... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Anggota Milisi Syiah Badr Tembak Mati Demonstran di Basra

Foto: Para demonstran meneriakkan slogan anti parlemen, di Basra, Sabtu (31/08).

KIBLAT.NET, Basra – Elemen penjaga keamanan di kantor cabang organisasi paramiliter Syiah dukungan Iran, Badr, menembak mati seorang demonstran pada Jumat (20/07) di Basra. Insiden itu terjadi saat anggota Badr berupaya membubarkan demonstran di luar markas mereka.

Demonstran yang marah melempari kantor Badr dengan batu. Bentrokan itu juga menyebabkan dua demonstran luka-luka.

Seorang dokter di rumah sakit Diwaniya, yang berada tak jauh dari lokasi, mengatakan bahwa pihaknya menerima jasad salah satu demonstran dengan luka tembak di kepala.

Dengan demikian, korban tewas akibat bentrokan antara pendemo dan pasukan keamanan pemerintah serta keamanan milisi bertambah menjadi empat orang. Demontrasi di wilayah selatan dipicu buruknya pelayanan publik dan banyaknya pengangguran.

Puluhan petugas keamanan terluka dalam unjuk rasa di pintu masuk ladang minyak. Para pejabat mengatakan produksi minyak mentah belum terpengaruh.

Para demonstran juga membuat marah kelompok paramiliter seperti Organisasi Syiah Badr, yang mana hal itu tidak biasa terjadi.

Ribuan orang berdemonstrasi di ibukota Baghdad dan di dua kota di wilayah selatan pada Jumat dan meneriakkan slogan-slogan anti-politik dalam eskalasi demonstrasi mereka yang didukung ulama rujukan Syiah Iraq.

Di Basra, yang telah mengalami pengabaian bertahun-tahun oleh pemerintah pusat, sekitar 3.000 pemrotes berdemonstrasi di luar markas provinsi. Basra sendiri dikenal wilayah basis pengikut Syiah.

Mereka meneriakkan,”rakyat ingin menggulingkan partai-partai.” Slogan itu mirip dengan aksi demonstrasi di negara-negara lainnya yang lebih dikenal revolusi Musim Semi Arab pada tahun 2011 untuk menuntut penggulingan rezim yang berkuasa. Namun yang berbeda, di Iraq terjadi ketika politisi Iraq menghadapi kesulitan dalam membentuk pemerintahan baru.

BACA JUGA  Kantor Konsulat Iran di Najaf Kembali Dibakar Massa

Perdana Menteri Haider al-Abadi, yang ingin kembali menjabat, mengatakan bahwa pemerintahan Syiahnya berjanji memenuhi tuntutan demonstran dan memperbaiki pelayanan di selatan. Namun warga sudah tidak percaya.

“Semua janji mereka adalah kebohongan. Kami tidak akan diam,” kata Khalid Hassan (42), seorang pekerja kesehatan di Basra.

Sumber: Reuters
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Meski Diteror, Mardani Ali Sera Tetap Suarakan #2019GantiPresiden

Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mardani Ali Sera mengatakan bahwa pihaknya tidak mau berspekulasi soal teror yang ia alami. Namun, ia menekankan tidak akan mundur menyuarakan #2019GantiPresiden.

Sabtu, 21/07/2018 13:20 0

Video Kajian

Ini Akar Perpecahan Umat Menurut Ustadz Bachtiar Nasir

KIBLAT.NET – Ini Akar Perpecahan Umat. Ustadz Bachtiar Nasir mengungkap akar perpecahan umat yang patut...

Sabtu, 21/07/2018 09:39 0

Info Event

Tebar Qurban 2018, SM Fokus Bentengi Iman Muslim Terpencil

“Semoga tahun 2018 target kami sebanyak 20 kambing dan 3 ekor sapi dapat kami distribusikan untuk daerah terpencil,” imbuh pernyataan itu.

Sabtu, 21/07/2018 08:38 0

Indonesia

Keluarga Tak Percaya Yaser Wafat Karena Sakit di LP Gunung Sindur

Yaser dipulangkan dalam keadaan tak bernyawa saat dia masih menjadi tahanan LP Gunung Sindur, Bogor.

Jum'at, 20/07/2018 23:26 0

Indonesia

Tahanan Kasus Terorisme di Rutan Gunung Sindur Meninggal Dunia

Yaser bin Thamrin (30 tahun), seorang narapidana yang didakwa dengan kasus terorisme meninggal dalam tahanan penjara super maximum security LP Gunung Sindur, Bogor.

Jum'at, 20/07/2018 22:56 0

Editorial

Editorial: Tafsir Baru UU Terorisme Baru

Namun Kapolri berhasil menambah jumlah deretan angka korban extrajudicial killing hingga seperenam dari jumlah catatan itu hanya dalam waktu dua bulan. Ini merupakan rekor pencapaian tertinggi aparat kepolisian dalam penanganan terorisme.

Jum'at, 20/07/2018 21:28 0

Indonesia

Lembaga Dakwah Kampus Se-Nusantara Gelar Pertemuan di UI Depok

Ratusan perwakilan lembaga dakwah kampus se-Nusantara berkumpul dalam Lembaga Dakwah Kampus (LDK) Nusantara Summit 2018 di Universitas Indonesia (UI) Depok

Jum'at, 20/07/2018 21:08 0

Kolom

Politik (Wacana) Teror di Mesir

‘Legitimasi agama’ yang dilakukan demi kekuasaan politik tirani tentu bukan saja terjadi di Mesir. Sepanjang sejarah terdapat banyak perselingkuhan antara ‘ulama’ dengan penguasa.

Jum'at, 20/07/2018 19:43 1

Manhaj

Karakter Umat Pilihan: Bersatu Karena Iman

“Islam telah menguasai hati ratusan bangsa di negeri yang terbentang dari Cina, Indonesia, India, Persia, Syam, Jazirah Arab, Mesir hingga Maroko dan Andalusia. Islam juga mendominasi cita-cita dan akhlak mereka serta berhasil membentuk gaya hidup mereka. Islam telah membangkitkan harapan mereka serta meringankan permasalahan dan kecemasan mereka. Islam telah berhasil membangun kemuliaan dan kehormatan mereka…Mereka telah disatukan oleh Islam; Islam telah berhasil melunakkan hati mereka, meski mereka berbeda-beda pandangan dan latar belakang politik.” (Will Durant, 1926. The History of Civilization, vol. xiii, hlm. 151)

Jum'at, 20/07/2018 19:04 0

Indonesia

Wiranto Ingin Peraturan Pemerintah Soal UU Terorisme Dipercepat

Menkopolhukam menargetkan agar rancangan RPP dapat lebih cepat selesai hingga dapat digunakan sebelm akhir tahun.

Jum'at, 20/07/2018 18:31 0

Close