... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Sensus: Hampir Empat Juta Jiwa Tinggal di Idlib

Foto: Kota Idlib

KIBLAT.NET, Idlib – Mayoritas wilayah Suriah utara, yang mencakup provinsi Idlib dan sekitarnya, di bawah kontrol penuh pejuang oposisi Suriah. Wilayah ini juga menjadi tujuan ribuan pengungsi warga dari berbagai wilayah yang menolak tunduk dan rekonsiliasi dengan rezim. Lantas, berapa jumlah penduduk yang tinggal di basis terakhir revolusi Suriah ini?

Lembaga lokal Idlib, Munsiqy Al-Istijabah, melaporkan dalam sensus terbaru menunjukkan bahwa jumlah penduduk di Suriah utara sebanyak 3.867.000 jiwa. Pendataan itu mencakup di wilayah provinsi Idlib sendiri, pedesaan Aleppo Barat dan Hama selatan.

Seperti dilansir dari Enabbaladi.net pada Senin (13/08), berdasarkan distribusi, setidaknya 58% dari total keseluruhan warga asli. Mereka berjumlah 2.200.00 jiwa.

Sementara 41 persen lainnya merupakan pengungsi dari berbagai wilayah di Suriah. Dari prosentase itu, sebanyak 791 ribu jiwa hidup di tenda-tenda pengungsian.

Adapun sisanya (satu persen) merupakan pengungsi Palestina dan Iraq yang tinggal di Idlib. Jumlah mereka 19.850 jiwa.

Pada bagiannya, Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) memperkirakan bahwa jumlah warga yang tinggal di Idlib mencapai 2,65 juta jiwa, termasuk 1,16 juta pengungsi lokal.

Idlib menjadi satu-satunya tujuan pengungsi Suriah yang menolak tunduk dengan rezim. Rekonsiliasi yang dilakukan sejumlah kota di Suriah menyepakati warga yang tidak mau bergabung ke rezim dibolehkan menuju Idlib. Provinsi yang berbatasan dengan Turki itu merupakan wilayah oposisi terluas dan bahkan saat ini menjadi basis terakhir.

BACA JUGA  Idlib Berdarah, Seribu Lebih Orang Tewas dalam Empat Bulan

Setelah berhasil menundukan oposisi di Suriah selatan, rezim saat ini berupaya menyerang Idlib. Pekan lalu, militer Suriah menyebar selebaran dari udara yang menekan warga Idlib memilih dua opsi; rekonsiliasi atau perang.

Di sisi lain, pejuang Suriah sepakat menolak upaya rekonsiliasi dan terus melakukan upaya-upaya menyatukan barisan untuk menghadapi segala kemungkinan operasi militer. Bahkan, pejuang menggulirkan kampanye penangkapan terhadap kelompok-kelompok yang menyerukan rekonsiliasi atau menjadi pembicaraan dengan rezim.

Sumber: Enabbaladi.net
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Khazanah

Khutbah Idul Adha 1439 H: Khutbah Wada’ Rasulullah, Menjaga Kesucian Umat Islam dan Berlepas Diri dari Kejahiliyahan

Kiblat menyediakan khutbah Idul Adha 1439 H, dengan tema “Khutbah Wada' Rasulullah, Menjaga Kesucian Umat Islam dan Berlepas Diri dari Kejahiliyahan”. Anda dapat mendownload dan menggunakannya secara gratis.

Selasa, 14/08/2018 08:30 1

Indonesia

Selain Indonesia, Lima Negara Ini Tetapkan Idul Adha Beda dengan Saudi

Mayoritas negara Arab merujuk pada Saudi dalam penentuan awal Dzul Hijjah.

Selasa, 14/08/2018 07:59 0

Indonesia

Ijtima Ulama II Bakal Digelar untuk Sikapi Pilpres 2019

"Kami tidak ingin ulama diminta mendorong mobil mogok, tapi setelah mobilnya jalan ternyata ulamanya ditinggal," kata Ketua Umum GNPF Ulama, Yusuf Muhammad Martak.

Senin, 13/08/2018 20:36 0

Indonesia

Bantuan Relawan Jangkau Dua Dusun Terpencil di Kaki Rinjani

Sepekan sudah pasca gempa Lombok berkekuatan 7 SR, masih banyak korban yang belum tersentuh bantuan utamanya di dusun-dusun terpencil di atas bukit kaki Gunung Rinjani.

Senin, 13/08/2018 20:18 0

Indonesia

Kyai Umar Basri, Korban Teror Orang Gila Meninggal Dunia

Kyai Umar Basri yang menjadi korban penganiayaan orang gila meninggal dunia

Senin, 13/08/2018 20:15 0

Indonesia

Masjid Darurat Dibangun untuk Mudahkan Warga Shalat Berjamaah

Masjid ini dibuat dari terpal plastik dan ditopang bambu-bambu sebagai penyangganya. Tim bersama warga bahu-membahu memotong pohon bambu yang letaknya 1 km dari masjid.

Senin, 13/08/2018 19:56 0

Indonesia

Lagi, Napi Terorisme Meninggal dalam Masa Tahanan

"Jadi tadi jam 10 pagi kami mendapat informasi kalau salah satu napiter meninggal di LP Batu, Nusakabangkangan, namanya Muhammad Irsan. Cuman, dia dulu bukan saya yang tangani," katanya kepada Kiblat.net pada Senin (13/08/2018).

Senin, 13/08/2018 19:13 0

Indonesia

Kerugian Ekonomi Pasca Gempa Lombok Capai 5,4 Trilyun

Hasil sementara hitung cepat kerusakan dan kerugian akibat gempa di NTB mencapai lebih dari 5,04 trilyun rupiah.

Senin, 13/08/2018 17:23 0

Indonesia

Telantar dengan Kaki Patah Akibat Gempa, Nenek Inak Akhirnya Dapat Perawatan

Meski mengalami luka patah tulang kaki, Inak Cimin, nenek berusia sekitar 70 tahun ini terlihat tegar ketika dibawa tim medis Hilal Ahmar Jakarta ke rumah sakit.

Ahad, 12/08/2018 15:28 0

Indonesia

Ibu Meninggal Tertimpa Balok, Bayi Alfia Menanti ASI

Malam nahas itu tak bakal dilupakan oleh Saiful Zohri (38), warga Dusun Dangiang Timur, Desa Dangiang, Kecamatan Kayangan, Lombok Utara

Ahad, 12/08/2018 14:51 0

Close