KPK: Korupsi Meluas Secara Sistematis dari Pusat Hingga Daerah

KIBLAT.NET, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut korupsi telah meluas secara sistematik di berbagai tingkatan pusat dan daerah, serta menjangkiti lembaga eksekutif, yudikatif dan legislatif

Hal itu disampaikan komisioner KPK Basaria Panjaitan saat memberikan tambahan pembekalan kepada Pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka) 2018. Dihadapan Paskibraka yang datang dari seluruh provinsi di Indonesia, dia menjelaskan beberapa hal termasuk darurat korupsi di Indonesia.

“Dalam penanganan korupsi ada sembilan perilaku antikorupsi pertama adalah jujur, mandiri, peduli, disiplin, tanggungjawab, kerja keras, sederhana, adil, berani dan sabar,” kata Basaria Panjaitan, Rabu (08/08/2018).

Fakta korupsi di Indonesia, kata dia, sudah berjalan dengan massif karena banyak sektor yang telah dimasuki. Bahkan, pelakunya sendiri banyak melibatkan kerabat dekat dan anggota keluarga. Hal tersebut dibuktikan dengan hasil persidangan yang telah dilakukan oleh pihak terkait.

“Korupsi sudah sangat meluas secara sistematis di berbagai tingkatan pusat dan daerah, lembaga eksekutif, yudikatif dan legislatif,” jelas komisioner wanita pertama di KPK itu.

Basaria menambahkan jika korupsi tidak hanya berkaitan dengan uang, namun adanya kegiatan lain yang bersifat koruptif. Dia menyebut menyontek, membolos, tawuran, melanggar lalu lintas, terlambat, titip absen, berbohong, gratifikasi, proposal dan kuitansi palsu, penyelenggaraan beasiswa hingga plagiat atau copy paste termasuk sikap korupsi.

“Makanya memberantas korupsi harus dimulai dari diri sendiri kemudian menginspirasi keluarga dan masyarakat sekitar,” tegasnya.

BACA JUGA  Polri Masih Cari Dugaan Pidana Kerumunan di Petamburan

Pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka) 2018 yang saat ini digembleng di PP PON Cibubur, Jakarta Timur, mendapatkan tambahan pembekalan. Diklat Paskibrakan diselenggaraka hingga nanti acara puncak peringatan HUT RI ke-73 di Istana Negara.

“Mereka (Paskibraka) mendapatkan pembekalan dengan tema Anak Muda Melawan Korupsi,” kata Deputi Pengembangan Pemuda Kemenpora Asrorun Ni’am Sholeh yang hadir sebagai pembicara dalam diskusi tersebut.

Dalam diklat ini, Paskibraka 2018 juga mendapatkan pembekalan dari berbagai pihak, termasuk dari Seskemenpora Gatot S. Dewabroto yang membahas etika bermedia sosial dan komunikasi dengan media.

Redaktur: Imam S.

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat