... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

Titian

Kemulian dan Keutamaan Ummul Mukminin Aisyah

Foto: Aisyah

KIBLAT.NET – Beliau adalah ummul mukminin Aisyah Radhiyallahu ‘Anha. Nasabnya adalah Aisyah binti Abu Bakr bin Abi Quhafah bin Luay Al-Qurasyi At-Tamimi bin Ka’ab bin Murrah bin Tim bin Sa’ad bin Amru bin Amir bin Utsman bin Abdullah. Ibunya bernama Ummu Ruman binti Amir bin Uwaimir Al-Kinaniyah.

Saudarinya adalah Dzatun Nithaqain, Asma’ binti Abu Bakar. Suami saudarinya adalah pembela Rasulullah. Saudara sepupunya, satu diantara sepuluh sahabat yang dijamin surga dan orang pertama yang menghunus pedang di jalan Allah, Zubair bin Awwam.

Tiga bibinya termasuk kalangan shahabiyah, mereka adalah Ummu Amir, Quraibah dan Ummu Farwah. Mereka ini adalah putri putri Abu Quhafah.

Ia diilahirkan setelah empat atau lima tahun masa kenabian dan Rasulullah menikahinya ketika umurnya enam tahun memasuki tujuh tahun. Rasulullah mulai mendatangi Ummul Mukminin Aisyah ketika umur sembilan tahun dan pada saat itu bulan syawal tahun pertama hijrah.

Keutamaan Aisyah

Aisyah adalah wanita putih dan cantik. Untuk itulah ia disebut Al-Humaira’. Aisyah Radhiyallahu ‘anha adalah satu-satunya gadis yang dinikahi Nabi. Diantara keutamaan Aisyah bahwasannya dia berkata, Bahwasannya Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam menyebutkan Faathimah. Aisyah berkata : “Maka, akupun protes kepada beliau”. Beliau kemudian bersabda : “Apakah engkau tidak ridla menjadi istriku di dunia dan di akhirat”. Aku berkata : “Tentu, demi Allah”. Beliau bersabda : “Engkau adalah istriku di dunia dan di akhirat” (Al-Mustadrak 10/3).

Keutamaan lainnya adalah Aisyah merupakan wanita yang paling paham terhadap agamanya. Ada beberapa faktor yang mendukung yaitu kecerdasan yang diturunkan oleh kedua orang tuanya. Selain itu,Aisyah hidup dalam keluarga yang sangat perhatian dalam agama. Ditambah lagi pernikahannya dengan Rasulullah semakin membuatnya bergelimang ilmu.

Aisyah juga  juga seorang wanita yang paling banyak meriwayatkan hadits. Dalam waktu 9 tahun selama pernikahannya dengan Nabi, ia telah meriwayatkan sekitar 2.210 hadits. 147 hadits dari beliau disepakati oleh Bukhari dan Muslim, 45 diriwayatkan oleh Bukhari saja, dan 86 diriwayatkan oleh Muslim saja.

Imam Masruq bin Abdurrahman Al-Hamdani Al-Kufi seorang  tabi’in mulia saat menyampaikan hadits dari Aisyah selalu mengatakan,”Ash-Shiddiqah binti Ash-Shiddiq, kekasihnya kekasih Allah,wanita yang dibebaskan (dari tuduhan keji yang dialamatkan padanya) tertera didalam kitab Allah, bercerita kepadaku.”

Abu Nu’aim Al-Ashbahani menuturkan dalam biografi Aisyah

Ash-Shiddiqah binti Ash-Shiddiq, Al-Atiqah binti Al-Atiq (kekasihnya kekasih Allah),kekasih orang dekat, pemimpin para rasul;Muhammad Al-Khatib. Wanita yang dibebaskan dari segala aib, auh dari keraguan hati karena ia pernah melihat Jibril, utusan Rabb Yang Mengetahui segala hal yang ghaib, Aisyah Ummul Mukminin.

