... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Amaq Akui Penembakan Toronto, Polisi: Tak Ada Bukti

KIBLAT.NET, Toronto – Polisi Kanada membantah, Rabu (25/07), klaim Organisasi Daulah Islamiyah (ISIS) yang mengaku bertanggung jawab atas penembakan di Toronto, akhir lalu pecan. Dua orang tewas dan 13 lainnya luka-luka akibat insiden tersebut.

Polisi mengatakan bahwa Faisal Hussein (29) adalah pria bersenjata yang menembaki sebuah bus di jalan Toronto, yang menewaskan seorang gadis berusia 10 tahun dan seorang lainnya berusia 18 tahun. Pihak berwenang mengatakan ia menemukan tubuh Hussein tak lama setelah penembakan itu.

Dalam pernyataan yang disebar di internet, ISIS mengaku bertangung jawab. Seperti biasa, organisasi itu mengatakan bahwa pelaku penyerangan Toronto di Kanada tenggara, Minggu malam lalu adalah seorang tentara Daulah Islamiyah dan serangan itu dilakukan sebagai tanggapan atas seruan untuk menargetkan warga negara-negara koalisi.

ISIS tidak memberikan rincian lebih lanjut atau bukti keaslian klaimnya dalam pernyataan tertulis Wakalah Amaq itu.

“Pada tahap ini, kami tidak memiliki bukti yang menguatkan klaim tersebut,” kata kepala kepolisian Toronto, Mark Saunders.

“Kami akan terus mengupayakan semua penyelidikan, termasuk mewawancarai orang-orang dekat Hussein, meninjau aktivitas elektroniknya dan menyelidiki kesehatan mentalnya,” imbuhnya.

Keluarga Hussein mengatakan bahwa putranya bekerja di toko perlengkapan rumah tanggap tetapi sering menghabiskan sebagian besar waktunya di rumah. Pihak keluarga menunjukkan bahwa Hussein memiliki penyakit mental.

Sampai saat ini, polisi masih belum mengetahui bagaimana Hussein mendapatkan pistol.

BACA JUGA  Rezim Suriah Boikot Pembicaraan Komite Konstitusi di Jenewa

Media Kanada melaporkan, mengutip dari sumber polisi yang tidak disebutkan namanya, mengatakan pada hari Rabu bahwa Hussein memperoleh senjata dari saudaranya dan bahwa senjata itu berasal dari Amerika Serikat.

Tetangga Hussein mengatakan kepada Reuters bahwa saudaranya dalam kondisi koma cukup lama dan dirawat di rumah sakit menyusul kecelakaan yang menimpanya. Saudara perempuannya juga tewas akibat kecelakaan itu.

Sumber: Reuters
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Pemuda Muhammadiyah Ingatkan Pentingnya Sikap Anti Korupsi

Pemuda Muhammadiyah Ingatkan Pentingnya Sikap Anti Korupsi

Rabu, 25/07/2018 20:41 0

Indonesia

Mahasiswa Curhat Umat Islam Papua Kesulitan Bangun Masjid

Mahasiswa Curhat Umat Islam Papua Kesulitan Bangun Masjid

Rabu, 25/07/2018 20:23 1

Indonesia

Politisi Gerindra: Demokrasi Indonesia Mendorong Perilaku Koruptif

Andy mengharapkan adanya upaya untuk me-reset kembali sistem yang lebih ideal untuk mengatur demokrasi di Indonesia atau partai-partai politik.

Rabu, 25/07/2018 18:06 0

Indonesia

Mahar Politik Jadi Penyebab Maraknya Kasus Korupsi

Dampak dari penggunaan uang mahar juga memunculkan kebijakan-kebijakan yang cenderung mempersulit pemberantasan korupsi.

Rabu, 25/07/2018 16:36 0

Indonesia

Dahnil: Mencari Partai Anti Korupsi seperti Mencari Hantu

Dahnil menambahkan, parpol menjadi cerminan dalam praktik korupsi. Pasalnya, maraknya praktik-praktik korupsi disebabkan salahnya niat para kader saat memasuki ranah politik.

Rabu, 25/07/2018 16:04 0

Indonesia

Lima Jamaah Haji Wafat di Tanah Suci, Ini Daftarnya

Jemaah Indonesia yang meninggal pertama adalah Sukardi Ratmo Diharjo (59). Dia ikut dalam kloter 1 embarkasi Jakarta yang meninggal dunia saat sujud salat Asar di Masjid Nabawi pada hari Rabu.

Rabu, 25/07/2018 15:00 0

Khutbah Jum'at

Khutbah Jumat: Jalan Takwa dalam Ibadah Qurban

Khutbah Jumat: Jalan Takwa dalam Ibadah Qurban. udzhiyah itu syariat Allah yang patut kita syukuri, sebagai sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah

Rabu, 25/07/2018 14:57 0

Indonesia

FPI Tegaskan Kapitra Bukan Pengacara Resmi Habib Rizieq

Petinggi Front Pembela Islam (FPI) Habib Muchsin bin Zeid Alatas menegaskan bahwa Kapitra Ampera bukan pengacara resmi Habib Rizieq Shihab (HRS).

Rabu, 25/07/2018 10:30 0

Artikel

Pabrik Akun Twitter Palsu dalam Kontestasi Politik Indonesia

Tim buzzer mulai muncul dan berkembang sebagai bagian dari kontestasi politik. Tak pelak, fenomena ini mendorong polarisasi di masyarakat yang menjurus kepada perpecahan berdasarkan agama dan ras/etnis.

Rabu, 25/07/2018 10:14 0

Indonesia

MUI Sumbar: Ranah Minang Tidak Membutuhkan Islam Nusantara

Majelis Ulama Indonesia Sumatera Barat menegaskan bahwa Ranah Minang tidak membutuhkan istilah "Islam Nusantara"

Rabu, 25/07/2018 07:03 1

Close