... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Bermodal Tangan Kosong, Slamet Hadirkan Senyuman Korban Gempa Lombok

KIBLAT.NET, Lombok – Dalam situasi tanggap darurat, seperti gempa bumi Lombok, segala bentuk kontribusi dan bantuan diperlukan bagi para korban. Seperti yang dilakukan Slamet, seorang terapis yang langsung terjun ke lokasi bencana dengan tangan kosong.

Dengan bermodalkan kemampuan melakukan terapi tulang, urat, dan sendi, Slamet berangkat dari kampung halamannya di Kendal, Jawa Tengah menuju lokasi bencana gempa Lombok. Praktis pria yang tergabung dalam komunitas Perkumpulan Terapis Tulang, urat dan sendi (PERPATRI) itu hanya mengandalkan kedua tangannya untuk membantu para korban gempa.

Setibanya di lokasi gempa, Slamet bergabung dengan posko kemanusiaan yang berada di Desa Rempek, Kecamatan Gangga, Lombok Utara. Dalam sehari dia bisa menangani pasien korban gempa sampai lebih dari 50 orang.

Selama di Lombok, beragam kasus telah ditangani oleh Slamet. Salah satunya ketika ada seorang bocah berusia 8 tahun yang beberapa hari tak bisa kencing setelah tertimpa balok kayu saat gempa dahsyat mengguncang Lombok. Slamet melakukan terapi pijat terhadap anak itu.

“Saat diterapi pijat, Alhamdulillah langsung kencing di tempat,” ujar Slamet berseri-seri.

Kejadian tertimpa balok kayu juga dialami oleh Arif, bocah berusia 10 tahun di Dusun Jelitong, Desa Rempek, Lombok Utara. Balok yang tepat menimpa punggung membuatnya tak bisa berjalan. Dengan tangan dinginnya, Slamet kembali melakukan terapi pijat. Selidik punya selidik, kejadian itu ternyata juga membuat salah satu kaki Arif lebiah panjang 3 centimeter dibanding kali lainnya. “Setelah dilakukan terapi, kakinya kembali sama panjang dan bisa berjalan kembali,” ujar Slamet.

BACA JUGA  Sekjen MUI Heran UGM Tolak Kuliah Umum Ustadz Abdul Somad

Slamet juga menangani Maulana (10) yang mengalami patah kaki saat bermain dengan teman-temannya dalam sesi trauma healing. Kejadian bermula saat dia asyik berlari-lari tanpa memperhatikan keadaan sekitar. Akibatnya, dia terperosok ke dalam selokan yang menyababkan patah tulang kaki.

Naas yang dialami Nur Hasan, warga Taniga, Kecamatan Tanjung, Lombok Utara, membuatnya bertemu dengan Slamet. Saat gempa, Nur Hasan terjatuh dari motor yang dikendarainya. Bagian stang kendaraan mendarat tepat di dadanya hingga tulang dadanya retak. Dia bisa tersenyum dan bernapas lega setelah diterapi oleh Slamet.

Bisa menangani para korban gempa Lombok dan kembali menghadirkan senyum mereka menjadi kegembiraan tersendiri bagi Slamet. Meski begitu, sebuah kisah getir sempat dialaminya saat berada di lokasi gempa.

Kejadian itu terjadi pada Jumat (10/08/2018) ketika dia mendapatkan tugas menangani korban gempa di Desa Teniga, Kecamatan Tanjung, Lombok Utara. Saat itu dia “disandera” oleh sekretaris desa setempat untuk menangani banyak korban. “Saya disandera, Mas,” ujarnya.

Dalam sehari dia diajak berkeliling ke banyak posko dan menangani lebih dari 50 orang korban, yang kebanyakan patah tulang.

“Jadi, saya dibawa keliling ke posko-posko atas sampai sore, tanpa dikasih makan atau minum,” tukasnya.

Reporter: Agus Abdullah
Editor: Imam S.

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Arab Saudi

Innaalillah, Penulis Kitab “Minhajul Muslim” Abu Bakar Al-Jazairi Tutup Usia

Menurut surat kabar "Sabaq" Arab Saudi, shalat jenazah akan dilakukan pada sore hari di Masjid Nabawi. Jenazahnya akan dimakamkan di kuburan Baqi. 

Rabu, 15/08/2018 14:57 0

Video News

Gempa Lombok: Kesaksian Korban Selamatkan Cucunya di Shaf Kedua Shalat Isya’

Gempa Lombok: Kesaksian Korban Selamatkan Cucunya di Shaf Kedua Shalat Isya'. Dengan berkaca-kaca, ia menuturkan upaya menyelamatkan cucunya.

Rabu, 15/08/2018 14:24 0

Mesir

Mesir Tangkap 13 Orang Promotor Demo 5 Tahun Pembantaian Rab’ah

Pada 14 Agustus 2013, pasukan keamanan Mesir secara paksa membubarkan dua konsentrasi massa besar di Alun-alun Rab'ah al-Adawiyah dan Alun-alun Nahda di Giza.

Rabu, 15/08/2018 12:48 0

Iran

Saudi Bebaskan Tiga Nelayan Iran yang Ditangkap Tahun Lalu

Ahmadi menambahkan, mereka akan dibebaskan pekan ini setelah negosiasi antara pejabat kementerian luar negeri kedua Negara.

Rabu, 15/08/2018 11:30 0

Amerika

Gereja Katolik Tutupi Kasus Pelecehan Anak oleh Ratusan Pastor Amerika

Lebih dari 1.000 anak dianiaya oleh ratusan pastor Katolik Roma di enam keuskupan di negara bagian Pennsylvania, AS. Kendati demikian, pejabat senior gereja senior memilih untuk menutup-nutupi kasus tersebut.

Rabu, 15/08/2018 11:29 0

Afghanistan

Pangkalan Militer di Faryab Jatuh ke Tangan Taliban

Militer Afghanistan mengonfirmasi, pangkalan Tasyiniya di distrik Ghurmash jatuh ke tangan Taliban. Pangkalan itu dihuni 140 tentara dan Taliban mengepungnya sejak tiga hari lalu.

Rabu, 15/08/2018 11:10 0

Arab Saudi

Kesehatan Syaikh Safar Al-Hawali Memburuk

Syaikh telah lama menderita stroke, patah tulang panggul dan gagal ginjal

Selasa, 14/08/2018 16:26 0

Amerika

Lira Melemah, Turki Bahas Pembebasan Pendeta AS di Gedung Putih

Hubungan antara dua anggota NATO -Turki dan Amerika Serikat- berada pada titik rendah setelah penahanan Brunson, serta berbagai kepentingan lain di Suriah.

Selasa, 14/08/2018 15:13 0

Afghanistan

Taliban Komitmen Perangi ISIS dan Usir Penjajah Barat di Afghanistan

Taliban juga berkomitmen untuk membentuk pemerintahan Islam berdasarkan keadilan dan perdamaian untuk melindungi negara dari penjajah.

Selasa, 14/08/2018 15:00 0

Afghanistan

Bom Rakitan Tewaskan Anggota Pasukan Khusus AS di Helmand

Perang 17 tahun di Afghanistan merupakan perang terlama dalam sejarah militer AS di mana sebanyak 2.400 tentara AS tewas dan sekitar 20.000 terluka.

Selasa, 14/08/2018 12:15 0

Close