... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Gagal Bertemu di Washington, Putin Undang Trump ke Moskow

KIBLAT.NET, Moskow – Setelah pertemuan tingkat tinggi tanggal 16 Juli lalu yang dinilai berjalan dengan sukses di Helsinki, Presiden AS Donald Trump mengundang Presiden Rusia Vladimir Putin ke Gedung Putih. Undangan itu memicu kritik dan tekanan luas di dalam negeri. Trump pun mengumumkan undangan diundur hingga tahun depan. Tetapi bukan berarti bahwa pertemuan puncak Trump-Putin edisi ke-2 tidak akan terjadi sebelum itu.

Presiden Putin pada hari Jumat (27/07) pekan lalu mengumumkan, ia mengundang Trump berkunjung ke Moskow untuk melakukan pertemuan. Lebih lanjut, Putin mengatakan siap berangkat ke Washington untuk berbicara dengan Trump, namun sepertinya ia ingin Moskow sebagai lokasi alternatif. Keinginan Putin itu muncul sejak Trump terlihat khawatir akan berbagai konsekuensi politik apabila mengundang Putin ke Gedung Putih sebelum proses investigasi Mueller selesai.

Pejabat resmi Gedung Putih mengatakan bahwa Trump bersedia berkunjung ke Moskow apabila ada undangan resmi. Belum diketahui secara pasti tanggal kunjungan Trump ke Moskow tersebut, tetapi nampaknya Putin saat ini sedang mencoba mengupayakan sebuah pertemuan resmi tingkat tinggi, sesegera mungkin pasca pertemuan di Helsinki medio Juli lalu.

Pertemuan dengan Putin di Helsinki secara politik membuat posisi Trump sulit karena ia harus menghadapi kritikan luas dari media-media AS, termasuk dari para anggota DPR. Menurut mereka, Trump seharusnya mengambil jarak dan posisi bermusuhan dengan Rusia. Apabila terwujud, pertemuan Moskow akan tetap dianggap kontroversial, namun biaya politiknya lebih kecil dibandingkan dengan apabila pertemuan dilaksanakan di Washington.

BACA JUGA  Rusia Benarkan Tentaranya Terjun Dalam Pertempuran di Idlib

Sebelumnya banyak hal telah dibicarakan di Helsinki, dan Presiden Trump pun dengan segera mengumumkan pertemuan tersebut berhasil. Walau demikian, banyak pejabat Amerika lainnya tidak mengetahui secara jelas poin-poin apa yang telah disepakati. Menteri Pertahanan, James Mattis, bahkan menegaskan bahwa tidak ada perubahan kebijakan selama KTT tersebut.

Mattis mengatakan sedang mempertimbangkan untuk melakukan pembicaraan langsung dengan koleganya Menteri Pertahanan Rusia, Sergey Shoigu. Selama ini sudah bertahun-tahun, tidak ada Menteri Pertahanan AS yang berbicara dengan Menteri Pertahanan Rusia. Pembicaraan via telepon barangkali pernah terjadi pada tahun 2015, itu pun konfirmasinya lemah. Dan, lebih jarang lagi adalah pertemuan langsung face to face. Momen semacam itu belum pernah terjadi selama bertahun-tahun.
Sumber: Antiwar
Redaktur: Yasin Muslim

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Puluhan Dai dari Berbagai Daerah Ikuti Daurah Amar Ma’ruf Nahi Munkar

Puluhan Dai Ikuti Daurah Amar Ma'ruf Nahi Munkar di Bogor

Selasa, 31/07/2018 21:07 0

Indonesia

KH Arifin Ilham Minta Ustadz Abdul Somad Terima Tawaran Jadi Cawapres

"Saatnya bang, mencontoh Rasulullah dan para sahabat menjadi umara dan ulama sekaligus," ungkap KH Arifin Ilham

Selasa, 31/07/2018 19:01 0

Indonesia

Respon Gempa Lombok, Sinergi Foundation Gandeng Forum Zakat Buka Help Center

KIBLAT.NET, Lombok – Gempa bumi berkekuatan 6.4 SR melanda Nusa Tenggara Barat (NTB) pada hari...

Selasa, 31/07/2018 18:20 0

Indonesia

Dijegal Aturan KPU, Sandiaga Mundur Dari Timses Prabowo

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno menyatakan mundur dari tim pemenangan Pemilihan Umum 2019 Partai Gerindra.

Selasa, 31/07/2018 18:14 0

Video News

KH Tengku Zulkarnain: Yang Begini Ini Bikin Muak!

KH. Tengku Zulkarnain: Yang Begini Ini Bikin Muak! Labelisasi terhadap umat Islam ngawur. "Yang begini ini bikin muak!" kata dia. Simak!

Selasa, 31/07/2018 16:56 0

Indonesia

Jamaah Ansharud Daulah Ditetapkan Organisasi Terlarang

Majelis hakim memutuskan membekukan sekaligus menyatakan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) sebagai organisasi terlarang karena terkait terorisme. Seseorang yang diklaim sebagai pimpinan JAD, Zainal Anshori tidak mengajukan banding atas putusan hakim.

Selasa, 31/07/2018 16:51 0

Video News

Bilakah Izzah Ulama Sirna?

KIBLAT.NET – Bilakah Izzah Ulama Sirna? Dr. Tiar Anwar Bachtiar menjelaskan bahwa ulama memperjuangkan value,...

Selasa, 31/07/2018 16:40 0

Video Kajian

Kiblat Review: Indonesia Merdeka Karena Paham Radikal

Kiblat Review: Indonesia Merdeka Karena Paham Radikal. Namun fenomena saat ini, paham radikal ini mengarah kepada umat Islam, dan berkonotasi negatif, mengapa?

Selasa, 31/07/2018 15:10 0

Indonesia

Persekusi Terhadap Neno Warisman Melanggar Enam Aturan

Peraturan pertama yang dilanggar adalah UU Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2002 Tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia

Selasa, 31/07/2018 13:33 0

Indonesia

Neno Dihadang di Bandara, Pengamat: Polisi Lemah Awasi Objek Vital

Jaka menegaskan bahwa hukum harus ditegakkan kepada para pengadang aktivis "2019 Ganti Presiden" itu. Bahkan, ia mendorong agar penegak hukum setempat harus diberi sanksi.

Selasa, 31/07/2018 13:27 0

Close