... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

Galeri

Kiblat Review: Indonesia Merdeka Karena Paham Radikal

KIBLAT.NET – Kiblat Review: Indonesia Merdeka Karena Paham Radikal. Menjelang kemerdekaan dan lahirnya negara Indonesia, pemikiran-pemikiran dan tindakan radikal bermunculan dari para tokoh nasional. Mereka kemudian dikenal sebagai pahlawan, oleh generasi penerus bangsa ini.

Mereka adalah intelektual muda, aktivis perjuangan, ulama dan juga para santri. Bahkan tokoh ulama besar, Kiai Hasyim Ashari mengeluarkan resolusi jihad untuk mengusir penjajah.

Namun fenomena saat ini, justru paham radikal ini selalu ditujukan kepada umat Islam, yang berkonotasi negatif dan merugikan. Apa itu sejatinya radikal dan bagaimana sejarahnya? Simak dalam Kiblat Review berikut ini!

 

Redaktur: Salem

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Suriah

Rekomendasi Pra-Astana 10: Rezim Suriah dan Oposisi Saling Bebaskan Tahanan

Pejabat Turki, Rusia dan Iran menyetujui pembebasan bersama tahanan Suriah dari pihak rezim dan oposisi. Kesepakatan ini dibentuk menjelang pertemuan Astana ke-10 di Kazakhstan pada Selasa (31/07/2018).

Selasa, 31/07/2018 15:02 0

Arab Saudi

Saudi Tangkap Syaikh Abdul Aziz Al-Fauzan

Akun Twitter Muktaqily Ra’yi kembali mengabarkan penangkapkan ulama oleh pemerintah Saudi. Kali ini, Syaikh Abdul Aziz Al-Fauzan ditahan. Diduga penangkapan itu terkait statusnya di media social yang mengkritik Kerajaan Saudi.

Selasa, 31/07/2018 15:01 0

Indonesia

Persekusi Terhadap Neno Warisman Melanggar Enam Aturan

Peraturan pertama yang dilanggar adalah UU Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2002 Tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia

Selasa, 31/07/2018 13:33 0

Indonesia

Neno Dihadang di Bandara, Pengamat: Polisi Lemah Awasi Objek Vital

Jaka menegaskan bahwa hukum harus ditegakkan kepada para pengadang aktivis "2019 Ganti Presiden" itu. Bahkan, ia mendorong agar penegak hukum setempat harus diberi sanksi.

Selasa, 31/07/2018 13:27 0

Asia

Kewarganegaraan Tak Diakui, Jutaan Muslim di India Terancam Dideportasi

India berdalih proses itu diperlukan untuk mengidentifikasi imigran gelap Bangladesh. Namun keputusan itu memicu kekhawatiran deportasi massal kaum Muslim minoritas di dalamnya.

Selasa, 31/07/2018 12:30 0

Afrika

JNIM Berpesan ke Prancis: Perang antara Kita Belum Usai!

Gerakan itu menegaskan bahwa seluruh orang telah mengetahui bahwa pemenang pemilu ini tak lain hanyalah boneka yang dimainkan Prancis dan Negara-negara Salib.

Selasa, 31/07/2018 12:00 0

Palestina

Mossad Gelar Misi Pembunuhan Paling Banyak di Dunia

Dinas rahasia Israel melakukan misi pembunuhan paling banyak daripada agen dari negara lain sejak Perang Dunia II. Lebih dari 800 operasi tercatat dalam dekade terakhir.

Selasa, 31/07/2018 11:21 0

Suriah

Kurdi Suriah Dukungan AS Siap Bekerja Sama dengan Rezim Assad

SDF yang merupakan pasukan Kurdi Suriah mengingkan pembentukan pemerintahan demokratis untuk menguatkan otonomi di wilayah yang dikuasai.

Selasa, 31/07/2018 10:43 0

Suriah

Pejuang Idlib Bentuk Militer Bersatu Berkekuatan 75 Ribu Pasukan

Faksi paling menonjol dalam persatuan itu, Hai’ah Tahrir Al-Syam (HTS), Jabhah Wathaniyah Littahrir, Jaisyul Islam dan Jaisy Idlib Al-Hurr.

Selasa, 31/07/2018 10:20 0

Palestina

Hamas dan Fatah Kembali Bahas Kelanjutan Rekonsiliasi

Abbas berjanji, dua bulan mendatang akan melihat keputusan yang menentukan pada banyak masalah yang berkaitan dengan permasalahan Palestina dan upaya untuk melikuidasi melalui langkah-langkah Amerika terbaru dan praktik harian Israel.

Selasa, 31/07/2018 07:02 0

Close