... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Gempa Lombok: 436 Orang Meninggal Dunia, Kerugian Materiel Rp5 Triliun

Foto: Gempa berkekuatan 7 SR mengguncang Pulau Lombok pada Ahad 5 Agustus 2018.

KIBLAT.NET, Mataram – Gempa bumi yang mengguncang Lombok, Nusa Tenggara Barat menyebabkan 436 orang meninggal dunia dan kerugian materiel yang ditimbulkan mencapai Rp5 triliun.Jumlah korban gempa 7 SR yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Barat dan Bali terus bertambah.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengungkap data terbaru terkait bencana gempa di Lombok. “Jumlah 436 orang meninggal dunia tersebut adalah korban yang sudah terdata oleh Kepala Desa dan Babinsa. Korban yang sudah terverifikasi dan ada surat kematian di Dinas Dukcapil tercatat 259 orang. Sisanya dalam proses administrasi di Dinas Dukcapil msing-masing kabupaten. Sebagian besar korban meninggal akibat tertimpa bangunan roboh saat gempa,” kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam rilisnya, Sabtu (15/08/2018).

Dia mengatakan sebaran korban meninggal dunia antara lain di Kabupaten Lombok Utara 374 orang, Lombok Barat 37 orang, Kota Mataram 9 orang, Lombok Timur 12 orang, dan Lombok Tengah 2 orang. Sementara di kota Denpasar 2 orang.

BNPB mencatat korban luka-luka tercatat 1.353 orang, dengan rincian 783 orang luka berat dan 570 orang luka ringan. Korban luka-luka paling banyak terdapat di Lombok Utara sebanyak 640 orang. Lombok Utara adalah daerah yang paling terdampak gempa karena berdekatan dengan pusat gempa 7 SR.

“Sementara itu, jumlah pengungsi sering berubah. Hal ini disebabkan banyak pengungsi pada siang hari kembali ke rumahnya atau bekerja di kebunnya. Pada malam mereka kembali ke pengungsian,” ujar Sutopo.

BACA JUGA  GNPF Ulama: Kita Tunggu Ketegasan Pemerintah Sikapi Ricuh Papua

Sebagian pengungsi, kata Sutopo, ada yang sudah kembali ke rumahnya masing-masing. Berdasarkan data dari Posko Tanggap Gempa Lombok pada 13/8/2018, pengungsi tercatat 352.793 orang. Sebaran pengungsi terdapat di Kabupaten Lombok Utara 137.182 orang, Lombok Barat 118.818 orang, Lombok Timur 78.368 orang, dan Kota Mataram 18.368 orang.

Sutopo mengungkapkan, secara umum, pengungsi yang mengungsi di lapangan atau lahan terbuka mendirikan tenta bantuan dari BNPB, TNI, Polri, Kemensos, Kementerian PU Pera, Pemda, NGO dan lainnya. Pendataan pengungsi terus dilakukan. Pengungsi kembali ke tenda penampungan rata-rata pada sore atau malam hari.

Dampak kerugian ekonomi akibat gempa di Nusa Tenggara Barat sangat besar. Kedeputian Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPB terus melakukan perhitungan kerusakan dan kerugian akibat gempabumi di NTB, baik gempa 6,4 SR pada 29/7/2018 maupun gempa 7 SR pada 5/8/2018. Hasil sementara hitung cepat kerusakan dan kerugian akibat gempa di NTB mencapai lebih dari 5,04 trilyun rupiah. Angka ini sementara, hanya berdasarkan basis data pada 9/8/2018.

“Dipastikan dampak ekonomi lebih dari 5,04 triliun nantinya,” kata Sutopo.

Menurutnya, kerusakan dan kerugian lebih dari 5,04 trilyun rupiah tersebut berasal dari sektor permukiman 3,82 trilyun rupiah, infrastruktur 7,5 milyar rupiah, ekonomi produktif 432,7 milyar rupiah, sosial budaya 716,5 milyar rupiah, dan lintas sektor 61,9 milyar rupiah. Kerusakan dan kerugian terbanyak adalah sektor permukiman yang kenyataan puluhan ribu rumah penduduk rusak berat, bahkan banyak yang rata dengan tanah.

BACA JUGA  Lieus Sungkharisma: Tangkap Dalang Rusuh Papua Dong, Masukin Sel Tikus!

Reporter: Muhammad Jundii
Editor: Imam S.

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Mesir

Mesir Tangkap 13 Orang Promotor Demo 5 Tahun Pembantaian Rab’ah

Pada 14 Agustus 2013, pasukan keamanan Mesir secara paksa membubarkan dua konsentrasi massa besar di Alun-alun Rab'ah al-Adawiyah dan Alun-alun Nahda di Giza.

Rabu, 15/08/2018 12:48 0

Iran

Saudi Bebaskan Tiga Nelayan Iran yang Ditangkap Tahun Lalu

Ahmadi menambahkan, mereka akan dibebaskan pekan ini setelah negosiasi antara pejabat kementerian luar negeri kedua Negara.

Rabu, 15/08/2018 11:30 0

Amerika

Gereja Katolik Tutupi Kasus Pelecehan Anak oleh Ratusan Pastor Amerika

Lebih dari 1.000 anak dianiaya oleh ratusan pastor Katolik Roma di enam keuskupan di negara bagian Pennsylvania, AS. Kendati demikian, pejabat senior gereja senior memilih untuk menutup-nutupi kasus tersebut.

Rabu, 15/08/2018 11:29 0

Afghanistan

Pangkalan Militer di Faryab Jatuh ke Tangan Taliban

Militer Afghanistan mengonfirmasi, pangkalan Tasyiniya di distrik Ghurmash jatuh ke tangan Taliban. Pangkalan itu dihuni 140 tentara dan Taliban mengepungnya sejak tiga hari lalu.

Rabu, 15/08/2018 11:10 0

Arab Saudi

Kesehatan Syaikh Safar Al-Hawali Memburuk

Syaikh telah lama menderita stroke, patah tulang panggul dan gagal ginjal

Selasa, 14/08/2018 16:26 0

Amerika

Lira Melemah, Turki Bahas Pembebasan Pendeta AS di Gedung Putih

Hubungan antara dua anggota NATO -Turki dan Amerika Serikat- berada pada titik rendah setelah penahanan Brunson, serta berbagai kepentingan lain di Suriah.

Selasa, 14/08/2018 15:13 0

Afghanistan

Taliban Komitmen Perangi ISIS dan Usir Penjajah Barat di Afghanistan

Taliban juga berkomitmen untuk membentuk pemerintahan Islam berdasarkan keadilan dan perdamaian untuk melindungi negara dari penjajah.

Selasa, 14/08/2018 15:00 0

Afghanistan

Bom Rakitan Tewaskan Anggota Pasukan Khusus AS di Helmand

Perang 17 tahun di Afghanistan merupakan perang terlama dalam sejarah militer AS di mana sebanyak 2.400 tentara AS tewas dan sekitar 20.000 terluka.

Selasa, 14/08/2018 12:15 0

Video News

Kiblat Review: Ulama Panutan Umat

Bila ada ulama mendekat kepada umara, apakah mereka sedang menjual agamanya? Bagaimana seharusnya hubungan mereka

Selasa, 14/08/2018 10:40 0

Afghanistan

Serangan Taliban ke Ibukota Provinsi Ghazni Masuki Hari Keempat

Pasukan khusus AS telah diterjunkan untuk membantu mengoordinasikan serangan darat dan udara. Pemerintah juga mengirim pasukan tambahan

Selasa, 14/08/2018 10:04 0

Close