... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Sekjen PBB Ajukan Empat Opsi untuk Lindungi Warga Palestina

Foto: Pasukan Israel menangkap warga Palestina.

KIBLAT.NET, Washington – Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterrez, Jumat (17/08), menawarkan empat opsi untuk meningkatkan perlindungan terhadap warga Palestina di wilayah-wilayah yang diduduki Israel. Opsi itu berupa penugasan pemantau hak asasi manusia PBB, pengawas tanpa senjata, penempatan pasukan militer atau polisi yang diamanatkan oleh PBB.

Empat opsi itu disampaikannya dalam laporan yang diminta oleh Majelis Umum sebagai tanggapan atas meningkatnya kekerasan di Jalur Gaza, di mana sebanyak 171 warga Palestina tewas di tangan tentara Israel sejak Maret lalu.

Guterrez menekankan pentingnya kerja sama antara pihak Palestina dan Israel, meskipun tidak mungkin ia pesimis Israel menerima secara positif proposal ini.

Isi proposal Guterrez termasuk:

  • Menerima kehadiran internasional yang lebih kuat di lapangan untuk memantau situasi melalui pemantau hak asasi manusia dan pejabat politik.
  • Memberikan bantuan kemanusiaan di bawah PBB untuk menjamin keamanan penduduk.
  • Membentuk fungsi pemantauan sipil di daerah-daerah rawan, seperti pos-pos pemeriksaan di dekat permukiman Israel yang bertindak berdasarkan mandat untuk masalah-masalah perlindungan.
  • Pengerahan pasukan militer atau polisi yang dipersenjatai dengan mandat PBB untuk melindungi warga sipil Palestina.

Pengerahan pasukan keamanan ini dengan meminta persetujuan dan bantuan Dewan Keamanan PBB, di mana AS dapat menggunakan hak veto untuk mengagalkan upaya itu.

Sebuah misi pemantauan kecil Eropa telah dikerahkan di kota Hebron di Tepi Barat pada tahun 1994, tetapi sejak itu Israel menentang kehadiran internasional di zona konflik.

BACA JUGA  PBB Kritik Pelarangan Burqa di Belanda

Guterrez mengatakan dalam laporannya bahwa PBB telah melakukan banyak inisiatif perlindungan tetapi tidak cukup berkenaan dengan keprihatinan yang ditimbulkan oleh resolusi Majelis Umum yang diadopsi pada bulan Juni.

Dalam resolusi tersebut, 193 negara mengutuk Israel atas pembunuhan orang-orang Palestina di Jalur Gaza dan meminta Sekretaris Jenderal untuk menyusun proposal “mekanisme perlindungan internasional” bagi Palestina.

Sumber: BBC
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Lembaga Kajian HRS Center Didirikan dengan Berprinsip Kepada Ajaran Islam

Lembaga Kajian HRS Ceter Didirikan dengan Berprinsip Kepada Ajaran Islam

Sabtu, 18/08/2018 10:27 0

Indonesia

Hadapi Sanksi AS, MUI Dorong Turki Merapat ke Negara Arab

Pimpinan Majelis Ulama Indonesia Pusat, bidang Hubungan Luar Negeri, KH Muhyidin Junaidi menegaskan bahwa Turki tidak perlu takut atas sanksi ekonomi yang dijatuhkan oleh Amerika Serikat.

Jum'at, 17/08/2018 18:00 0

Indonesia

BNN: Indonesia Belum Merdeka Karena Peredaran Narkotika Masih Marak

Deputi Pemberantasan dan Penindakan Badan Narkotika Nasional (BNN), Irjen Arman Depari mengungkapkan bahwa peredaran narkotika di Indonesia semakin mengkhawatirkan.

Jum'at, 17/08/2018 17:34 0

Indonesia

Gempa Melanda, Persalinan Pun Dilakukan di Tengah Kegelapan

Lokasi pengungsian ini terisolir dikarenakan jembatan yang menjadi akses ke Dusun rusak pasca gempa. Untuk menuju ke sana hanya bisa dilalui oleh kendaraan roda dua.

Jum'at, 17/08/2018 17:00 0

Video Kajian

Khutbah Jumat: Kemerdekaan Nabi Ibrahim

KIBLAT.NET – Khutbah Jumat: Kemerdekaan Nabi Ibrahim. Pekan ini umat Islam berada dalam sepuluh awal...

Jum'at, 17/08/2018 16:25 0

Indonesia

Kabareskrim Ari Dono Sukmanto Diangkat Jadi Wakapolri

Bukan Irjen Pol. Idham Aziz yang akhirnya dilantik jadi Wakapolri, tpai Komjen Pol. Ari Dono Sukmanto

Jum'at, 17/08/2018 16:21 0

Video Kajian

Pokok Segala Urusan Manusia

KIBLAT.NET – Pokok Segala Urusan Manusia. Hadits riwayat riwayat At-Tirmidzi, dari Mu’adz bin Jabal, Rasulullah...

Jum'at, 17/08/2018 14:35 0

Indonesia

Forum Perdamaian Dunia Hasilkan ‘Pesan Jakarta’

Pesan Jakarta ini dibacakan langsung oleh Din Syamsuddin. Namun draf Pesan Jakarta belum bisa dinyatakan final, karena masih ada tambahan-tambahan di sesi akhir acara.

Jum'at, 17/08/2018 14:20 0

Indonesia

KontraS: Kepentingan Politik Bermain di Balik Kasus Novel Baswedan

"Sudah setahun lebih kasus ini tidak bisa diselesaikan. Ini tentu ada sesuatu di belakangnya, pasti ada kepentingan politik yang bermain di balik itu"

Jum'at, 17/08/2018 13:51 0

Indonesia

Pengungsi Lombok Utara Tempuh Perjalanan 10 Kilometer untuk Cari Air dan Makanan

Pengungsi Lombok Utara Tempuh Perjalanan 10 Kilometer untuk Cari Air dan Makanan

Kamis, 16/08/2018 20:22 0

Close