indonesia: Kindergarten dresses children as armed jihadis for parade,” katanya dalam laporan yang mengutip dari media AFP.

Sementara, Hartatik (50) selaku kepala sekolah TK Kartika V 69 telah memberikan klarifikasi terkai kostum yang telah dikenakan anak-anak didiknya. Menurutnya, seragam yang dikenakan anak didiknya saat pawai budaya, bukan seragam baru, melainkan memfungsikan seragam lama yang dimiliki sekolahnya.

BACA JUGA  Sekjen MUI: Isi Hari Kemerdekaan dengan Mengingat Perjuangan Ulama

“Untuk menghemat beban biaya wali muridnya,” ujar Hartatik, seperti dilansir dari Detik.com.

Ia mengatakan bahwa seragam bercadar dan menenteng senjata itu untuk mengangkat tema peran perjuangan Rasulullah SAW.

“Anak-anak mengenakan seragam pawai bercadar dan menenteng senjata itu mengangkat tema “Perjuangan Bersama Rasulullah SAW Untuk Meningkatkan Iman dan Taqwa”. Bukan menunjukkan hal yang berbau teroris yang dimaksud warganet, saya minta maaf kalau memang saya salah,” tegasnya saat ditemui wartawan.

Dandim 0820 Probolinggo Letkol Depri Rio Saransi juga turut menjelaskan bahwa peserta pawai dari TK Kartika V 69 tidak bermaksud buruk. Ia menolak peserta pawai bercadar itu dikaitkan dengan tudingan penyebaran paham radikalisme.

“Saya sudah koordinasi ke pihak sekolah, dan diakui bahwa aksesoris yang dipakai, murni memanfaatkan barang-barang yang ada. Tidak ada unsur lainnya, baik niatan menyebarkan faham radikalisme ataupun terorisme,” kata Depri.

Reporter: Ibas Fuadi
Editor: M. Rudy

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

One comment on “Sorot Pawai Anak TK Bercadar, Media Asing Kaitkan dengan Kostum ISIS”

  1. rano parno

    alhamdulillah, kalau menurut sy pawai spt itu membanggakan, jaman skrng masih ada org yg peduli dgn identitas islam

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Editorial

Editorial: Islamofobia di Hari Merdeka

Agak ironis rasanya jika tema kemerdekaan HUT RI ke-73 kali ini mengambil narasi Energi dan Kerja. Sementara media massa memaknainya dengan memunculkan energi negatif melalui Islamofobia, yang "mengerjai" Islam dan kaum muslimin.

Selasa, 21/08/2018 16:21 0

Yaman

AQAP Bantah Laporan Media Barat Soal Kesepakatan dengan UEA

Kelompok jihadis AQAP, cabang al-Qaidah di Semenanjung Arabia, pada hari Jumat (17/08) merilis pernyataan menyangkal laporan The Associated Press (AP) terkait dugaan adanya kesepakatan rahasia dengan Uni Emirat Arab.

Selasa, 21/08/2018 13:04 0

Afghanistan

Taliban Tolak Tawaran Gencatan Senjata Baru Ashraf Ghani

Pemimpin Taliban, Syaikh Haybatullah Akhunzadah, menolak tawaran baru itu dengan alasan hanya akan meguntungkan misi yang dipimpin AS.

Selasa, 21/08/2018 08:00 0

Afghanistan

Taliban Bebaskan Puluhan Tentara Afghanistan yang Tertawan

Juru bicara Taliban, Zabihullah Mujahid, mengatakan para pejuang menghentikan bus-bus tersebut setelah gerakan menerima laporan intelijen delapan dari para penumpang pejabat keamanan.

Selasa, 21/08/2018 07:12 0

Irak

Helikopter Koalisi Jatuh Dalam Misi Tempur, Satu Tentara AS Tewas

Saat itu, helikopter tersebut menjalankan misi dukungan dalam operasi pertempuran melawan ISIS di Iraq

Selasa, 21/08/2018 05:49 0

Fikih

Tidak Usah Bingung, Idul Adha Selasa atau Rabu Sama-sama Sah

Di sosial media hari-hari ini ramai dibicarakan apakah Idul Adha Hari selasa atau hari Rabu. perdebatan fikih ini berlarut-larut sehingga seringkali kita justru sibuk dengan itu dan melupakan prioritas memperbanyak amal sholih di sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah. Redaksi mencoba menguraikan kisruh tersebut dengan memaparkan secara singkat cuplikan-cuplikan pendapat ulama dalam masalah tersebut.

Senin, 20/08/2018 19:00 0

Suriah

HTS Kembali Tangkapi Oknum Penyeru Rekonsiliasi dengan Rezim

Kampanye ini merupakan pengembangan dari penangkapan sebelumnya yang digelar HTS dan Jabhah Wathaniyah Lit Tahrir (marger baru faksi-faksi oposisi di Idlib). Kedua faksi itu berkoordinasi untuk melakukan penangkapan di Idlib dan pedesaan Hama serta Aleppo.

Senin, 20/08/2018 12:33 0

Khazanah

Mengenal Rangkaian Ibadah Haji dari Awal sampai Akhir

Sebagian jemaah boleh berniat ibadah haji saja, dan ini disebut Haji Ifrad. Atau jemaah berniat melaksanakan haji dan umrah secara bersamaan, atau dikenal Haji Qiran

Senin, 20/08/2018 09:56 1

Arab Saudi

Hujan Lebat Guyur Jemaah Haji di Hari Pertama Rangkaian Ibadah

Di hari pertama rangkaian ibadah, jemaah diguyur hujan lebat. Departemen Kesehatan Saudi mengatakan tidak ada tanda-tanda adanya wabah di kalangan jemaah.

Senin, 20/08/2018 08:03 0

Afghanistan

Afghanistan Kembali Umumkan Gencatan Senjata Hari Raya

"Saya telah mengumumkan gencatan senjata dari Senin sampai kelahiran Nabi (21 November) dan akan terus berlanjut selama Taliban mempertahankan dan menghormatinya," kata Ghani dalam pidatonya selama perayaan Hari Kemerdekaan ke-99 Afganistan.

Senin, 20/08/2018 06:31 0

Close