... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

AQAP Bantah Laporan Media Barat Soal Kesepakatan dengan UEA

Foto: Pejuang Yaman.

KIBLAT.NET, Sana’a – Kelompok jihadis AQAP, cabang al-Qaidah di Semenanjung Arabia, pada hari Jumat (17/08) merilis pernyataan menyangkal laporan The Associated Press (AP) terkait dugaan adanya kesepakatan rahasia dengan Uni Emirat Arab. Dalam laporan investigatif sebelumnya, AP mengklaim telah mewawancarai 20 lebih narasumber termasuk 4 anggota AQAP, yang mengungkap ada “kerjasama” di lapangan dalam sejumlah pertempuran melawan pemberontak Syiah Hutsi dukungan Iran.

Sejumlah pihak berasumsi, kerjasama taktis antara kedua pihak itu diduga sudah berlangsung sejak koalisi pimpinan Arab Saudi ikut campur dalam konflik Yaman. Sejak itu pula, unsur-unsur milisi lokal dukungan koalisi negara-negara Arab kerap menghadapi musuh bersama dalam satu operasi militer gabungan dengan AQAP. UEA dan Arab Saudi adalah dua negara Teluk yang dominan dalam koalisi yang di-backup oleh Amerika ini.

Walau demikian, AQAP menegaskan bahwa UEA juga bekerja sama dengan AS untuk menyerang pejuang-pejuang mereka dengan cara-cara yang kotor. Ini juga merupakan fakta yang benar, meskipun serangan terhadap AQAP tidak mempengaruhi secara langsung perang AQAP melawan Syiah Hutsi yang menjadi proksi Teheran.

Menurut laporan yang dirilis The Associated Press beberapa pekan lalu, UEA tidak hanya membuat kesepakatan untuk operasi bersama melawan Hutsi, bahkan UEA membayar sejumlah besar uang, termasuk mengintegrasikan pejuang-pejuang AQAP ke dalam entitas baru milisi yang dibentuk dalam rangka tujuan jangka panjang menguasai wilayah Yaman bagian selatan. The Associated Press mengkaim laporan-laporan tersebut bersumber pada open-source dan hasil interview dengan beberapa narsum. Meski demikian, pihak AQAP secara resmi menyangkal dan menyuguhkan fakta lain bahwa UEA bekerja sama dengan AS menyerang mereka.

BACA JUGA  Pemerintah Teken Nota Perdamaian Dengan Kelompok Separatis Yaman Selatan

Sumber: Antiwar
Redaktur: Yasin Muslim

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Gempa Lombok Dinilai Teguran, Ustaz Bachtiar Nasir Serukan Taubat Nasional

"Mungkin karena di teguran pertama kita masih bebal, sehingga perlu ada yang mengingatkan agar tokoh, pemimpin, dan ulama segera kembali kepada Allah dan memperbaiki cara hidupnya,"

Selasa, 21/08/2018 10:12 0

Fikih

Tidak Usah Bingung, Idul Adha Selasa atau Rabu Sama-sama Sah

Di sosial media hari-hari ini ramai dibicarakan apakah Idul Adha Hari selasa atau hari Rabu. perdebatan fikih ini berlarut-larut sehingga seringkali kita justru sibuk dengan itu dan melupakan prioritas memperbanyak amal sholih di sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah. Redaksi mencoba menguraikan kisruh tersebut dengan memaparkan secara singkat cuplikan-cuplikan pendapat ulama dalam masalah tersebut.

Senin, 20/08/2018 19:00 0

Indonesia

Mendikbud Beri Bantuan TK Kartika Peserta Pawai Bercadar

Ketua Yayasan Kartika Jaya V-69, Yuliana Tungga Dewi mengucapkan terima kasih kepada Mendikbud Republik Indonesia (RI) Muhadjir Effendy atas bantuan yang diberikan ke sekolah binaannya.

Senin, 20/08/2018 17:47 0

Indonesia

Gubernur Anies Baswedan Terima Sapi Program Dapur Qurban untuk Warga Jakarta

Gubernur Anies Baswedan Terima Sapi Program Dapur Qurban untuk Warga Jakarta

Senin, 20/08/2018 17:46 0

Indonesia

Sekjen MUI: Kenapa Anak Bercadar dan Pegang Senjata Mainan Dikaitkan Terorisme?

Sekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas mempertanyakan mengapa banyak masyarakat yang mempermasalahkan murid TK di Probolinggo yang membawa senjata dan bercadar saat pawai.

Senin, 20/08/2018 17:09 0

Indonesia

Ajak Bantu Korban Gempa Lombok, UBN: Infak Kita Sangat Berarti

UBN: Infak Kita Sangat Berarti

Senin, 20/08/2018 17:04 0

Indonesia

Begini Video Utuh Rombongan TK Kartika saat Pawai Budaya di Probolinggo

Ternyata dalam kegiatan itu, para murid TK Kartika V pun membawa atribut bendera merah-putih. "Ada bendera merah putihnya dikibarkan, dibawa oleh anak. Jadi perempuan yang berhijab menggunakan cadar ceritanya pasukan pengawal raja, begitu," ujar Alfian.

Senin, 20/08/2018 14:19 0

Indonesia

Fahri Hamzah: Lombok Gempa Lagi, Mana Negara?

Lombok kembali diguncang gempa besar dengan kekuatan 6,9 SR

Senin, 20/08/2018 14:12 1

Indonesia

Ketua DPP PKS Desak Gempa Lombok Dinaikkan Jadi Bencana Nasional

Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mendesak Presiden Jokowi menetapkan Gempa beruntun di Lombok sebagai Bencana Nasional.

Senin, 20/08/2018 13:57 0

Indonesia

Kepsek TK Kartika: Seragam Pawai Bercadar Angkat Tema Perjuangan Rasul SAW

Peserta yang mengenakan jubah dan cadar ini berasal dari TK Kartika V 69. Tak hanya itu, belakangan diketahui jika sekolah ini binaan Kodim 0820 Probolinggo. Hal ini dipastikan Kepala Dinas Pendidika, Pemuda dan Olahraga Kota Probolinggo, Muhammad Maskur.

Senin, 20/08/2018 13:26 0

Close