... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

KH. Nonop Hanafi Ungkap Cara Jihad di Hadapan Pemimpin Zalim

Foto: Pengasuh Pondok Pesantren Miftahul Huda II Ciamis KH Nonop Hanafi saat ditemui di Ijtima Ulama dan Tokoh Nasional, Jumat (27-07-2018)

KIBLAT.NET, Tasikmalaya – Inisiator long march Ciamis-Jakarta saat Aksi Bela Islam 212, KH. Nonop Hanafi turut menghadiri Mudzakaroh Seribu Ulama dan Kongres Mujahidin di Gedung Aisiyah, Jl. Ir Juanda, Tasikmalaya.

Dalam pemaparannya, dia memaparkan tentang urgensi jihad yang terkait dengan syumuliyatul Islam atau kesempurnaan Islam.

“Kalau kita bicara tentang jihad, maka ada jihad ekonomi, amwal (harta), anfus (jiwa), jihad tarbiyah, termasuk di dalamnya jihad politik. Makanya Rasul mengatakan: Kalimat yang tegas dan lugas di hadapan pemimpin yang zalim adalah jihad,” ungkapnya di hadapan para peserta pada Ahad (05/08/2018).

Lebih lanjut, pria asal Ciamis itu mengingatkan firman Allah di dalam potongan surat Asy Syura ayat 13 yang artinya: “Tegakkanlah agama (keimanan dan ketakwaan) dan janganlah kamu berpecah belah di dalamnya”.

“Mudah-mudahan kongres MMI dari seluruh Indonesia ini pertama, dapat merangkum keinginan umat bangsa Indonesia yang mayoritas, mudah-mudahan di perhelatan nanti, Kongres Mujahidin tidak cuek dan apriori terhadap perhelatan kepemimpinan nasional,” ungkapnya.

Ia pun mengimbau agar para ulama terus mewacanakan jihad secara syumul atau lengkap. Jihad politik, ekonomi, tarbiyah, jihad pendidikan.

“Jadi saya sangat setuju jika kongres ini merekomendasikan (seseorang) untuk diangkat, diarak diusung oleh kita, membawa bangsa dan negara ini sesuai dengan konsep Allah,” kata Pengasuh Pondok Pesantren Miftahul Huda II Ciamis ini.

BACA JUGA  Rapat Perdana, DPR dan Kementerian PPPA Sepakat Bahas Ulang RUU P-KS

Reporter: Muhammad Jundii
Editor: M. Rudy

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Opini

 Radikalisme Mengancam Mahasiswa ?

Kata “radikalisme” sudah tak asing lagi di telinga para akademisi, khususnya di kalangan mahasiswa. Isu radikalisme digiring menyasar kaum intelektual kampus yang dianggap sebagai sarangnya gerakan radikal.

Senin, 06/08/2018 13:13 0

Video Kajian

Ust. Oemar Mita: Keluarga di Mata Islam

KIBLAT.NET – Ust. Oemar Mita: Keluarga di Mata Islam. Menjaga keturunan adalah satu dari lima...

Senin, 06/08/2018 13:00 0

Arab Saudi

Saudi Tolak Klaim Kanada Terkait Aktivis Perempuan

KIBLAT.NET – Departemen Luar Negeri Kerajaan Arab Saudi menepis sebutan “aktivis masyarakat sipil” yang diklaim...

Senin, 06/08/2018 10:09 0

Arab Saudi

Saudi Usir Duta Besar Kanada, Ini Alasannya!

KIBLAT.NET – Arab Saudi mengeluarkan ultimatum kepada duta besar Kanada agar meninggalkan negara itu dalam 24...

Senin, 06/08/2018 09:32 0

Afrika

Para Pemimpin Gerakan Islam di Ethiopia Pulang dari Pengasingan

Abe Ahmed merupakan PM pertama Muslim yang menjabat di Ethiopia. Kendati beragama Islam, ia terlahir dari pasangan beda Agama—ayahnya Muslim dan ibunya Kristen—. Ia juga beristeri orang Kristen dan dikaruniai Anak. Ia bersal dari etnis Oromo.

Senin, 06/08/2018 09:11 0

Afghanistan

Konvoi Tentara NATO Kembali Jadi Sasaran Taliban

Sedikitnya tiga tentara NATO tewas dan sejumlah lainnya luka-luka dalam serangan di Afghanistan Timur itu.

Senin, 06/08/2018 07:52 0

Iran

Iran Buka Kantor di Riyadh Selama Musim Haji

"Kami akan membuka kantor di kedutaan Swiss di Riyadh untuk mengurus kepentingan Iran di Arab Saudi, berdasarkan kesepakatan yang kami capai dengan Berne delapan bulan lalu," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Bahram Qasimi.

Senin, 06/08/2018 07:14 0

Suriah

Suriah Kampanyekan Tafsir Baru Al-Qur’an Ala Bashar Assad

Sebelumnya, Kementerian Wakaf telah menerbitkan sebuah aturan, di mana para imam dan khatib masjid harus membuang buku-buku karya Syaikh Ibnu Taimiyah, Syaikh Muhammad bin Abdul Wahab.

Ahad, 05/08/2018 13:57 0

Foto

Mudzakarah Seribu Ulama dan Kongres Majelis Mujahidin Kelima di Tasikmalaya

KIBLAT.NET, Tasikmalaya – Mudzakarah Seribu Ulama dan Kongres Majelis Mujahidin Kelima pada 05-07 Agustus 2018 di...

Ahad, 05/08/2018 12:02 0

Iran

Protes Perbaikan Ekonomi di Iran Meluas Jelang Sanksi AS

Fars mengakui protes telah terjadi di lima atau enam kota sejak Selasa lalu. Sekitar 1.000 atau 2.000 orang ikut ambil dalam aksi. Mereka meneriakkan slogan-slogan politik seperti 'Kematian bagi diktator'.

Ahad, 05/08/2018 10:58 0

Close