... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Gempa Lombok Membuat Ibu Ini Kehilangan Keluarganya

Foto: Sri Lestari Arimbi (berkerudung hitam) kehilangan keluarganya akibat gempa Lombok

KIBLAT.NET, Lombok Utara – Gempa Lombok tak hanya membuat Sri Lestari Arimbi (29) kehilangan harta benda. Takdir menggariskan bencana itu mengharuskannya kehilangan suami dan anak-anaknya.

Sri Lestari Arimbi (29) harus rela mengikhlaskan keluarga yang telah dibangunnya selama ini. Suami dan kedua anaknya hilang tertimbun longsor yang disebabkan oleh gempa berkekuatan 7 SR di Lombok Utara, Ahad (05/08/2018) lalu.

“Ketika gempa terjadi saya diminta suami saya untuk membelikan rokok. Awalnya saya hendak membawa anak-anak yang sedang bermain di teras, namun suami melarang. Usai gempa saya syok melihat rumah sudah terporosok ke longsoran tebing,” ungkapnya dihadapan tim SAR gabungan, Kamis (08/08/2018).

Kesedihan Sri Lestari makin menjadi, karena hingga kini jasad suaminya Lalu Hendra Ziryadi (33) dan kedua anaknya Lutfi Hafiz Zulhairi (9), Fatih Atah Zahran (1 tahun 7 bulan) belum dapat diketahui keberadaannya. Rumahnya di Dusun Dompo Indah, Desa Selengan, Kecamatan Kayangan, Lombok Utara berada dua meter dari tebing, turut terbawa longsor hanya menyisakan sedikit dari teras depan.

“Anakku suamiku, ibu kangen kalian. Kalian di mana ibu ingin peluk kalian,” rintihnya.

“Semoga Allah mempertemukan kita kembali, semoga kalian sempat menyelamatkan diri dan berada di suatu posko. Bila kalian sudah pergi ibu ikhlas, semua ini musibah. Saya mohon BASARNAS bisa menemukan jasad keluarga saya,” ucap Sri Lestari.

BACA JUGA  Khutbah Jumat: Kewajiban Menolong Sesama Muslim

Reporter: Hafidz Syarif
Editor: Imam S.

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Artikel

Proklamasi Negara Islam Indonesia: 14 Agustus 1945 atau 7 Agustus 1949?

Kisah mengenai proklamasi berdirinya suatu negara Islam di Indonesia dianggap tabu untuk dibahas. Apalagi ditemukan banyak versi di sekitar kapan sesungguhnya Negara Islam di Indonesia diproklamasikan. Kiblat.net berupaya menyibak semak belukar sejarah yang sukar untuk ditembus untuk disajikan kepada pembaca apa adanya.

Kamis, 09/08/2018 14:08 1

Video News

Masjid Raya NTB Nan Megah Itupun Tak Luput dari Kerusakan

KIBLAT.NET – Islamic Center atau Masjid Raya Hubbul Wathan Nusa Tenggara Barat mengalami retak-retak di...

Kamis, 09/08/2018 12:57 0

Video News

Gempa Lombok: Berlapar-lapar Seperti Mereka Lapar

Jam 11 siang WITA, pesawat yang saya tumpangi landing di Bandara Lombok Raya. Ada dua...

Kamis, 09/08/2018 12:52 0

Suriah

Istri Bashar Assad Idap Kanker Ganas

Asma Assad didiagnosis mengidap penyakit kanker payudara. Tidak dijelaskan tingkat stadium penyakit mematikan itu.

Kamis, 09/08/2018 10:48 0

Palestina

Gaza Memanas, Hamas Balas Gempuran Jet Israel

Pejuang membalas dengan menembakkan sejumlah roket ke permukiman Yahudi Sderot di Israel. Empat pemukim luka ringan dan berat serta sejumlah bangunan rusak.

Kamis, 09/08/2018 06:59 0

Palestina

Setelah Mogok Makan 20 Hari, Tahanan Palestina Ini Dibebaskan

Khasr Dais, pengacara dari lembaga non-pemerintah Palestina, mengatakan bahwa Mohammed al-Rimawi (27) dan ayahnya, Nimer Mohammed al-Rimawi (54) akhirnya dibebaskan dari sel-sel pusat penyelidikan Ashkelon.

Rabu, 08/08/2018 18:00 0

Arab Saudi

Saudi Akan Luncurkan Aplikasi Pantau Penceramah di Masjid

"Tidak ada ruang untuk memanipulasi pikiran orang, dan tidak seharusnya pemikiran itu mengancam keamanan dan stabilitas negara yang diberkati ini," kata Al-Sheikh.

Rabu, 08/08/2018 17:01 0

News

Dua Pejuang Hamas Gugur Akibat Serangan Tank Israel

“Gempuran Israel ini merupakan kejahatan,” tegas pernyataan itu.

Rabu, 08/08/2018 14:51 0

Amerika

AS: Turki Masih Sahabat Akrab dan Koalisi Kami

Kedubes AS juga mengungkapkan bahwa pihaknya dan Turki memiliki hubungan ekonomi penting.

Rabu, 08/08/2018 14:33 0

Malaysia

Malaysia Tutup Pusat Anti-Terorisme Dukungan Saudi

King Salman Center for International Peace (KSCIP) ditutup setelah anggota parlemen lokal mempertanyakan posisi Arab Saudi yang mendanai pusat deradikalisasi.

Rabu, 08/08/2018 12:40 0

Close