Aisyah menempati posisi tinggi di hati Rasulullah. Imam Adz-Dzahabi menuturkan tentang kedudukan dan posisi Aisyah di mata Nabi. Seperti yang tertulis di atas bahwa Rasul tidak menikahi wanita perawan selainnya dan beliau memperlihatkan cinta beliau secara terang-terangan. Suatu ketika Amr bin Ash yang masuk Islam tahun 8 Hijriyah bertanya kepada Nabi, “Siapa orang yang paling engkau cintai? ‘Aisyah,’jawab beliau. ‘Dari kalangan lelaki?’ Ia bertanya. “Ayahnya,”jawab Nabi.

Hadits ini kuat meski kelompok Rafidhah tidak suka. Beliau bersabda,”Andai aku boleh mengabil seorang kekasih di antara umat ini, tentu akan aku jadikan Abu Bakar sebagai kekasihku, tapi persaudaraan Islam lebih baik.” Rasul mencintai lelaki terbaik di antara umat beliau, dan wanita terbaik di antara umatnya.

Keutamaan besar yang dimilik Aisyah adalah Jibril mengucapkan salam kepadanya. Sungguh kedudukan nan tinggi. Diriwayatkan dari Ibnu Syihab, Abu Salamah berkata,”Aisyah berkata,’Suatu hari, Rasulullah berkata, Wahai Aisy!Ini Jibril, ia mengucapkan salam kepadamu.’ Aisyah  menjawab,”Wa’alaikummsalam wa rahmatullahi wa barakatuhu,’engkau melihat apayang tidak aku lihat’,”Rasulullah maksudnya.

Salah satu riwayat juga menyebutkan secara langsung tujuh sifat yang dimiliki Aisyah dan tidak dimiliki seoranh wanita pun selain apa yang diberikan Allah pada Maryam binti Imran.

Hadits ini diriwayatkan Aisyah, ia berkata,”Aku memiliki tujuh sifat yang tidak dimiliki seorang wanita pun, selain apa yang diberikan Allah kepada Maryam binti Imran. Aku mengatakan ini bukan untuk membanggakan diri pada seorang pun di antara teman-temanku (Istri Nabi lainnya).’

Abdullah bin Shafwan bertanya padanya,‘Apa saja, wahai Ummul Mukminin?’

Aisyah menjawab:

1. Malaikat Jibril datang membawa gambarku kepada Rasulullah.

2. Rasulullah menikahiku saat aku berusia tujuh tahun, aku diserahkan kepada beliau saat berusia sembilan tahun

3. Beliau menikahiku dalam keadaan gadis, beliau tidak mempunyai istri gadis selainku

4. Suatu ketika wahyu turun kepada beliau saat aku bersama beliau dalam satu selimut

5. Aku adalah salah satu orang paling beliau cintai, sejumlah ayat-ayat Al-Quran diturunkan berkenaan denganku dimana umat hampir saja binasa karenanya.

6. Aku pernah melihat jibril dan tidak ada seorang pun di antara istri beliau yang melihatnya selain aku

7. Rasul wafat di rumahku, tidak ada seorang pun yang berada di dekat beliau selain aku dan malaikat maut. (HR.Hakim (IV/10))

Aisyah mewarisi sifat kezuhudan dari ayahanda. Ia mempelajari sifat ini dari kehidupan keseharian bersama keluarganya. Ketika Rasul dan Aisyah berpadu dalam ikatan yang halal maka, Aisyah mencapai tingkat kezuhudan yang sempurna. Karena secara langsung ia melihat kezuhudan Nabi meninggalkan kemewahan dunia dan lebih memilih apa yang ada di sisi Allah.

Selain memiliki sifat yang mulia, Aisyah berada di baris depan  di antara wanita ahli ibadah. Aisyah selalu terlihat berpuasa, shalat malam,menangis dan sedih.

Al-Qasim berkata, “Aisyah berpuasa sepanjang masa.” (HR Ibnu Sa’ad  (VII/47)para perawinya tsiqah).

Diriwayatkan dari Urwah, bahwa Aisyah terus berpuasa. Diriwayatkan dari Qasim, ia berpuasa sepanjang masa, tidak pernag berbuka selain hari Idul Adha dan Idul Fitri.

