... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Gempa Susulan Terus Terjadi, Masih Ada Desa yang Belum Dijangkau Relawan

Foto: Warga memilih tidur di luar rumah karena gempa susulan terus terjadi

KIBLAT.NET, Lombok – Sejak gempa 7 SR yang mengguncang Nusa Tenggara Barat, kelangkaan logistik mulai dirasakan oleh warga. Pasalnya, jalan akses utama mengalami kerusakan yang cukup parah ditambah lagi tertimbun oleh tanah yang longsor sehingga menghambat pasokan.

Tak hanya itu, hampir semua bangunan mengalami rusak parah dan tak bisa dihuni kembali. Hal itu membuat warga memilih untuk tidur diluar bangunan, ditemani hawa dingin yang menyapa kulit ketika malam mulai beranjak.

Empat hari sudah sejak tanggal 04/08/2018 masyarakat tidak bisa menikmati cahaya di malam hari. Listrik masih padam. Kebutuhan pasokan listrik di semua daerah pun sangat dibutuhkan oleh warga.

“Kami masih trauma pak untuk kembali ke rumah kami, bahkan kami trauma untuk membangun rumah bertingkat atau bermaterial bata. Jadi kami sementara tinggal di tengah lapang atau perkebunan yang kami jadikan posko bencana, apalagi gempa susuluan terus kita rasakan setiap hari,” ujar Ridwan Abdul Hamid (43), salah satu korban gempa kepada Kiblat.net di posko bencana Desa Rempek, Kecamatan Gangga, Lombok Utara, Rabu, (8/8/2018).

Tak cukup di situ, akses komunikasi cukup sulit didapat di Dusun Rempek. Terkadang muncul, namun lebih sering hilang. Hal itu turut dirasakan reporter Kiblat.net di lapangan.

“Hal yang sangat kita butuhkan saat ini air bersih pak, alhamdulillah untuk sembako sudah mulai masuk ke desa kami. Kami pun bingung bagaimana nasib tempat tinggal kami ke depan, sampai kapan kami akan tinggal di pengungsian ini,” tutur Ridwan kembali.

BACA JUGA  Pelemahan Rupiah Akan Berdampak Kepada Masyarakat

Bantuan genset untuk menghidupkan listrik sementara kepada para pengungsi belum bisa terpenuhi keseluruhan. Akses menuju kota cukup jauh dan memakan waktu lama hingga 2-3 jam waktu normal menuju Kota Mataram.

Aktivitas harian normal vakum untuk sementara waktu tanpa kepastian kapan kembali normal. Pasalnya gempa susulan kecil terus terjadi berulang-ulang kali setiap harinya. Hitungan reporter Kiblat.net, per harinya setidaknya terjadi 5 hingga 10 kali gempa kecil.

Sementara, Suryadinata (39) warga dusun Torean, Desa Rempek mengatakan warga kesulitan mendapatkan bantuan tim relawan. Pasalnya lokasi desa Torean terletak di atas bukit dan akses jalan belum teraspal. Selain listrik padam, akses komunikasi pun sulit dijangkau.

“Kami memohon pak agar bantuan sampai ke tempat kami ini. Utamanya air bersih, sembako atau pembangkit listrik,” harapnya.

Reporter: Hafiz Syarif
Editor: Hunef Ibrahim

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Palestina

Gaza Memanas, Hamas Balas Gempuran Jet Israel

Pejuang membalas dengan menembakkan sejumlah roket ke permukiman Yahudi Sderot di Israel. Empat pemukim luka ringan dan berat serta sejumlah bangunan rusak.

Kamis, 09/08/2018 06:59 0

Palestina

Setelah Mogok Makan 20 Hari, Tahanan Palestina Ini Dibebaskan

Khasr Dais, pengacara dari lembaga non-pemerintah Palestina, mengatakan bahwa Mohammed al-Rimawi (27) dan ayahnya, Nimer Mohammed al-Rimawi (54) akhirnya dibebaskan dari sel-sel pusat penyelidikan Ashkelon.

Rabu, 08/08/2018 18:00 0

Arab Saudi

Saudi Akan Luncurkan Aplikasi Pantau Penceramah di Masjid

"Tidak ada ruang untuk memanipulasi pikiran orang, dan tidak seharusnya pemikiran itu mengancam keamanan dan stabilitas negara yang diberkati ini," kata Al-Sheikh.

Rabu, 08/08/2018 17:01 0

News

Dua Pejuang Hamas Gugur Akibat Serangan Tank Israel

“Gempuran Israel ini merupakan kejahatan,” tegas pernyataan itu.

Rabu, 08/08/2018 14:51 0

Amerika

AS: Turki Masih Sahabat Akrab dan Koalisi Kami

Kedubes AS juga mengungkapkan bahwa pihaknya dan Turki memiliki hubungan ekonomi penting.

Rabu, 08/08/2018 14:33 0

Malaysia

Malaysia Tutup Pusat Anti-Terorisme Dukungan Saudi

King Salman Center for International Peace (KSCIP) ditutup setelah anggota parlemen lokal mempertanyakan posisi Arab Saudi yang mendanai pusat deradikalisasi.

Rabu, 08/08/2018 12:40 0

Opini

Teguran dari Lombok

Sekalipun gempa berasal dari pergerakan alam, tapi pergerakan itu tentu ada yang mengatur dan menggerakkan. Dialah Sang Pemilik Sejati Alam Semesta, Allah SWT. Dari gempa bumi pasti Allah selipkan pesan hikmah atas kejadian ini.

Rabu, 08/08/2018 11:35 1

Irak

Iraq Tidak Sepakat Sanksi AS ke Iran, Tapi Akan Mematuhinya

Presiden AS Donald Trump bertekad bahwa perusahaan yang melakukan bisnis dengan Teheran akan dilarang dari Amerika Serikat, karena sanksi baru AS terhadap Iran mulai berlaku.

Rabu, 08/08/2018 11:01 0

Foto

Foto-foto Lokasi Terdampak Gempa Lombok

Gempa berkekuatan 7 SR yang menimpa Nusa Tenggara Barat dan ratusan gempa susulan, menyisakan banyak reruntuhan dan derita para korban. Pusat gempa di Lombok Utara menjadi lokasi terparah terdampak gempa.

Selasa, 07/08/2018 13:08 0

Asia

Jutaan Muslim India Terancam Tak Miliki Kewarganegaraan

"Negara bagian Assam adalah konflik etnis murni," katanya, seraya menambahkan bahwa pemerintah New Delhi "tidak mengangkat masalah ini dengan kami."

Selasa, 07/08/2018 11:20 0

Close