... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

BNPB: Hindari Donasi Susu Formula Bayi untuk Korban Gempa

Foto: Kondisi korban di posco rumah sakit darurat BNPB Indonesia.

KIBLAT.NET, Lombok- Badan Nasional Penanggulangan Bencana Indonesia (BNPB) mengungkapkan, korban gempa Lombok dan sekitarnya masih membutuhkan banyak bantuan. Kendati demikian, BNPB berpesan agar donasi susu formula bayi dan anak dapat dihindari terlebih dahulu.

Hal itu bukanlah tanpa alasan. Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho mengungkapkan bahwa di pengungsian, sarana untuk menyiapkan susu formula masih terbatas. Hal itulah mengapa air susu ibu (ASI) tak tergantikan meski dalam keadaan darurat sekalipun.

“Pemberian bantuan berupa makanan untuk bayi dan balita tidak dapat dilakukan sembarangan di pengungsian. Ibu dan bayi yang masih menyusui harus mendapat perhatian. Air susu ibu merupakan makanan yang paling sempurna untuk bayi,” ungkap Sutopo dalam keterangan tertulisnya pada Sabtu (11/08/2018).

Sutopo menjelaskan, menyusui dalam kondisi darurat tetap harus dilakukan oleh ibu kepada bayinya hingga usia 2 tahun. Sebab, perlengkapan untuk menghidangkan susu formula masih sangat terbatas, seperti air bersih, alat memasak, botol steril dan lainnya.

“Akibatnya, kasus-kasus penyakit diare di kalangan bayi usia di bawah enam bulan yang menerima bantuan susu formula dua kali lebih banyak dibandingkan mereka yang tidak menerima bantuan,” tegas Sutopo.

Menurut Sutopo, dalam beberapa pengalaman saat terjadi bencana terutama bencana dalam skala besar, susu bubuk dan formula adalah bantuan umum yang banyak diberikan. Sayangnya, produk-produk tersebut seringkali dibagikan tanpa kajian dan pemantauan yang baik. Sehingga dikonsumsi oleh bayi dan anak-anak yang seharusnya masih perlu disusui.

BACA JUGA  35 Tahun Tragedi Tanjung Priok, Keadilan Tak Kunjung Datang

Begitu pula UNICEF dan WHO turut memperingatkan, kata Sutopo, PBB melihat banyak kasus saat bencana alam, pemberian susu formula kepada balita dan anak-anak justru meningkatkan penyakit dan kematian.

“Di Indonesia, kasus pascabencana gempa di Bantul, Yogyakarta, hendaklah dijadikan pelajaran. Pemberitan susu formula kala itu justru meningkatkan terjadinya diare pada anak di bawah usia dua tahun. Di mana ternyata 25 persen dari penderita itu meminum susu formula,” jelasnya.

Kendati demikian, Sutopo mengecualikan kondisi-kondisi tertentu. Di mana, bayi dan anak membutuhkan susu formula sebagai penganti ASI. Namun, tetap harus dalam pengawasan dari tim medis terkait perkembangan dan kondisi bayi atau anak.

“Ada pengecualian, jika ada bayi yang tidak bisa disusui, bayi tersebut harus diberikan susu formula dan perlengkapan untuk menyiapkan susu tersebut di bawah pengawasan yang ketat dari tim dokter,” pungkasnya.

Reporter: Syafei Irman
Editor: Syafei Irman

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Feature

Relawan di Kayangan: Evakuasi Korban Gempa di Pinggir Tebing

Seperti nama kecamatannya, Kayangan di mana kita berada di atas bukit kaki Gunung Rinjani yang dikelilingi jurang-jurang yagn rawan longsor.

Ahad, 12/08/2018 13:58 0

China

China Kurung Sejuta Lebih Muslim Uighur di Kamp Rahasia

McDougal mengatakan para anggota Uighur dan Muslim lainnya diperlakukan sebagai "musuh negara" hanya atas dasar identitas etnis dan agama mereka.

Ahad, 12/08/2018 13:21 0

Palestina

Tengah Hamil, Seorang Ibu Dibunuh Pasukan Israel Bersama Balitanya

Juru bicara Hamas Abdullatif al-Kanoo mengatakan bahwa Palestina akan terus membela diri selama agresi Israel berlanjut. Ia menekankan bahwa itu sebuah kewajiban yang harus dijalankan.

Ahad, 12/08/2018 11:01 0

Pakistan

AS Hentikan Program Pelatihan Militer untuk Pakistan

Langkah itu diberlakukan setelah Pakistan dan Rusia menandatangani perjanjian pelatihan militer.

Ahad, 12/08/2018 10:28 0

Suara Pembaca

GTA Gelar Trauma Healing untuk Korban Gempa Lombok

Pasca gempa GTA mengambil peran dalam program trauma healing kepada korban musibah gempa Lombok tepatnya di Desa Rempek,kecamatan Gangga, Lombok Utara.

Ahad, 12/08/2018 10:15 0

Editorial

Gempa Tapi Tuli

Luasnya wilayah, banyaknya korban jatuh baik korban jiwa maupun luka, lumpuhnya transportasi dan hancurnya bangunan pribadi maupun publik, masih membuat perhatian pemerintah pusat terkesan setengah hati.

Ahad, 12/08/2018 10:07 0

Afghanistan

Taliban Lancarkan Operasi Militer di Ghazni

Taliban Lancarkan Operasi Militer di Ghazni

Sabtu, 11/08/2018 18:39 0

Manhaj

Karakteristik Umat Pilihan: Hidup Berjiwakan Al-Quran

Keluhuran akhlak itu terbagi dua. Pertama, akhlak yang baik kepada Allah, yaitu meyakini bahwa segala amalan yang anda kerjakan pasti mengandung kekurangan sehingga membutuhkan udzur dari-Nya dan segala sesuatu yang berasal dari-Nya wajib disyukuri.

Sabtu, 11/08/2018 16:45 0

Suriah

Pejuang Idlib Tangkapi Penyeru Rekonsiliasi dengan Rezim

Kedua faksi itu melakukan penangkapan di pedesaan Idlib selatan dan utara. Puluhan orang yang diduga menjalin komunikasi dengan rezim Assad untuk rekonsiliasi kamisdan para penanggung jawab mereka ditahan.

Sabtu, 11/08/2018 09:40 0

Suriah

Militer Suriah Gempur Pinggiran Idlib

Gempuran itu juga terjadi di kota Latamna di pinggiran utara Hama dan pinggiran desa selatan Idlib. Akibatnya sejumlah korban sipil jatuh dan banyak rumah hancur, menurut Organisasi Pertahanan Sipil.

Sabtu, 11/08/2018 07:49 0

Close