... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Pengamat: Gencatan Senjata Israel-Hamas Takkan Berlangsung Lama

Foto: Pejuang Gaza tengah menyiapkan layang-layang api untuk dijatuhkan di wilayah Israel

KIBLAT.NET, Gaza – Pasca berlaku gencatan senjata, wilayah Gaza tampak relatif tenang. Kendati demikian, para pengamat menilai kondisi tersebut tak akan berlangsung lama.

Phyllis Bennis, seorang direktur program di Institut Kajian Kebijakan yang berbasis di AS, menyangsikan gencatan senjata tersebut.

“Sangat penting bahwa mereka menggunakan kata ‘tenang’ (sesuai pengumuman), bukan kata ‘perdamaian’,” katanya menyoroti deklarasi gencatan.

“Tidak ada ketenangan di Gaza selama bertahun-tahun. Jika ada gencatan senjata yang berlaku sebentar, itu tidak akan bertahan lama, saya khawatir,” tambah Bennis.

Pandangan yang sama diungkapkan oleh Usama Antar, seorang analis politik di Kota Gaza. “Saya tidak berpikir gencatan senjata ini akan berlangsung untuk waktu yang lama. Ini sangat rapuh,” katanya kepada Al-Jazeera.

“Kita memang akan memiliki beberapa hari tenang, dan setelah itu kita akan memiliki situasi yang sama karena banyak masalah di Jalur Gaza masih belum terpecahkan.”

Stefanie Dekker dari Al Jazeera, yang melaporkan dari Kota Gaza, menyebut kesepakatan itu untuk membuat situasi tenang sementara. Namun tidak akan menyelesaikan masalah.

“Pola gencatan senjata antara Israel dan Hamas akan terus berlangsung kecuali ada solusi jangka panjang untuk meringankan situasi bagi orang-orang di sini,” katanya.

“Dua juta orang hidup di bawah blokade ini dan semua orang mengatakan hal yang sama – betapa tidak memungkinkannya kehidupan di sini.”

BACA JUGA  Hukum Perang Islam Ternyata Tak Menyelisihi Hukum Perang Internasional

Menurut laporan media Haaretz, pasukan Israel menargetkan posisi Hamas pada Sabtu pagi setelah orang-orang menyeberang dari Gaza ke Israel meskipun terjadi gencatan. Di hari yang sama, layang-layang api Gaza juga telah membakar pagar sebuah peternakan Israel.

Hampir empat bulan warga Palestina melakukan protes atas blokade Israel terhadap wilayah Gaza. Mereka menuntut hak untuk kembali ke rumah dan tanah keluarga yang diblokade sejak 70 tahun yang lalu.

Sejak protes dimulai, pasukan Israel telah menewaskan lebih dari 140 warga Palestina dan melukai lebih dari 16.000 orang.

Sumber: Al-Jazeera
Redaktur: Ibas Fuadi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Info Event

Ayo Dukung Gerakan Karawang Berhijab!

Ayo Dukung Gerakan Karawang Berhijab

Ahad, 22/07/2018 09:37 0

Indonesia

Pembentukan DKN Menuai Kritikan, Ini Kata Wiranto

Wacana pembentukan Dewan Kerukunan Nasional(DKN) banyak dikritisi oleh berbagai lembaga dan Organisasi kemanusiaan.

Sabtu, 21/07/2018 14:15 0

Indonesia

Wiranto Sebut Pelanggaran HAM Berat Masa Lalu Bukan Hutang Pemerintah

Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan, Wiranto menyebut bahwa 10 kasus pelanggaran HAM berat masa lalu yang belum terselesaikan bukanlah hutang pemerintahan era sekarang, melainkan hanya kasus yang diwariskan.

Sabtu, 21/07/2018 13:36 0

Indonesia

Meski Diteror, Mardani Ali Sera Tetap Suarakan #2019GantiPresiden

Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mardani Ali Sera mengatakan bahwa pihaknya tidak mau berspekulasi soal teror yang ia alami. Namun, ia menekankan tidak akan mundur menyuarakan #2019GantiPresiden.

Sabtu, 21/07/2018 13:20 0

Video Kajian

Ini Akar Perpecahan Umat Menurut Ustadz Bachtiar Nasir

KIBLAT.NET – Ini Akar Perpecahan Umat. Ustadz Bachtiar Nasir mengungkap akar perpecahan umat yang patut...

Sabtu, 21/07/2018 09:39 0

Info Event

Tebar Qurban 2018, SM Fokus Bentengi Iman Muslim Terpencil

“Semoga tahun 2018 target kami sebanyak 20 kambing dan 3 ekor sapi dapat kami distribusikan untuk daerah terpencil,” imbuh pernyataan itu.

Sabtu, 21/07/2018 08:38 0

Indonesia

Keluarga Tak Percaya Yaser Wafat Karena Sakit di LP Gunung Sindur

Yaser dipulangkan dalam keadaan tak bernyawa saat dia masih menjadi tahanan LP Gunung Sindur, Bogor.

Jum'at, 20/07/2018 23:26 0

Indonesia

Tahanan Kasus Terorisme di Rutan Gunung Sindur Meninggal Dunia

Yaser bin Thamrin (30 tahun), seorang narapidana yang didakwa dengan kasus terorisme meninggal dalam tahanan penjara super maximum security LP Gunung Sindur, Bogor.

Jum'at, 20/07/2018 22:56 0

Editorial

Editorial: Tafsir Baru UU Terorisme Baru

Namun Kapolri berhasil menambah jumlah deretan angka korban extrajudicial killing hingga seperenam dari jumlah catatan itu hanya dalam waktu dua bulan. Ini merupakan rekor pencapaian tertinggi aparat kepolisian dalam penanganan terorisme.

Jum'at, 20/07/2018 21:28 0

Indonesia

Lembaga Dakwah Kampus Se-Nusantara Gelar Pertemuan di UI Depok

Ratusan perwakilan lembaga dakwah kampus se-Nusantara berkumpul dalam Lembaga Dakwah Kampus (LDK) Nusantara Summit 2018 di Universitas Indonesia (UI) Depok

Jum'at, 20/07/2018 21:08 0

Close