Inilah gambaran singkat kemuliaan Ummul Mukminin Aisyah Radhiyallahu ‘anha.

Wallahu a’lam bi shawab.

Penulis: Dhani El_Ashim
Editor: Arju

Sumber

  1. Imam Adz Dzahabi, Siyar A’lamun Nubala
  2. Ibnu Atsir, Usudu Al-Ghobah
  3. Al Ishabah Fii Tamyiiz ash-Shahabah, Al Hafizh Ibnu Hajar Al Asqalani
  4. Mahmud Al-Misri, Ash-Shahabiyah Haula Ar-Rasul

 

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Kunjungi Markas Angkatan Bersenjata Australia, Panglima TNI Bicarakan Isu Laut Cina Selatan

Kunajungi Markas Angkatan Bersenjata Australia, Panglima TNI Bicarakan Isu Laut Cina Selatan

Senin, 30/07/2018 18:58 0

Kolom

Akrobat Kutu Loncat dalam Sirkus Demokrasi

Fenomena kutu loncat sebenarnya bukan hal baru. Terlebih dalam sirkus politik Indonesia saat ini. Please, call me cebong. Hari ini saya menjadi cebong. Silahkan panggil saya cebong," demikian Kapitra Ampera mendeklarasikan pilihan politiknya untuk hinggap di PDIP baru-baru ini.

Senin, 30/07/2018 15:39 0

Turki

Deklarasi Istanbul Tolak Yahudisasi Baitul Maqdis

Deklarasi Istanbul dicetuskan dalam Konferensi Ulama Internasional Mimbar Al-Aqsha II (27/07/2018) di Istanbul, Turki

Senin, 30/07/2018 15:25 0

Philipina

Meski Ditandatangani Duterte, Proses Penerapan UU Bangsamoro Masih Panjang

Direktur eksekutif Institut Otonomi dan Pemerintahan Benedicto Bacani, mangatakan bahwa UU Otonomi Bangsamoro masih menghadapi tantangan sebelum diterapkan.

Senin, 30/07/2018 15:23 0

Indonesia

500 Orang Masih Terjebak di Gunung Rinjani Pasca Gempa Lombok

Gempa berkekuatan 6,4 SR melanda wilayah Lombok pada Ahad (29/07/2018) dan diikuti oleh sejumlah gempa susulan. Gempa mengakibatkan tanah longsor, sehingga pendaki tidak dapat segera turun.

Senin, 30/07/2018 13:50 0

Video News

Wawancara Khusus dengan Ketua Panitia Ijtima Ulama

KIBlAT.NET – Wawancara Khusus dengan Ketua Panitia Ijtima Ulama. Di sela-sela Ijtima’ Ulama dan Tokoh...

Senin, 30/07/2018 12:44 0

Editorial

Editorial: Menyikapi Hasil Ijtima GNPF Ulama

Usai sudah Ijtima Ulama dan Tokoh Nasional yang digelar GNPF Ulama di Jakarta, 27-29 Juli 2018. Pertemuan ini, salah satunya, menghasilkan rekomendasi nama Capres dan Cawapres yang hendak bertarung pada arena Pilpres 2019 esok.

Senin, 30/07/2018 12:40 1

Turki

Pertemuan Internasional Bahas Nasib Idlib Akan Digelar di Turki

Pertemuan yang akan digelar 7 September ini melibatkan Rusia, Jerman, Prancis dan Turki sendiri. Di antara fokus pembahasan masalah Idlib

Senin, 30/07/2018 09:52 0

Philipina

Cina Sumbang Peralatan Tempur ke Filipina

"Ini peralatan baru," katanya kepada wartawan

Senin, 30/07/2018 08:30 0

Afghanistan

Serangan Taliban Sasar Rombongan Perwira Intel di Kabul

Sedikitnya empat perwira intel tewas dalam serangan itu. Operasi itu hanya dilakukan oleh seorang pejuang Taliban

Senin, 30/07/2018 07:27 0

Close