Saudi Akan Luncurkan Aplikasi Pantau Penceramah di Masjid

KIBLAT.NET, Riyadh – Pemerintah Kerajaan Arab Saudi tengah menyiapkan peluncuran aplikasi untuk memantau penceramah dan ibadah di masjid-masjid di Kerajaan. Aplikasi itu memungkinkan jemaah mengetahui apakah penceramah bisa terus menyampaikan materinya dalam waktu yang lama atau tidak.

Menurut Menteri Urusan Islam Saudi, Abdul Latif Al-Sheikh, seperti dilansir BBC dari kantor berita resmi Saudi pada Selasa (07/08), aplikasi tersebut akan memungkinkan memantau penuh masjid-masjid yang ada. Materi khutbah dan durasi penyampaiannya dapat dinilai.

Tidak sepenuhnya jelas siapa yang akan memantau dengan tepat, tetapi diyakini bahwa para pengurus masjid biasa dapat mengevaluasi penceramah.

Arab Saudi saat ini sedang mengkaji pembaharuan lisensi para penceramah. Terjadi kontroversi mengenai penyatuan isi khotbah-khotbah agama untuk menjauhkan orang dari pemikiran “asing, partisan dan Ikhwanul Muslimin.”

“Tidak ada ruang untuk memanipulasi pikiran orang, dan tidak seharusnya pemikiran itu mengancam keamanan dan stabilitas negara yang diberkati ini,” kata Al-Sheikh.

Banyak pihak menilai upaya ini sebagai langkah reformasi pemegang kekuasaan di Saudi ke arah Negara yang lebih “moderat” menurut versi Barat. Serangkaian kebijakan yang selama ini haram di Saudi diberlakukan. Di antaranya bolehnya wanita mengendarai dan dibukanya bioskop.

Banyak ulama yang ditangkap karena mengkritik kebijakan tersebut. Langkah ulama untuk menasihati pemerintah berakhir di jeruji besi.

Sumber: BBC
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat