... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Saudi Tetapkan Wukuf Arafah 20 Agustus 2018

Foto: Jamaah Haji wukuf di padang Arafah/ilustrasi

KIBLAT.NET, Riyadh – Pemerintah Arab Saudi menetapkan Ahad, 12 Agustus 2018, hari pertama bulan Dzul Hijjah 1439 H. Penentuan ini berdasarkan rukyat di wilayah Saudi, di mana hilal terlihat pada Sabtu sore (11/08).

“Rukyat Hilal untuk bulan Dzul Hijjah 1439 H pada Sabtu sore telah dilaksanakan dan sejumlah saksi yang adil telah diambil sumpah menyaksikan bulan baru,” kata Mahkamah Tinggi Saudi, seperti dinukil Al-Jazeera dari kantor berita resmi Saudi, Ahad.

Dengan demikian, imbuh Mahkamah Tinggi Saudi, ibadah Wukuf—rukun haji terbesar— dilaksanakan pada Senin, 9 Dzul Hijjah, yang bertepatan dengan 20 Agustus 2018. Sementara Idul Adha dilaksankan pada Selasa, 21 Agustus 2018.

Penetapan pemerintah Saudi ini berbeda dengan hasil sidang Isbat pemerintah Indonesia yang digelar Sabtu lalu. Berdasarkan pengumuman yang disamapaikan Kementerian Agama mengumumkan bahwa hilal belum terlihat pada Sabtu sehingga bulan Dzulqo’dah dilengkapkan tiga puluh hari (istiqmal). Awal Dzulhijjah ditetapkan jatuh pada Senin tanggal 13 Agustus 2018.

Dalam keterangan kepada media, Direktur Jenderal Bimas Islam Kementerian Agama, Muhammadiyah Amin, menjelaskan bahwa pihaknya menyebar tim rukyat hilal di 92 titik di seluruh Indonesia. Rukyatul hilal tersebar di 33 provinsi, dan hanya NTB yang tak menggelar kegiatan itu.

Puasa Arafah Berdasarkan Rukyat Atau Wukuf?

Pakar fiqih, Dr. Ahmad Zain An-Najah, menjelaskan bahwa penentuan puasa Arafah berdasarkan rukyat hilal, bukan di hari wukufnya para jamaah haji. Direktur Pesantren Tingi Al-Islam Bekasi itu mengemukakan hadist Aisyah radiyallahu anha yang menyebutkan bahwa sesungguhnya hari Arafah adalah hari yang diketahui manusia.

BACA JUGA  Sempat Dikabarkan Meninggal, Kesehatan Syaikh Safar Al-Hawaly Stabil

Dalam kesempatan wawancara dengan Kiblat.net beberapa tahun lalu, ia menjelaskan bagaimana manusia dapat mengetahui hari wukuf di Arafah sementara mereka tidak mengetahui tanggal 1 Dzulhijjah. Artinya, penetapan wukuf di Arafah berdasarkan rukyat awal bulan Dzulhijjah sementara masing-masing negara berhak menentukan rukyat sendiri-sendiri.

“Jadi, hari itu (Arafah) adalah hari yang diketahui oleh manusia. Maka yang rojih dalam hal ini, puasa Arafah itu tanggal 9 Dzulhijjah, bukan karena jamaah Haji wukuf di Arafah,” tandasnya.

Reporter: Sulhi El-Izzi
Editor: Hunef Ibrahim

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

4 comments on “Saudi Tetapkan Wukuf Arafah 20 Agustus 2018”

  1. ali

    lalu bagaimana di indonesia? apakaha mengikuti penanggalan saudi?

