... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

AS Hentikan Program Pelatihan Militer untuk Pakistan

Foto: Militer AS

KIBLAT.NET, Washington – Amerika Serikat mulai menghentikan program pendidikan dan pelatihan untuk sejumlah perwira militer Pakistan. Langkah itu diberlakukan setelah Pakistan dan Rusia menandatangani perjanjian pelatihan militer.

“Dana untuk pelatihan petugas Pakistan berasal dari Program Pendidikan dan Pelatihan Militer Internasional (IMET) pemerintah AS tetapi tidak ada dana yang tersedia untuk Pakistan untuk tahun akademik berikutnya,” demikian bunyi laporan harian Pakistan Dawn, Sabtu (11/08/2018).

Namun, menurut sumber dari Kemenlu Pakistan, Gedung Putih belum secara resmi menyampaikan keputusan ini ke Islamabad.

Para perwira Pakistan telah menerima pelatihan militer dan pendidikan di AS sejak awal 1960-an, lalu dihentikan pada 1990-an. Namun, pemerintah AS memulihkan program itu setelah serangan 11 September 2001.

Inter Services Public Relations, sayap media pemerintah Pakistan, belum mengomentari laporan tersebut.

Pada hari Kamis, Mohammad Faisal, juru bicara Kementerian Luar Negeri Pakistan, menolak berkomentar tentang hubungan negara saat ini dengan AS

“Saya tidak akan berkomentar tentang AS. Mengenai hubungan Rusia dan Pakistan, hubungan pertahanan kami telah bertumbuh selama bertahun-tahun dan kedua negara telah membentuk kontak militer-ke-militer secara teratur,” kata Faisal kepada wartawan.

Hubungan antara AS dan Pakistan memburuk setelah Presiden AS Donald Trump mengambil alih jabatan tahun lalu, terutama karena benturan kepentingan di Afghanistan yang dilanda perang.

Pada 1 Januari, Trump dalam sebuah cuitan yang menuduh Pakistan menggunakan standar ganda dan memberikan perlindungan bagi faksi-faksi Taliban yang memerangi pasukan Amerika di negara tetangga Afghanistan. Cuitan itu diikuti dengan pemotongan bantuan.

BACA JUGA  Pakistan dan Bangladesh Khawatirkan Nasib Muslim India

Pakistan membantah tuduhan itu mengatakan pihaknya telah melakukan banyak hal dalam perang melawan terorisme, dan akan terus melakukan itu tetapi hanya untuk kepentingannya sendiri.

Sumber: World Bulletin
Redaktur: Ibas Fuadi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Suara Pembaca

GTA Gelar Trauma Healing untuk Korban Gempa Lombok

Pasca gempa GTA mengambil peran dalam program trauma healing kepada korban musibah gempa Lombok tepatnya di Desa Rempek,kecamatan Gangga, Lombok Utara.

Ahad, 12/08/2018 10:15 0

Editorial

Gempa Tapi Tuli

Luasnya wilayah, banyaknya korban jatuh baik korban jiwa maupun luka, lumpuhnya transportasi dan hancurnya bangunan pribadi maupun publik, masih membuat perhatian pemerintah pusat terkesan setengah hati.

Ahad, 12/08/2018 10:07 0

Indonesia

DPR Minta Gempa Lombok Dijadikan Bencana Nasional

Wakil Ketua DPR RI Taufik Kurniawan meminta pemerintah untuk meningkatkan status gempa Lombok menjadi bencana nasional.

Ahad, 12/08/2018 06:30 0

Indonesia

Idul Adha Jatuh pada 22 Agustus 2018

Bulan dzulqo'dah dilengkapkan tiga puluh hari (istiqmal), Idul Adha Jatuh pada 22 Agustus 2018

Sabtu, 11/08/2018 21:16 1

Indonesia

Dubes Lima Negara Sahabat Hadiri Isbat Dzulhijjah di Kemenag

Dubes Lima Negara Sahabat Hadiri Isbat Dzulhijjah di Kemenag

Sabtu, 11/08/2018 20:33 0

Indonesia

KPAI Desak Pemerintah Penuhi Kebutuhan Dasar Anak-anak Korban Gempa Lombok

"Kebutuhan dasar anak seperti kebutuhan sandang, pangan, papan, kesehatan, dan pendidikan harus dipenuhi oleh pemerintah karena proses rehab dan rekonstruksi membutuhkan waktu sangat lama"

Sabtu, 11/08/2018 18:11 0

Indonesia

Jokowi Tak Serta Merta Berpihak ke Islam Meski Jadikan Kiai Ma’ruf Amin Cawapres

Jokowi Tak Serta Merta Berpihak ke Islam Meski Kiai Ma'ruf Amin Cawapres

Sabtu, 11/08/2018 16:52 0

Manhaj

Karakteristik Umat Pilihan: Hidup Berjiwakan Al-Quran

Keluhuran akhlak itu terbagi dua. Pertama, akhlak yang baik kepada Allah, yaitu meyakini bahwa segala amalan yang anda kerjakan pasti mengandung kekurangan sehingga membutuhkan udzur dari-Nya dan segala sesuatu yang berasal dari-Nya wajib disyukuri.

Sabtu, 11/08/2018 16:45 0

Indonesia

Korban Terus Bertambah, 387 Orang Meninggal Akibat Gempa Lombok

Kepala pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho mengungkapkan bahwa korban gempa Lombok terus bertambah. Hingga hari ini, BNPB mencatat 387 orang meninggal dunia.

Sabtu, 11/08/2018 16:28 0

Indonesia

Tanggap Penanganan Dampak Gempa Lombok Diperpanjang 14 Hari

Kepala pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho masa tanggap darurat penanganan gempa diperpanjang.

Sabtu, 11/08/2018 16:16 0

Close