... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Bantah Data PBB, Taliban: AS Sumbang 82 Persen Korban Sipil Afghanistan

Foto: Pasukan AS di Afghanistan.

KIBLAT.NET, Kabul – Misi Bantuan PBB untuk Afghanistan (UNAMA) menerbitkan laporan tengah tahun mengenai jumlah korban sipil dalam konflik Afghanistan. UNAMA menyebut bahwa 43 persen korban sipil disebabkan oleh Taliban. Sementara, pasukan AS dan sekutunya hanya menyumbang 18 persen korban sipil.

Namun, Departemen Pengaduan dan Pencegahan Korban Sipil Imarah Islam Afghanistan melaporkan jumlah yang jauh berbeda. Ternyata pasukan AS dan sekutunya menjadi penyumbang terbesar korban sipil di Afghanistan dalam enam bulan terakhir.

“Dari total 449 insiden (serangan) yang memakan korban sipil, 336 insiden disebabkan dilakukan oleh Amerika dan sekutunya,” kata departemen di bawah Imarah dalam rilisnya pekan lalu.

Serangan itu mengakibatkan 904 orang tewas dan 1.027 orang terluka. Korban tewas terdiri dari 731 pria, 97 wanita dan 76 dari anak-anak.

“Dari 904 orang yang tewas, 694 orang disebabkan serangan dan pemboman Amerika dan sekutunya, yakni sekitar 82 persen (dari total yang tewas),” kata Imarah.

Sementara itu, sisa korban sebanyak 15 persen disebabkan oleh serangan ISIS dan milisi tak dikenal, sedangkan 3 persen disebabkan oleh konflik internal.

Imarah menyebut bahwa jatuhnya banyak korban disebabkan oleh strategi perang baru Donald Trump yang bertujuan untuk membantai Muslim dan warga Afghanistan.

“Kami percaya bahwa Amerika dan sekutunya tidak akan pernah bisa mendapatkan tujuan mereka dengan melakukan dan meningkatkan tindakan kejam semacam itu. Hal seperti itu justru akan memaparkan wajah asli mereka,” kata Imarah.

BACA JUGA  Taliban: Trump, Hati-hati! Anda Tak Tau Siapa yang Anda Perangi

Reporter: Ibas Fuadi
Editor: M. Rudy

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Suara Pembaca

Nasib Malang Nenek Rumsiah, Kanker Kulit Bersarang di Mata

Rumsiah (73). Di usia senja, ia justru menderita penyakit kanker kulit yang menggerogoti area di sekitar mata kanannya.

Ahad, 22/07/2018 12:57 0

Indonesia

Dicekal di Bandara Hong Kong, Pengajian Ustadz Zulkifli Dibatalkan

Ustadz Zulkifli Muhammad Ali dicekal sepihak oleh petugas Bandara Internasional Hong Kong saat hendak memenuhi undangan pengajian warga Indonesia

Ahad, 22/07/2018 11:57 0

Video Kajian

Baldatun Thayyibatun wa Rabbun Ghafur, Ini Rahasianya!

Baldatun Thayyibatun wa Rabbun Ghafur, Ini Rahasianya! Anda mungkin sudah sering kali mendengar ungkapan ini! Di manakah itu dan apa rahasianya? Simak ya

Ahad, 22/07/2018 11:22 0

Info Event

Ayo Dukung Gerakan Karawang Berhijab!

Ayo Dukung Gerakan Karawang Berhijab

Ahad, 22/07/2018 09:37 0

Indonesia

Pembentukan DKN Menuai Kritikan, Ini Kata Wiranto

Wacana pembentukan Dewan Kerukunan Nasional(DKN) banyak dikritisi oleh berbagai lembaga dan Organisasi kemanusiaan.

Sabtu, 21/07/2018 14:15 0

Indonesia

Wiranto Sebut Pelanggaran HAM Berat Masa Lalu Bukan Hutang Pemerintah

Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan, Wiranto menyebut bahwa 10 kasus pelanggaran HAM berat masa lalu yang belum terselesaikan bukanlah hutang pemerintahan era sekarang, melainkan hanya kasus yang diwariskan.

Sabtu, 21/07/2018 13:36 0

Indonesia

Meski Diteror, Mardani Ali Sera Tetap Suarakan #2019GantiPresiden

Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mardani Ali Sera mengatakan bahwa pihaknya tidak mau berspekulasi soal teror yang ia alami. Namun, ia menekankan tidak akan mundur menyuarakan #2019GantiPresiden.

Sabtu, 21/07/2018 13:20 0

Video Kajian

Ini Akar Perpecahan Umat Menurut Ustadz Bachtiar Nasir

KIBLAT.NET – Ini Akar Perpecahan Umat. Ustadz Bachtiar Nasir mengungkap akar perpecahan umat yang patut...

Sabtu, 21/07/2018 09:39 0

Info Event

Tebar Qurban 2018, SM Fokus Bentengi Iman Muslim Terpencil

“Semoga tahun 2018 target kami sebanyak 20 kambing dan 3 ekor sapi dapat kami distribusikan untuk daerah terpencil,” imbuh pernyataan itu.

Sabtu, 21/07/2018 08:38 0

Indonesia

Keluarga Tak Percaya Yaser Wafat Karena Sakit di LP Gunung Sindur

Yaser dipulangkan dalam keadaan tak bernyawa saat dia masih menjadi tahanan LP Gunung Sindur, Bogor.

Jum'at, 20/07/2018 23:26 0

Close