... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Mossad Gelar Misi Pembunuhan Paling Banyak di Dunia

Foto: Mossad.

KIBLAT.NET, Tepi Barat – Dinas rahasia Israel melakukan misi pembunuhan paling banyak daripada agen dari negara lain sejak Perang Dunia II. Lebih dari 800 operasi tercatat dalam dekade terakhir. Demikian laporan MEMO, Senin (30/07/2018) mengutip sebuah buku yang dirilis awal tahun ini.

Ronen Bergman dalam bukunya yang berjudul “Rise and Kill First: The Secret History of Israel’s Targeted Assassinations”, mengadakan 1.000 wawancara dan mempelajari sejumlah dokumen yang bocor untuk menjelaskan korban pembunuhan Israel.

Menurut Bergman, hingga tahun 2000, Israel melakukan lebih dari 500 operasi pembunuhan yang mengakibatkan kematian lebih dari 1.000 orang -termasuk para pengamat. Selama Intifada Kedua, Israel melakukan 1.000 operasi lagi, di mana 168 operasi mencapai target.

“Sejak itu, sekitar 800 operasi telah dilakukan terhadap target sipil dan militer Hamas di Jalur Gaza dan luar negeri,” kata Bergman.

Wawancara Bergman menunjukkan pada tahun 1982, Ariel Sharon selaku menteri pertahanan Israel saat itu, sebanyak lima kali memerintahkan untuk menembak jatuh pesawat sipil yang diduga ditumpangi pemimpin Palestina Yasser Arafat.

Sumber: Middle East Monitor
Redaktur: Ibas Fuadi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Profil

Kemulian dan Keutamaan Ummul Mukminin Aisyah

Imam Masruq bin Abdurrahman Al-Hamdani Al-Kufi seorang tabi'in mulia saat menyampaikan hadits dari Aisyah selalu mengatakan,"Ash-Shiddiqah binti Ash-Shiddiq, kekasihnya kekasih Allah,wanita yang dibebaskan (dari tuduhan keji yang dialamatkan padanya) tertera didalam kitab Allah, bercerita kepadaku."

Selasa, 31/07/2018 04:30 0

Indonesia

Kunjungi Markas Angkatan Bersenjata Australia, Panglima TNI Bicarakan Isu Laut Cina Selatan

Kunajungi Markas Angkatan Bersenjata Australia, Panglima TNI Bicarakan Isu Laut Cina Selatan

Senin, 30/07/2018 18:58 0

Kolom

Akrobat Kutu Loncat dalam Sirkus Demokrasi

Fenomena kutu loncat sebenarnya bukan hal baru. Terlebih dalam sirkus politik Indonesia saat ini. Please, call me cebong. Hari ini saya menjadi cebong. Silahkan panggil saya cebong," demikian Kapitra Ampera mendeklarasikan pilihan politiknya untuk hinggap di PDIP baru-baru ini.

Senin, 30/07/2018 15:39 0

Indonesia

500 Orang Masih Terjebak di Gunung Rinjani Pasca Gempa Lombok

Gempa berkekuatan 6,4 SR melanda wilayah Lombok pada Ahad (29/07/2018) dan diikuti oleh sejumlah gempa susulan. Gempa mengakibatkan tanah longsor, sehingga pendaki tidak dapat segera turun.

Senin, 30/07/2018 13:50 0

Video News

Wawancara Khusus dengan Ketua Panitia Ijtima Ulama

KIBlAT.NET – Wawancara Khusus dengan Ketua Panitia Ijtima Ulama. Di sela-sela Ijtima’ Ulama dan Tokoh...

Senin, 30/07/2018 12:44 0

Editorial

Editorial: Menyikapi Hasil Ijtima GNPF Ulama

Usai sudah Ijtima Ulama dan Tokoh Nasional yang digelar GNPF Ulama di Jakarta, 27-29 Juli 2018. Pertemuan ini, salah satunya, menghasilkan rekomendasi nama Capres dan Cawapres yang hendak bertarung pada arena Pilpres 2019 esok.

Senin, 30/07/2018 12:40 1

Indonesia

Syam Organizer Berdayakan Penduduk Suriah melalui Program Produktif

Lembaga kemanusiaan Syam Organizer (SO) merancang suatu program pemberdayaan penduduk Suriah.

Ahad, 29/07/2018 19:52 0

Indonesia

Ingin Fokus Dakwah, Ustadz Abdul Somad Enggan Jadi Cawapres Prabowo

Ustadz Abdul Somad menyambut positif hasil ijtima ulama yang merekomendasikan ia dan Habib Salim Segaf Al-Jufri menjadi cawapres Prabowo. Namun, dirinya menolak untuk menjadi cawapres.

Ahad, 29/07/2018 15:30 0

Indonesia

Wasekjen MUI: Kenapa Polisi Tak Usir Penghadang Neno Warisman?

Menurutnya, yang menjadi pertanyaan adalah mengapa polisi tidak mengusir pendemo.

Ahad, 29/07/2018 13:12 0

Indonesia

Rekomendasi Ijtima: Prabowo Capres, Wakilnya Salim Segaf atau UAS

Sebelum rapat, peserta Ijtima dibagi menjadi empat komisi. Komisi Politik, Komisi Ekonomi, Komisi Dakwah dan Komisi Lembaga dan Organisasi. Komisi Politik berhasil merumuskan kritera ideal calon pemimpin dan pejabat publik yang akan dipilih oleh umat Islam.

Ahad, 29/07/2018 11:16 0

Close