Perketat Awasi Muslim Uighur, China Tempatkan CCTV Canggih di Pegunungan

KIBLAT.NET, Xinjiang – Cina menggunakan teknologi pengawasan canggih untuk mendeteksi aktivitas Muslim Uighur di wilayah otonomi Xinjiang. Demikian menurut laporan media Jerman Der Spiegel pekan ini.

“Tidak ada tempat di dunia, bahkan di Korea Utara, ada penduduk yang dipantau ketat seperti di Daerah Otonomi Uighur Xinjiang,” kata reporter Der Spiegel, setelah melakukan perjalanan ke wilayah tersebut, yang merupakan rumah bagi 10 juta warga Uighur.

Tidak hanya di ibu kota Urumqi tetapi juga di desa-desa pegunungan yang paling terpencil, kamera dipasang untuk memantau orang. Otoritas China menggunakan berbagai alat lain seperti pemindai iris dan Wi-Fi sniffers untuk mengumpulkan data dari Muslim Uighur.

Kelompok Muslim Turki yang membentuk sekitar 45 persen dari populasi Xinjiang ini, telah mengalami penindasan, diskriminasi budaya, agama dan ekonomi oleh pemerintah China.

Menurut laporan Der Spiegel, pihak berwenang China menggunakan sebagian besar teknologi modern dalam beberapa tahun terakhir untuk memperketat kendali mereka terhadap Muslim Uighur.

“Sebuah data besar-besaran di Uighur, termasuk kontak mereka, kebiasaan konsumen, aktivitas perbankan, status kesehatan dan bahkan profil DNA telah dikumpulkan, disimpan dan dianalisis oleh platform operasi gabungan terintegrasi,” kata Spiegel.

Banyak orang menghilang sejak pengawasan besar-besaran dimulai dan beberapa dari mereka dikirim ke “kamp pendidikan ulang” untuk memperbarui ideologi mereka.

Sumber: World Bulletin
Redaktur: Ibas Fuadi

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat