... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Penjajah Gunakan Diksi yang Sama untuk Melemahkan Islam

Foto: Ustadz Bachtiar Nasir dalam Mudzakarah Seribu Ulama dan Kongres Majelis Mujahidin Kelima pada 05-07 Agustus 2018 di Kota Tasikmalaya.

KIBLAT.NET, Tasikmalaya – Dai Nasional, Ustadz Bachtiar Nasir menilai kondisi Indonesia hampir sama dengan saat penjajahan dahulu. Para penjajah menggunakan diksi yang sama ditujukan kepada Islam.

“Di Indonesia ada diksi-diksi penjajah. Mereka takut dengan Islam yang damai, mereka takut ketika Islam bersatu. Dulu penjajah jika takut pada pribumi dikatakan ekstremis, dikarenakan melawan kebijakan Belanda. Dulu ketika ada Muslim yang ditakuti Belanda disebut dengan ekstremis ada juga inlander. Istilah itu sekarang juga sedang digunakan,” ungkapnya.

Sosok yang akrab dengan sapaan UBN itu juga melihat ada yang tidak normal di Indonesia. Di mana orang-orang dianggap sebagai muslim karena sudah berhaji maupun sudah umroh, juga shalat maupun puasa. Tetapi secara tidak sadar, keislaman mereka mulai termasuki oleh pemikiran penjajah.

“Menyebut Islam fundamentalis sebagai radikalisme, sebagai teroris, sebagai kapitalis. Ini sebetulnya diksi-diksi jahiliah, diksi penjajah yang digunakan untuk melemahkan umat Islam,” ungkap Direktur AQL Islamic Center ini.

Ustadz Bachtiar Nasir didaulat sebagai pembicara pertama dalam Tabligh Akbar Mudzakaroh Seribu Ulama dan Kongres Mujahidin di Gedung Aisiyah, Tasikmalaya, Ahad (05/08/2018). Ribuan orang hadir dalam acara ini, termasuk tokoh-tokoh nasional seperti Ketua MMI Ustadz Abu Jibril, Ustadz Fadhlan Garamatan, Walikota Tasikmalaya Budi Budiman, Ketua MUI Pusat, KH. Cholil Ridwan, Wasekjen MUI Pusat, Tengku Zulkarnaen, Gus Nur, Ketua MUI Tasikmalaya KH. Achef Noor Mubarok, Purnawirawan TNI Sarwan Hamid.

BACA JUGA  Jokowi Naikkan Iuran BPJS, GNPF-Ulama: Bentuk Pelanggaran Hukum Sangat Serius

Reporter: Muhammad Jundii
Editor: M. Rudy


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Asia

Jutaan Muslim India Terancam Tak Miliki Kewarganegaraan

"Negara bagian Assam adalah konflik etnis murni," katanya, seraya menambahkan bahwa pemerintah New Delhi "tidak mengangkat masalah ini dengan kami."

Selasa, 07/08/2018 11:20 0

Palestina

Hindari Operasi Khusus AL Hamas, Israel Bangun “Pagar Laut”

KIBLAT.NET, Tel Aviv – Juru bicara resmi militer Israel mengunggah sejumlah foto proyek pembangunan penghalang...

Selasa, 07/08/2018 09:01 0

Arab Saudi

Saudi juga Batalkan Seluruh Perjanjian Dagang dan Investasi dengan Kanada

Riyadh menggungkapkan bahwa keberadaan duta besar Kanada di negaranya menjadi orang yang tidak diinginkan. Saudi pun memanggil pulang duta besarnya di Kanada.

Selasa, 07/08/2018 06:40 0

Opini

 Radikalisme Mengancam Mahasiswa ?

Kata “radikalisme” sudah tak asing lagi di telinga para akademisi, khususnya di kalangan mahasiswa. Isu radikalisme digiring menyasar kaum intelektual kampus yang dianggap sebagai sarangnya gerakan radikal.

Senin, 06/08/2018 13:13 0

Video Kajian

Ust. Oemar Mita: Keluarga di Mata Islam

KIBLAT.NET – Ust. Oemar Mita: Keluarga di Mata Islam. Menjaga keturunan adalah satu dari lima...

Senin, 06/08/2018 13:00 0

Arab Saudi

Saudi Tolak Klaim Kanada Terkait Aktivis Perempuan

KIBLAT.NET – Departemen Luar Negeri Kerajaan Arab Saudi menepis sebutan “aktivis masyarakat sipil” yang diklaim...

Senin, 06/08/2018 10:09 0

Arab Saudi

Saudi Usir Duta Besar Kanada, Ini Alasannya!

KIBLAT.NET – Arab Saudi mengeluarkan ultimatum kepada duta besar Kanada agar meninggalkan negara itu dalam 24...

Senin, 06/08/2018 09:32 0

Afrika

Para Pemimpin Gerakan Islam di Ethiopia Pulang dari Pengasingan

Abe Ahmed merupakan PM pertama Muslim yang menjabat di Ethiopia. Kendati beragama Islam, ia terlahir dari pasangan beda Agama—ayahnya Muslim dan ibunya Kristen—. Ia juga beristeri orang Kristen dan dikaruniai Anak. Ia bersal dari etnis Oromo.

Senin, 06/08/2018 09:11 0

Afghanistan

Konvoi Tentara NATO Kembali Jadi Sasaran Taliban

Sedikitnya tiga tentara NATO tewas dan sejumlah lainnya luka-luka dalam serangan di Afghanistan Timur itu.

Senin, 06/08/2018 07:52 0

Iran

Iran Buka Kantor di Riyadh Selama Musim Haji

"Kami akan membuka kantor di kedutaan Swiss di Riyadh untuk mengurus kepentingan Iran di Arab Saudi, berdasarkan kesepakatan yang kami capai dengan Berne delapan bulan lalu," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Bahram Qasimi.

Senin, 06/08/2018 07:14 0

Close