... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Krisis Ekonomi Sebabkan Banyak Warga Mesir Gagal ke Tanah Suci

Foto: Ka'bah di Makkah

KIBLAT.NET, Kairo – Mahmoud Awni (47), warga Kairo Mesir, harus mengubur mimpinya tahun ini untuk berangkat haji. Kesulitan ekonomi yang dialami negaranya beberapa tahun terakhir memaksanya mengurungkan niat ke Tanah Suci. Bahkan, krisis yang mendera Negara seakan tak ada harapan baginya Awni untuk pergi haji.

Kesedihan Awni ini ternyata tak hanya dialaminya seorang diri. Ia hanya satu dari banyak warga Mesir yang rindu ke Tanah Suci di setiap musim haji sementara kondisi materi mereka semakin sulit.

Pria yang bekerja sebagai Staf Kementerian Pemuda dan Olahraga itu mengungkapkan kepada Al-Jazeera, Jumat (17/08), situasi ekonomi saat ini sangat sulit. Ia terpaksa menunda perjalanannya ke Tanah Suci sampai waktu tak ditentukan akibat naiknya biaya haji.

“Apa yang saya miliki tidak cukup untuk saya dan anak-anak. Tidak masuk akal saya memaksakan diri berangkat haji sementara keluarga saya kesulitan,” ujarnya.

Dia mengatakan bahwa pada 2010 dia mendengar sekitar lima atau enam tetangganya pergi berhaji. Tetapi sekarang, dalam tiga atau empat tahun, hanya hampir satu dari mereka memiliki kesempatan itu.

Banyak orang Mesir terpukul oleh kenaikan harga, terutama harga bahan bakar minyak dan listrik. Hal itu terjadi setelah negara memotong subsidi di tengah reformasi ekonomi yang didukung IMF.

Setelah Mesir meliberalisasi mata uangnya pada November 2016, inflasi melonjak ke rekor tertinggi pada Juli 2017 karena pemotongan energy. Tetapi sejak itu secara bertahap menurun.

Menteri Urusan Parlemen Mesir sekaligus Ketua Resmi Haji Misi, Omar Marwan, mengatakan bahwa jumlah jamaah haji dari Negaranya tahun ini sekitar 64 ribu saja, sementara Mesir memiliki kuota 80 ribu jamaah. Situasi ekonomi yang memburuk tahun ini memaksa calon jamaah haji mengurung niatnya berangkat ke Tanah Suci.

Menurut perusahaan travel haji dan Umrah, biaya haji di Mesir melonjak menjadi hampir 60 ribu pound (US $ 3355) tahun ini untuk kategori haji ekonomi bisa. Kenaikan ini dua kali lipat dari tahun lalu yang berjumlah 30 ribu pound. Sementara untuk kategori ONH Plus naik menjadi 152 ribu pound. Tahun lalu hanya 100 ribu pound.

Sumber: Al-Jazeera
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Lembaga Kajian HRS Center Didirikan dengan Berprinsip Kepada Ajaran Islam

Lembaga Kajian HRS Ceter Didirikan dengan Berprinsip Kepada Ajaran Islam

Sabtu, 18/08/2018 10:27 0

Indonesia

Hadapi Sanksi AS, MUI Dorong Turki Merapat ke Negara Arab

Pimpinan Majelis Ulama Indonesia Pusat, bidang Hubungan Luar Negeri, KH Muhyidin Junaidi menegaskan bahwa Turki tidak perlu takut atas sanksi ekonomi yang dijatuhkan oleh Amerika Serikat.

Jum'at, 17/08/2018 18:00 0

Indonesia

BNN: Indonesia Belum Merdeka Karena Peredaran Narkotika Masih Marak

Deputi Pemberantasan dan Penindakan Badan Narkotika Nasional (BNN), Irjen Arman Depari mengungkapkan bahwa peredaran narkotika di Indonesia semakin mengkhawatirkan.

Jum'at, 17/08/2018 17:34 0

Indonesia

Gempa Melanda, Persalinan Pun Dilakukan di Tengah Kegelapan

Lokasi pengungsian ini terisolir dikarenakan jembatan yang menjadi akses ke Dusun rusak pasca gempa. Untuk menuju ke sana hanya bisa dilalui oleh kendaraan roda dua.

Jum'at, 17/08/2018 17:00 0

Video Kajian

Khutbah Jumat: Kemerdekaan Nabi Ibrahim

KIBLAT.NET – Khutbah Jumat: Kemerdekaan Nabi Ibrahim. Pekan ini umat Islam berada dalam sepuluh awal...

Jum'at, 17/08/2018 16:25 0

Indonesia

Kabareskrim Ari Dono Sukmanto Diangkat Jadi Wakapolri

Bukan Irjen Pol. Idham Aziz yang akhirnya dilantik jadi Wakapolri, tpai Komjen Pol. Ari Dono Sukmanto

Jum'at, 17/08/2018 16:21 0

Video Kajian

Pokok Segala Urusan Manusia

KIBLAT.NET – Pokok Segala Urusan Manusia. Hadits riwayat riwayat At-Tirmidzi, dari Mu’adz bin Jabal, Rasulullah...

Jum'at, 17/08/2018 14:35 0

Indonesia

Forum Perdamaian Dunia Hasilkan ‘Pesan Jakarta’

Pesan Jakarta ini dibacakan langsung oleh Din Syamsuddin. Namun draf Pesan Jakarta belum bisa dinyatakan final, karena masih ada tambahan-tambahan di sesi akhir acara.

Jum'at, 17/08/2018 14:20 0

Indonesia

KontraS: Kepentingan Politik Bermain di Balik Kasus Novel Baswedan

"Sudah setahun lebih kasus ini tidak bisa diselesaikan. Ini tentu ada sesuatu di belakangnya, pasti ada kepentingan politik yang bermain di balik itu"

Jum'at, 17/08/2018 13:51 0

Indonesia

Pengungsi Lombok Utara Tempuh Perjalanan 10 Kilometer untuk Cari Air dan Makanan

Pengungsi Lombok Utara Tempuh Perjalanan 10 Kilometer untuk Cari Air dan Makanan

Kamis, 16/08/2018 20:22 0

Close