  2. Hendy

    HARI YANG DIKETAHUI MANUSIA YA HARI KETIKA ORANG WUKUF ARAFAH..
    “Berbuka kalian adalah di hari kalian berbuka, penyembelihan kalian adalah di hari kalian menyembelih, dan Arafah kalian adalah di hari kalian melakukan wuquf di Arafah” (Diriwayatkan oleh Asy-Syaafi’i dalam Al-Umm 1/230 dan Al-Baihaqiy 5/176

  3. Abdul Rahman Bahry

    Kalau ada 2 Hari Raya yang berbeda maka orang kafir ikut merayakannya pula, yaitu merayakan dan menyaksikan adanya perbedaan di antara sesama Muslim. Satu saksi atas hilal cukup untuk seluruh umat Islam sedunia. Kalau soal internal saja tidak akur, lalu bagaimana dengan menghadapi persoalan di luar Islam?

  4. drajat

    yang jelas tolak ukurnya ya wukuf arafah.. kapan wukufnya, ya besoknya lah ied adha.. liatnya di mana?? ya yang melaksanakan ibadah haji, gitu aja kok repot..

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Telantar dengan Kaki Patah Akibat Gempa, Nenek Inak Akhirnya Dapat Perawatan

Meski mengalami luka patah tulang kaki, Inak Cimin, nenek berusia sekitar 70 tahun ini terlihat tegar ketika dibawa tim medis Hilal Ahmar Jakarta ke rumah sakit.

Ahad, 12/08/2018 15:28 0

Indonesia

Ibu Meninggal Tertimpa Balok, Bayi Alfia Menanti ASI

Malam nahas itu tak bakal dilupakan oleh Saiful Zohri (38), warga Dusun Dangiang Timur, Desa Dangiang, Kecamatan Kayangan, Lombok Utara

Ahad, 12/08/2018 14:51 0

Indonesia

Korban Bertambah, Tanggap Darurat Gempa Lombok Diperpanjang

Masa tanggap darurat yang mulanya berakhir pada Sabtu (11/08/2018) diputuskan untuk diperpanjang hingga 25 Agustus 2018.

Ahad, 12/08/2018 14:28 0

Feature

Relawan di Kayangan: Sirine Gempa Berkoar, Pencarian Pun Tertunda

Tiba-tiba ketenangan itu berubah menjadi kepanikan. Gempa kencang terjadi, diketahui berkekuatan 6,2 SR. Ini guncangan terdahsyat pertama yang saya rasakan, bukan lagi digoyang namun tanah terasa naik turun sekitar 4 kali dengan suara gemuruh.

Ahad, 12/08/2018 14:06 0

Indonesia

BNPB: Hindari Donasi Susu Formula Bayi untuk Korban Gempa

BNPB berpesan agar donasi susu formula bayi dan anak dapat dihindari terlebih dahulu.

Ahad, 12/08/2018 13:59 0

Feature

Relawan di Kayangan: Evakuasi Korban Gempa di Pinggir Tebing

Seperti nama kecamatannya, Kayangan di mana kita berada di atas bukit kaki Gunung Rinjani yang dikelilingi jurang-jurang yagn rawan longsor.

Ahad, 12/08/2018 13:58 0

Suara Pembaca

GTA Gelar Trauma Healing untuk Korban Gempa Lombok

Pasca gempa GTA mengambil peran dalam program trauma healing kepada korban musibah gempa Lombok tepatnya di Desa Rempek,kecamatan Gangga, Lombok Utara.

Ahad, 12/08/2018 10:15 0

Editorial

Gempa Tapi Tuli

Luasnya wilayah, banyaknya korban jatuh baik korban jiwa maupun luka, lumpuhnya transportasi dan hancurnya bangunan pribadi maupun publik, masih membuat perhatian pemerintah pusat terkesan setengah hati.

Ahad, 12/08/2018 10:07 0

Indonesia

DPR Minta Gempa Lombok Dijadikan Bencana Nasional

Wakil Ketua DPR RI Taufik Kurniawan meminta pemerintah untuk meningkatkan status gempa Lombok menjadi bencana nasional.

Ahad, 12/08/2018 06:30 0

Indonesia

Idul Adha Jatuh pada 22 Agustus 2018

Bulan dzulqo'dah dilengkapkan tiga puluh hari (istiqmal), Idul Adha Jatuh pada 22 Agustus 2018

Sabtu, 11/08/2018 21:16 1

Close