... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Meski Diteror, Mardani Ali Sera Tetap Suarakan #2019GantiPresiden

KIBLAT.NET, Jakarta- Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mardani Ali Sera mengatakan bahwa pihaknya tidak mau berspekulasi soal teror yang ia alami. Namun, ia menekankan tidak akan mundur menyuarakan #2019GantiPresiden.

“Saya tidak ingin berspekulasi tentang latar teror ini, karena semua sudah menjadi domain polisi untuk mengusutnya, Namun kami akan terus fokus menyuarakan keinginan konstitusional untuk #2019GantiPresiden,” katanya dalam rilis yang diterima Kiblat.net pada Jumat (20/07/2018).

Mardani juga mengungkapkan bahwa banyak tokoh-tokoh nasional, ormas Islam, baik didalam maupun luar negeri memberi simpati terhadap keluarganya. Mereka, kata dia, terus mendukung kami untuk berjuang dan sabar dalam menerima ujian.

Menurutnya, dukungan juga datang dari Habib Rizieq Syihab. Ia mengatakan, Habib Rizieq langsung memerintahkan laskar FPI membantu pengamanan datang kerumah bekerjasama dengan aparat yang ada.

“Sejak kemarin sampai saat ini rumah cukup ramai, yang menjadi hikmah dari semua ini berkumpulnya banyak perwakilan ormas-ormas Islam yang datang untuk memberi dukungan. Semua siap siaga, indahnya persatuan umat,” ucapnya.

Ia juga menegaskan bahwa sebagai pimpinan Komisi II, teror semacam ini bisa juga bentuk teror kepada kelembagaan DPR RI. Karenanya pengungkapan perlu transparan, tepat dan berkeadilan.

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: Izhar Zulfikar

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Suriah

Dibantu Turki, Pemerintahan Oposisi Suriah Terbitkan Kartu Identitas

Pemerintah oposisi Suriah yang didukung Turki mengeluarkan kartu identitas baru bagi warga di Suriah utara. Upaya ini untuk memperkuat pengelolan administrasi di daerah-daerah yang dikontrol rezim Bashar Assad.

Sabtu, 21/07/2018 10:29 0

Video Kajian

Ini Akar Perpecahan Umat Menurut Ustadz Bachtiar Nasir

KIBLAT.NET – Ini Akar Perpecahan Umat. Ustadz Bachtiar Nasir mengungkap akar perpecahan umat yang patut...

Sabtu, 21/07/2018 09:39 0

Arab Saudi

Kerajaan Saudi Tangkap Syaikh Al-Ghamidi

Beliau pernah menjadi pengajar tetap di Masjid Nabawi

Sabtu, 21/07/2018 09:18 0

Info Event

Tebar Qurban 2018, SM Fokus Bentengi Iman Muslim Terpencil

“Semoga tahun 2018 target kami sebanyak 20 kambing dan 3 ekor sapi dapat kami distribusikan untuk daerah terpencil,” imbuh pernyataan itu.

Sabtu, 21/07/2018 08:38 0

Editorial

Editorial: Tafsir Baru UU Terorisme Baru

Namun Kapolri berhasil menambah jumlah deretan angka korban extrajudicial killing hingga seperenam dari jumlah catatan itu hanya dalam waktu dua bulan. Ini merupakan rekor pencapaian tertinggi aparat kepolisian dalam penanganan terorisme.

Jum'at, 20/07/2018 21:28 0

Kolom

Politik (Wacana) Teror di Mesir

‘Legitimasi agama’ yang dilakukan demi kekuasaan politik tirani tentu bukan saja terjadi di Mesir. Sepanjang sejarah terdapat banyak perselingkuhan antara ‘ulama’ dengan penguasa.

Jum'at, 20/07/2018 19:43 1

Manhaj

Karakter Umat Pilihan: Bersatu Karena Iman

“Islam telah menguasai hati ratusan bangsa di negeri yang terbentang dari Cina, Indonesia, India, Persia, Syam, Jazirah Arab, Mesir hingga Maroko dan Andalusia. Islam juga mendominasi cita-cita dan akhlak mereka serta berhasil membentuk gaya hidup mereka. Islam telah membangkitkan harapan mereka serta meringankan permasalahan dan kecemasan mereka. Islam telah berhasil membangun kemuliaan dan kehormatan mereka…Mereka telah disatukan oleh Islam; Islam telah berhasil melunakkan hati mereka, meski mereka berbeda-beda pandangan dan latar belakang politik.” (Will Durant, 1926. The History of Civilization, vol. xiii, hlm. 151)

Jum'at, 20/07/2018 19:04 0

News

PM Israel Sebut “Islam Radikal” Jadi Ancaman Dunia

Perdana Menteri Israel Benyamin Netanyahu mengatakan bahwa Islam radikal merupakan ancaman bagi Eropa, bahkan dunia.

Jum'at, 20/07/2018 14:40 0

Turki

Turki: Kami Tak Ingin Skenario Ghoutah Timur dan Daraa Terulang di Idlib

Aksawi mengatakan pada konferensi pers bahwa serangan yang terjadi di Daraa menargetkan ribuan warga sipil. Turki mengutuk keras serangan yang sama saja merongrong negosiasi yang sedang berlangsung di Jenewa.

Jum'at, 20/07/2018 12:16 0

Myanmar

Pemusnahan Muslim Rohingya Dilakukan Terencana dan Sistematis

Laporan berjumlah 162 halaman dengan judul "Mereka Memberi Mereka Pedang Panjang" itu diterbitkan oleh Hak Fortify pada Kamis (19/07/2018). Laporan menunjukkan bahwa militer Myanmar bersalah melakukan "kejahatan terhadap kemanusiaan dan genosida".

Jum'at, 20/07/2018 11:40 0

Close