... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Divestasi Freeport, CORE Indonesia: Masih Banyak yang Harus Diperjuangkan

Foto: Foto pertambangan emas raksasa yang dioperasikan oleh Freeport-McMoran Cooper & Gold Inc

KIBLAT.NET, Jakarta – Pemerintah Indonesia melalui PT. Inalum telah memperoleh 51% saham Freeport melalui proses divestasi. Kesepakatan ditandatangani oleh PT. Inalum, Freeport McMoRan dan Rio Tinto dalam bentuk Head of Agreement (HoA).

Direktur CORE Indonesia Mohammad Faisal, mengatakan pencapaian tersebut tidak tepat jika dibesar-besarkan. Menurutnya, kesepakatan masih general dalam bentuk HoA, belum menyepakati hal-hal detail terkait divestasi. Ia pun memperingatkan Pemerintah untuk memperhatikan hal tersebut.

“Sangat disayangkan hal-hal krusial dalam memperjuangkan poin-poin detail kesepakatan kontrak Freeport sering kecolongan dari pemerintah Indonesia. Seperti kasus limbah tambang Freeport yang mencemarkan lingkungan dan kasus lainnya,” katanya saat dihubungi Kiblat.net, Selasa (24/07/2018).

Faisal menyebut nilai yang dibayar Pemerintah kepada Rio Tinto untuk mengambil alih 51% saham sangatlah besar. Nilai pembayaran sebesar US$ 3,85 miliar sangat jauh jika dibandingkan dengan nilai investasi Rio Tinto sebesar US$ 400 juta sekitar 20 tahun lalu.

“Berarti suku bunganya jauh lebih tinggi dibandingkan LIBOR yang diterapkan pada dana talangan PI-nya Freeport,” ujarnya.

Lantaran nilainya besar, kata Faisal, tuntutan memperoleh dana yang lebih mudah memang didapatkan dari pinjaman bank asing. Semestinya kalau ingin sejalan dengan semangat nasionalisasi aset Freeport, prioritas tetap harus diberikan kepada bank nasional.

“Menurut saya tidak tepat, atau paling tidak yang disampaikan ke publik harus jelas, bahwa kesepakatan baru bersifat HoA, jadi banyak hal-hal detil yang belum terjawab dan masih harus disepakati serta diperjuangkan, sehingga tidak misleading,” pungkasnya.

BACA JUGA  Derita Belum Reda, Pengungsi Gempa Ambon Dihantui Kabar Hoaks

Reporter: Hafidz Syarif
Editor: M. Rudy

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Artikel

Perang Dagang USA Vs China

Genderang perang Amerika Serikat (USA) dengan China sudah dikumandangkan. Namun perang ini bukan perang senjata (hard power) tetapi ini adalah perang ekonomi (soft power) yaitu perang dagang

Selasa, 24/07/2018 14:58 0

Video Kajian

Kiblat Review: Ulama di Tahun Politik

KIBLAT.NET – Kiblat Review: Ulama di Tahun Politik. Indonesia dikenal banyak ulama-ulama hebat kaliber internasional....

Selasa, 24/07/2018 12:34 0

Philipina

Tak Disetujui DPR, RUU Otonomi Bangsamoro Gagal Disahkan

Rancangan Undang-undang Otonomi Bangsamoro (BOL) gagal ditandatangani Presiden Filipina Rodrigo Duterte pada Senin (23/07/2018). Hal ini disebabkan DPR belum memberikan ratifikasi terhadap usulan UU tersebut.

Selasa, 24/07/2018 11:11 0

Wilayah Lain

Delegasi Rusia Kunjungi Israel Bahas Pengaturan Suriah Selatan

"Hari ini saya akan bertemu dengan delegasi Rusia yang dipimpin oleh Menteri Luar Negeri dan kepala Staf Umum Angkatan Darat Rusia," kata Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, melalui akun Twitternya.

Selasa, 24/07/2018 08:49 0

Suriah

Ulama Suriah Seru Pejuang Idlib Bersiap Hadapi Pertempuran Besar

Berharap pada Turki untuk mencegah kampanye militer tersebut tidak mungkin. Ankara, menurut Syaikh, nampak tidak mampu berbuat ketika mereka bertekad menyerang wilayah oposisi.

Selasa, 24/07/2018 07:24 0

Manhaj

Karakteristik Umat Pilihan: Menegakkan Keadilan Sesuai Manhaj Rabbani

Lebih menakjubkan lagi dengan kisah Ali bin Abi Thalib, ketika diangkat sebagai khalifah, beliau pernah berurusan di pengadilan dengan salah seorang Yahudi yang mengambil baju besi-nya. Namun, oleh sang qadhi gugatan beliau dikalahkan karena tidak bisa menghadirkan saksi selain kedua anaknya.

Selasa, 24/07/2018 05:00 0

Afrika

Al-Shabab Kuasai Pangkalan Militer di Somalia Selatan

“Kami pertama menyerang pangkalan dengan bom yang diledakkan dari mobil kemudian kami menyerbu. Kami membunuh 27 tentara dan menguasai pangkalan. Sebagian tentara kabur ke hutan,” kata Abdul Aziz Abu Mus’ab, juru bicara Al-Shabab seperti dilansir Reuters.

Senin, 23/07/2018 19:52 0

Amerika

Maria Butina, Agen Rusia di Balik KTT Trump-Putin Diadili

Seorang wanita Rusia yang pernah berupaya melakukan mediasi pertemuan rahasia Donald Trump dengan Presiden Rusia, Vladimir Putin, selama masa kampanye pilpres 2016, pada hari Senin tanggal 16 Juli 2018, didakwa dan dituduh telah bekerja sama dengan orang-orang Amerika dalam satu misi rahasia Rusia untuk mempengaruhi kebijakan politik AS.

Senin, 23/07/2018 18:38 0

Suriah

Turki Dikabarkan Keluarkan “Buku Putih” untuk Nasib Idlib

Turki menyerahkan buku ini bertapatan dengan poin kesepakatan penyelesaian blokade Al-Foa dan Kufreya, dua kota Idlib terakhir yang dikontrol milisi pro rezim yang sudah terkepung sejak tiga tahun silam.

Senin, 23/07/2018 17:00 0

Afrika

Dua Ilmuwan Palestina Meninggal Secara Misterius di Aljazair

Kedutaan Palestina di Aljazair mengumumkan bahwa Suleiman Mohammed al-Farra (34 th) dan seorang dokter Mohammed al-Banna (35 th) ditemukan tak bernyawa pada Ahad (22/07/2018).

Senin, 23/07/2018 12:03 0

Close