... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

ACT Yogyakarta Kirim Lima Truk Bantuan ke Lombok

KIBLAT.NET, Yogyakarta – Jumat (10/8), ACT Yogyakarta memberangkatkan 5 armada Truk Kemanusiaan yang membawa bantuan logistik untuk memenuhi kebutuhan korban gempa Lombok. Truk Kemanusiaan berangkat dari Yogyakarta menuju Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi pada Jumat (10/8).

“Inilah saat bagi kita untuk memberikan yang terbaik untuk Lombok, mohon do’a dan dukungan dari segenap masyarakat,” kata Kepala Cabang ACT Yogyakarta Agus Budi Hariyadi seperti rilisnya kepada Kiblat.net.

ACT Yogyakarta, melalui Agus, berharap pengiriman bantuan jalur darat dapat memberi pesan kebaikan kepada masyarakat Indonesia untuk lebih peduli terhadap bencana yang menimpa warga Lombok. Sebab sejatinya bangsa Indonesia adalah bangsa yang humanis, berjiwa sosial, dan menjunjung tinggi sikap saling tolong menolong.

Tak lupa bahwa keberhasilan pengiriman bantuan logistik ke Lombok berkat dari kepedulian bersama mitra Universitas Islam Indonesia (UII), Mina Swalayan, Karuma Swalayan, Masjid Al Furqon, Jogja Muslimah Preneur, Stucash, Miftahunnajah, Alumni SMA Muhammadiyah 1 angkatan 89, Kanwil Direktorat Jendral Pajak DIY, serta masyarakat Yogyakarta secara keseluruhan.

“Tak hanya itu, Insya Allah bertepatan dengan HUT RI 17 Agustus nanti, atas sinergi TNI dan ACT, Kapal Kemanusiaan Lombok akan diberangkatkan dari Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta dengan membawa 1000 ton bantuan terbaik untuk meringankan duka saudara-saudara kita yang diguncang gempa” tambah Agus.

ACT bersama masyarakat Indonesia sampai setidaknya tiga bulan kedepan akan terus berikhtiar mendampingi para korban terdampak dengan berbagai upaya penanganan darurat bencana serta pemenuhan logistik bagi para korban. Bantuan dari berbagai arah akan dikerahkan baik lewat darat, laut maupun udara sebagai wujud kepedulian dan dukungan penuh terhadap masyarakat Lombok.

BACA JUGA  HNW Apresiasi Komitmen Ormas Islam Lindungi Ulama Pasca Penusukan Syekh Jaber

Editor: Hunef Ibrahim


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Suriah

Militer Suriah Gempur Pinggiran Idlib

Gempuran itu juga terjadi di kota Latamna di pinggiran utara Hama dan pinggiran desa selatan Idlib. Akibatnya sejumlah korban sipil jatuh dan banyak rumah hancur, menurut Organisasi Pertahanan Sipil.

Sabtu, 11/08/2018 07:49 0

Profil

5 Ulama Terkenal yang Dipenjara Era Bin Salman

Gelombang penangkapan ulama terus berlanjut di Arab Saudi. Setelah penangkapan Dr Safar Hawali karena tulisannya yang berjudul Al-Muslimun wal Hadhoroh Al-Ghorbiyah, kabarnya syaikh Abdul Aziz Al-Fawzan karena kicauannya di twitter. Di antara mereka yang ditangkap adalah para ulama besar dan terkenal ke seantero dunia.

Sabtu, 11/08/2018 05:27 0

Manhaj

Mengkhianati Perjuangan Umat Islam

Di antara hikmah ujian dalam setiap fase perjuangan adalah nampaknya orang-orang yang tidak jujur dengan perjuangannya. Orang seperti ini seringkali menjadi duri dalam daging perjuangan. Ketika perjuangan menghasilkan pundi-pundi uang baginya, maka dia akan terus bersama perjuangan. Namun ketika perjuangan tidak lagi menguntungkannya, ketika perjuangan justru menyulitkannya, seketika itu pulalah dia berbalik dan berkhianat. Terlebih musuh menawarkan janji-janji manis untuknya.

Jum'at, 10/08/2018 20:53 0

Eropa

43% Bayi di Eropa Lahir dari Pasangan Zina

Prancis menjadi Negara paling banyak melahirkan “bayi haram” sementara Yunani Negara Eropa paling sedikit.

Jum'at, 10/08/2018 16:06 0

Artikel

Pemimpin Seperti Natsir

Umat Islam beserta Ulama harus mengajukan (calon) pemimpinnya sendiri. Bukan lagi menitipkan aspirasi pada pemimpin berbeda perahu. Apalagi mencari pemimpin dadakan, dipaksakan, karbitan atau hasil gorengan media. Kita tak bisa lagi baru membicarakan pemimpin ketika mendekati masa pemilihan kepala daerah atau kepala negara.

Jum'at, 10/08/2018 14:48 0

Afghanistan

Warga Jawzjan Demo Desak Pemerintah Adili Anggota ISIS yang Menyerah

“Pemerintah Afghanistan sudah berjanji untuk melindungi kami, dan ini adalah tanggung jawab pemerintah untuk mengambil langkah dalam rangka memenuhi janji tersebut,”

Jum'at, 10/08/2018 09:11 0

Palestina

Dimediasi Mesir, Hamas-Israel Capai Kesepakatan Gencatan

KIBLAT.NET, Gaza – Faksi-faksi pejuang Palestina dan Israel, Kamis malam (09/08), dikabarkan sepakat gencatan senjata...

Jum'at, 10/08/2018 08:37 0

Feature

“Mubazir Nak, Kami Semua di Sini Membutuhkan Makan”

Kata kakek Seni (80) memunguti beras yang jatuh di jalanan. Dia merupakan korban gempa Lombok yang lokasinya sulit dijangkau.

Jum'at, 10/08/2018 07:36 0

Artikel

Surat Kepada Soekarmadji

Oleh : Syaukani Al Karim* KIBLAT.NET – AKU merasa kita pernah bertemu suatu ketika, meski...

Kamis, 09/08/2018 18:22 0

Artikel

Proklamasi Negara Islam Indonesia: 14 Agustus 1945 atau 7 Agustus 1949?

Kisah mengenai proklamasi berdirinya suatu negara Islam di Indonesia dianggap tabu untuk dibahas. Apalagi ditemukan banyak versi di sekitar kapan sesungguhnya Negara Islam di Indonesia diproklamasikan. Kiblat.net berupaya menyibak semak belukar sejarah yang sukar untuk ditembus untuk disajikan kepada pembaca apa adanya.

Kamis, 09/08/2018 14:08 1

Close