Sebut Ada 3.000 Teroris di Sumbar, Al-Chaidar Diprotes

KIBLAT.NET, Jakarta – Masyarakat Sumatera Barat dibuat gempar oleh headline koran Haluan yang memuat judul “Ribuan Teroris ‘Lahir’ di Sumbar”. Dalam berita tersebut, yang menjadi narasumber adalah pengamat terorisme Al-Chaidar.

Saat dikonfirmasi Kiblat.net, Al-Chaidar menekankan bahwa judul tersebut bukan berdasarkan kalimatnya. Namun, murni dari pihak redaksi Haluan.

“Sebenarnya itu kalimat dari wartawan Haluan, saya menjawab ketika ditanya kira-kira berapa anggota Jamaah Anshoru Daulah (JAD) di sana, saya bilang ada sekitar 3.000. Saya bilang tidak hanya JAD, ada Jamaah Aanshoru Khilafah (JAK) juga,” katanya saat dihubungi Kiblat.net pada Rabu (14/08/2018).

“Tiba-tiba setelah dimuat, judulnya seperti itu. Dan itu yang membuat marah masyarakat se-Sumbar. Saya terkejut karena saya tidak menduga akan semarah ini, padahal saya tidak menyatakan Sumbar ini begitu,” sambungnya.

Al-Chaidar mengklaim telah melakukan penelitian terkait data teroris sejak tahun 2014 di seluruh Indonesia, termasuk juga Sumatera Barat.

“Kita kumpulkan terus data-datanya, sekarang sudah berkisar angka 3.000 JAD dan JAK yang ada di sana,” sebutnya.

Ia menuturkan penelitian tersebut dilakukan dengan berbagai metode. Misalnya dari berita, wawancara, pengakuan di pengadilan, ada penangkapan-penangkapan.

“Kemudian kalau ketemu orangnya ya kita tanya berapa anggotanya, keluarganya, akhirnya terkumpul 3.000. Itu termasuk keluarganya simpatisannya,” tukasnya.

Protes Masyarakat Sumatera Barat

Ketua Forum Masyarakat Minang (FMM), Masfar Rasyid SH dengan tegas menolak pernyataan Al-Chaidar. Menurutnya itu adalah tuduhan yang menyesatkan.

BACA JUGA  Kecewa dengan Komnas HAM, Keluarga Laskar: Kami Tuntut di Akhirat

“Sumbar melahirkan pemimpin yang bijaksana, ulama besar, tokoh pejuang dan intelektual, bukan melahirkan teroris, apalagi dikatakan ribuan teroris,” ujarnya.

Sementara itu, ustadz Mushab dari Ikatan Pondok Pesantren se-Sumbar meminta Al-Chaidar berani datang ke Sumbar dan mengungkapkan semuanya. Kalau tidak datang, ia minta pihak yang berwajib segera menangkapnya dan mendatangkannya ke Sumbar.

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: M. Rudy

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat