... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Cina Sumbang Peralatan Tempur ke Filipina

Foto: Pasukan Filipina.

KIBLAT.NET, Manila – Cina menyumbangkan empat perahu militer sepanjang 12 meter dan 30 senjata panggul RPG ke Filipina dalam kelanjutan hubungan erat antara kedua negara di bawah Presiden Filipina Rodrigo Duterti.

Jonathan Zarata, juru bicara Angkatan Laut Filipina, Ahad (29/07), mengatakan sumbangan itu juga termasuk senjata ringan dan amunisi. Tahun lalu, Cina memberi sekitar 6.000 senapan dan ratusan senapan sniper ke Filipina.

“Ini peralatan baru,” katanya kepada wartawan seraya menambahkan bahwa militer saat ini sedang menkaji bagaimana memasukkan peralatan ke dalam pasukannya dan memberikan dukungan logistik jangka panjang.

Senjata-senjata China mengalir ke Kepolisian Nasional Filipina untuk mengimbangi kekurangan persenjataan setelah parlemen AS menghentikan kesepakatan untuk menjual 26.000 senjata polisi M4 pada tahun 2016.

Pembekuan itu terjadi di tengah kekhawatiran dari Amerika Serikat senjata-senjata yang dipasoknya itu digunakan polisi Filipina untuk melakukan pelanggaran HAM. Di bawah pemerintah Duterte, Filipina bertindak keras kepada para penjual narkoba. Ribuan pengedar telah tewas ditembak.

Duterti, yang sebelumnya mengkritik aliansi negaranya dengan Amerika Serikat, tertarik untuk mengkonsolidasikan perdagangan dan hubungan politik dengan China.

Bantuan Cina ini datang sebagai bagian dari upaya diplomatik untuk menjalin hubungan dengan Beijing, yang memiliki sejarah pahit soal perselisihan teritorial dan perselisihan kedaulatan di Laut Cina Selatan.

Tetapi kontribusi Beijing sejauh ini tetap kecil dibandingkan pengiriman senjata dari Amerika Serikat, yang telah memiliki perjanjian pertahanan dengan Filipina sejak 1950-an. Selama lima tahun terakhir, Washington telah menyediakan 15 miliar peso ($ 282 juta) dalam bentuk bantuan militer, termasuk drone, kapal, pesawat pengintai, dan senapan.

Washington dan Manila telah mengadakan latihan militer bersama selama beberapa dekade dan program itu tetap tidak berubah meskipun ada ancaman berulang dari Duderte tahun lalu untuk membatalkannya dan mencabut perjanjian pertahanan bilateral dengan Washington.

Sumber: Reuters
Redaktur: Sulh El-Izzi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Syam Organizer Berdayakan Penduduk Suriah melalui Program Produktif

Lembaga kemanusiaan Syam Organizer (SO) merancang suatu program pemberdayaan penduduk Suriah.

Ahad, 29/07/2018 19:52 0

Indonesia

Ingin Fokus Dakwah, Ustadz Abdul Somad Enggan Jadi Cawapres Prabowo

Ustadz Abdul Somad menyambut positif hasil ijtima ulama yang merekomendasikan ia dan Habib Salim Segaf Al-Jufri menjadi cawapres Prabowo. Namun, dirinya menolak untuk menjadi cawapres.

Ahad, 29/07/2018 15:30 0

Indonesia

Wasekjen MUI: Kenapa Polisi Tak Usir Penghadang Neno Warisman?

Menurutnya, yang menjadi pertanyaan adalah mengapa polisi tidak mengusir pendemo.

Ahad, 29/07/2018 13:12 0

Indonesia

Rekomendasi Ijtima: Prabowo Capres, Wakilnya Salim Segaf atau UAS

Sebelum rapat, peserta Ijtima dibagi menjadi empat komisi. Komisi Politik, Komisi Ekonomi, Komisi Dakwah dan Komisi Lembaga dan Organisasi. Komisi Politik berhasil merumuskan kritera ideal calon pemimpin dan pejabat publik yang akan dipilih oleh umat Islam.

Ahad, 29/07/2018 11:16 0

Indonesia

Umat Diharapkan Sadar, Ulama Juga Pemimpin

"Harapan saya, pertama umat sadar bahwa kepemimpinan berada ditangan ulama, gak usah ragu dengan ulama," ungkapnya di lobby hotel Peninsula, Jakarta, Sabtu (29/07/2018).

Ahad, 29/07/2018 10:22 0

Artikel

Nabi Musa, Ketika Kekuatan Fisik Terbalut dalam Santunnya Akhlak

Lalu Nabi Musa mengambil kainnya dan dipukulnya batu itu.” Abu Hurairah berkata, “Pada batu itu terdapat enam atau tujuh bekas pukulan.” Lalu turunlah ayat

Ahad, 29/07/2018 09:49 0

Manhaj

Nabi Musa, Keberanian Melawan Firaun dan Kesabaran Menghadapi Bani Israel

Semoga rahmat Allah terlimpahkan kepada Musa, sungguh dia pernah disakiti lebih dari ini, tetapi ia bersabar,”

Ahad, 29/07/2018 07:00 0

Indonesia

Dihadang Massa, Neno Warisman Tertahan di Bandara Hang Nadim Batam

KIBLAT.NET, Batam – Ketua Gerakan Ibu Negara (GIN), Neno Warisman dikabarkan tertahan di Bandara Hang...

Ahad, 29/07/2018 06:21 0

Profil

Perjalanan Dakwah Awadh Al-Qarni, Dituduh IM dan Berakhir di Penjara

Maka dari itu syaikh menyangkal adanya organisasi resmi dan ia terlibat didalamnya karena memang tidak ada bukti. Ia pun memperjelas kembali bahwa sebab tidak adanya IM di Saudi adalah karena memang tidak ada kebutuhan untuk mendirikannya bukan karena ketidakbolehan atau larangan untuk membentuknya.

Ahad, 29/07/2018 04:10 0

Indonesia

Ijtima Ulama Harus Berlanjut Demi Tujuan Izzul Islam Wal Muslimin

Selama ini kebersamaan ulama diganggu oleh kepentingan politik yang tidak lagi memakai norma agama

Sabtu, 28/07/2018 22:25 0

Close