... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

KontraS: Kepentingan Politik Bermain di Balik Kasus Novel Baswedan

Foto: Kepala Divisi Pemantauan Impunitas Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras), Feri Kusuma dalm diskusi 33 tahun Tragedi Tanjung Priok, Rabu (13-09-2017)

KIBLAT.NET, Jakarta – Deputi Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Feri Kusuma mengatakan hukum Indonesia masih kental dimainkan oleh kepentingan politik. Hal itu terlihat dalam kasus penyerangan penyidik senior KPK Novel Baswedan.

Setahun berlalu, kasus penyerangan terhadap Novel Baswedan tak ada kemajuan. Feri menilai kasus tersebut sebenarnya sederhana. Pasalnya, telah ada bukti lengkap bukti berupa rekaman cctv yang menunjukkan dari mana arah pelaku masuk dan kemana arah pelaku keluar. “Wajah pelaku juga bisa teridentivikasi, bahkan saksi ada,” ujarnya, Kamis (15/08/2018).

“Tapi sudah setahun lebih kasus ini tidak bisa diselesaikan. Ini tentu ada sesuatu di belakangnya, pasti ada kepentingan politik yang bermain di balik itu,” ungkapnya.

Terkait penegakan hukum, Feri juga menyoroti tidak adanya kejelasan penanganan anggota kepolisian yang melanggar, misalnya melakukan kekerasan kepada terduga atau tersangka tindak kejahatan. Ia menilai, ketidaktegasan ini membuat kekerasan aparat kepolisian kepada warga terus berulang.

“Tidak ada perilaku yang tegas juga bagi aparat negara yang melakukan kekerasan, dan berakibat terus berulang,” kata Feri.

“Semacam perlindungan dari institusi, terhadap para anggota yang melakukan pelanggaran,” tandasnya.

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: Imam S.

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Eropa

Tak Salaman dengan Non Mahram, Muslimah Swedia Ditolak Daftar Kerja

"Uang sama sekali tidak penting bagiku, tetapi yang penting adalah aku benar," imbuhnya.

Jum'at, 17/08/2018 08:57 0

Amerika

Cina Bongkar Jaringan Agen CIA, 30 Dieksekusi

Cina secara sistematis berhasil membongkar jaringan mata-mata AS di seluruh negeri mulai akhir 2010 hingga awal 2012

Jum'at, 17/08/2018 07:44 0

Suara Pembaca

Rumah Anak Yatim Korban Gempa Lombok Hampir Ambruk

KIBLAT.NET, Lombok – Gempa bumi yang mengguncang Lombok masih menyisakan perih bagi para korban. Di...

Kamis, 16/08/2018 16:42 0

Amerika

Konflik dengan AS Tak Pengaruhi Hubungan Turki dan Koalisi

Perselisihan yang sedang berlangsung antara Ankara dan Washington tidak akan mengubah status hubungan militer Turki dengan koalisi anti-ISIS pimpinan AS.

Kamis, 16/08/2018 15:00 0

Suara Pembaca

Korps PII Wati Jabar Bikin Gerakan ‘Brotherhood: Pelajar Subject Perubahan’

PII Wati Jawa Barat mensosialisasikan kegiatan untuk memperingati Hari Lahir Korps PII Wati yang ke-54 dan peluncuran gerakan eksternal yang bernama 'Brotherhood: Pelajar Subject Perubahan'.

Kamis, 16/08/2018 14:00 0

Arab Saudi

Jenazah Syaikh Abu Bakar Jabir Al-Jazairi Disalatkan di Masjid Nabawi

Syaikh Al-Jazairi menghembuskan nafas terakhir pada Rabu pagi diusia ke-97 tahun. Sakit menahun yang dideritanya menghantarkannya memisahkan dunia ini.

Kamis, 16/08/2018 10:25 0

Suriah

Kumpulkan Pemuka Hama, Turki Yakinkan Agresi Assad Tak Terjadi

Pihak Turki menjelaskan bahwa pernyataan itu ditafsirkan dengan cara salah

Kamis, 16/08/2018 09:42 0

Qatar

Qatar Suntik Turki Dana $15 Miliar

Setelah pengumuman Emir Qatar untuk berinvestasi di Turki, mata uang Turki naik sedikit terhadap dolar AS.

Kamis, 16/08/2018 08:24 0

Palestina

Israel Kembali Izinkan Barang Komersial Masuk Gaza

Israel menggunakan perlitasan Israel-Gaza sebagai senjata untuk menekan pejuang. Larangan ini diberlakukan sejak 9 Juli lalu.

Kamis, 16/08/2018 07:33 0

Feature

Gempa Lombok: Apakah Engkau Benar-benar Murka, Ya Allah? Ampunilah Kami

TetapiĀ  bagaimana pun, gempa yang berulang itu berdampak psikologis bagi para korban. Seorang ibu terbaring lemas di posko kedua akibat gempa ketiga itu. Keluarganya berusaha menenangkannya.

Rabu, 15/08/2018 17:08 0

Close