... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Serangan Taliban ke Ibukota Provinsi Ghazni Masuki Hari Keempat

Foto: Posisi Ghazni

KIBLAT.NET, Ghazni – Pertempuran sengit antara pejuang Taliban dan pasukan pemerintah yang dibantu pasukan khusus AS melalui udara dan darat sudah memasuki hari keempat. Pemerintah Afghanistan, Senin (13/08), mengirim pasukan tambahan dari pasukan khusus untuk menghalau serangan tersebut.

Serangan Taliban terhadap Ghazni, yang merupakan wilayah strategis karena dilintasi jalan utama antara ibukota Kabul dan wilayah selatan, merupakan pukulan besar bagi Presiden Ghani. Serangan itu juga memupus harapan pembicaraan damai yang diupayakan pemerintah dan Barat.

Para diplomat di Kabul mengatakan, pemerintah mengakui serangan itu mengejutkan. Para pejabat Afghanistan mengatakan, pasukan khusus AS telah diterjunkan untuk membantu mengoordinasikan serangan udara dan operasi darat, tetapi tidak ada konfirmasi dari markas militer AS di Kabul.

Sejumlah warga yang melarikan diri dari kota Ghazni berbicara tentang kerusakan yang meluas. Sementara Kementerian Pertahanan Afghanistan, Senin (13/08), mengumumkan sedikitnya 120 pasukan keamanan dan warga sipil dalam bentrokan Ghazni. Menteri Pertahanan Tariq Shah Bahrami mengatakan jumlah korban tewas kemungkinan akan meningkat.

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Wes Ahmed Barmak mengaku di antara puluhan korban itu, 70 tentara dan polisi. Sementara dari barisan Taliban, klaimnya, sebanyak 194 militan, termasuk 12 komandan.

Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Sharif Yavtili, Ahad lalu, sesumbar akan membersihkan Ghazni dari kehadiran Taliban dan membuka kembali jalan menuju Kabul. Namun pertempuran masih berlangsung dan tentara pemerintah nampaknya kewalahan.

BACA JUGA  Pertempuran di Afghanistan Kembali Berkobar

Taliban menyerbu Ghazni Jumat lalu dari beberapa sudut. Serangan itu menghancurkan menara komunikasi dan memutus sambungan telepon rumah dan ponsel.

Juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa serangan Ghazni bagian dari operasi tahunan Taliban tahun ini dimulai sejak awal Mei. Dia menjelaskan bahwa ratusan mujahidin yang dipersenjatai dengan senjata berat menyita pos-pos pemeriksaan dan kantor polisi di kota itu. “Puluhan tentara dan polisi Afghanistan telah tewas,” katanya.

Ghazni dikelilingi oleh sekitar 1.000 desa, sebagian besar di bawah kendali Taliban, dan kedekatan kota dari perbatasan Pakistan membuat Taliban mudah bergerak.

Perlu diketahui, Ghazni merupakan ibukota provinsi kedua yang diserang oleh Taliban dalam waktu kurang dari tiga bulan setelah kota “Farah”, ibukota provinsi Farah, yang akhirnya kembali direbut oleh tentara dalam waktu singkat pada 15 Mei lalu.

Sumber: Al-Jazeera
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Video Kajian

Penyebab Datangnya Pertolongan Allah

KIBLAT.NET – Penyebab datangnya pertolongan Allah dan tafsir sejarah surat Al-Anfal: 60: “Dan siapkanlah untuk...

Selasa, 14/08/2018 09:57 0

Video Kajian

Khutbah Jumat: Kemerdekaan Sejati

KIBLAT.NET – Khutbah Jumat: Kemerdekaan Sejati. Semangat merah putih menghiasi setiap ruang bangsa Indonesia untuk...

Selasa, 14/08/2018 09:43 0

Khazanah

Khutbah Idul Adha 1439 H: Khutbah Wada’ Rasulullah, Menjaga Kesucian Umat Islam dan Berlepas Diri dari Kejahiliyahan

Kiblat menyediakan khutbah Idul Adha 1439 H, dengan tema “Khutbah Wada' Rasulullah, Menjaga Kesucian Umat Islam dan Berlepas Diri dari Kejahiliyahan”. Anda dapat mendownload dan menggunakannya secara gratis.

Selasa, 14/08/2018 08:30 1

Indonesia

Selain Indonesia, Lima Negara Ini Tetapkan Idul Adha Beda dengan Saudi

Mayoritas negara Arab merujuk pada Saudi dalam penentuan awal Dzul Hijjah.

Selasa, 14/08/2018 07:59 0

Indonesia

Ijtima Ulama II Bakal Digelar untuk Sikapi Pilpres 2019

"Kami tidak ingin ulama diminta mendorong mobil mogok, tapi setelah mobilnya jalan ternyata ulamanya ditinggal," kata Ketua Umum GNPF Ulama, Yusuf Muhammad Martak.

Senin, 13/08/2018 20:36 0

Indonesia

Bantuan Relawan Jangkau Dua Dusun Terpencil di Kaki Rinjani

Sepekan sudah pasca gempa Lombok berkekuatan 7 SR, masih banyak korban yang belum tersentuh bantuan utamanya di dusun-dusun terpencil di atas bukit kaki Gunung Rinjani.

Senin, 13/08/2018 20:18 0

Indonesia

Kyai Umar Basri, Korban Teror Orang Gila Meninggal Dunia

Kyai Umar Basri yang menjadi korban penganiayaan orang gila meninggal dunia

Senin, 13/08/2018 20:15 0

Indonesia

Masjid Darurat Dibangun untuk Mudahkan Warga Shalat Berjamaah

Masjid ini dibuat dari terpal plastik dan ditopang bambu-bambu sebagai penyangganya. Tim bersama warga bahu-membahu memotong pohon bambu yang letaknya 1 km dari masjid.

Senin, 13/08/2018 19:56 0

Indonesia

Lagi, Napi Terorisme Meninggal dalam Masa Tahanan

"Jadi tadi jam 10 pagi kami mendapat informasi kalau salah satu napiter meninggal di LP Batu, Nusakabangkangan, namanya Muhammad Irsan. Cuman, dia dulu bukan saya yang tangani," katanya kepada Kiblat.net pada Senin (13/08/2018).

Senin, 13/08/2018 19:13 0

Indonesia

Kerugian Ekonomi Pasca Gempa Lombok Capai 5,4 Trilyun

Hasil sementara hitung cepat kerusakan dan kerugian akibat gempa di NTB mencapai lebih dari 5,04 trilyun rupiah.

Senin, 13/08/2018 17:23 0

Close