Wiranto Ingin Peraturan Pemerintah Soal UU Terorisme Dipercepat

KIBLAT.NET, Jakarta- Hari ini, Jumat (20/07/2018) Kemenkopolhukam menggelar rapat khusus tingkat menteri dengan tema “Percepatan pembentukan peraturan pelaksanaan UU pemberantasan tindak pidana terorisme”. Dalam pernyataanya seusai rapat, Menkopolhukam Wiranto menjelaskan bahwa meski revisi undang-undang terorisme telah disahkan, dalam amanat revisi masih ada beberapa Peraturan Pemerintah (PP) yang harus diterbitkan.

Dengan rapat ini Menkopolhukam menargetkan agar rancangan RPP dapat lebih cepat selesai hingga dapat digunakan sebelm akhir tahun.

“Rapat hari ini untuk mengkoordinasikan pembuatan Rencana Peraturan Pemerintah (RPP) agar dipercepat. Tadi saya lihat ada 6 RPP yang harus kita selesaikan dalam tahun ini untuk melengkapi revisi undang-undang itu,” ujarnya.

Wiranto mengatakan, untuk efisiensi percepatan selesainya RUU telah dibentuk beberapa kelompok kerja. Nantinya, kelompok kerja inilah yang akan menyelesaikan RPP agar dapat segera digunakan di lapangan.

Kepada wartawan, Wiranto menyebut bahwa salah satu RPP penting yang dibahas dalam rapat tersebut adalah soal pelibatan TNI dalam membantu kepolisian memberantas tindak pidana Terorisme. Mengenai kabar yang beredar bahwa akan ada anggota TNI yang masuk dalam satuan Kepolisian dan sebaliknya, Wiranto membenarkan kabar tersebut.

“Nanti diatur di situ (RPP.red). Juga ada RPP-RPP lain yang membahas masalah kompensasi bagi si korban, perlakuan-perlakuan dalam rangka soft approach dan sebagainya. Itu ada disitu,”terang Wiranto.

“Intinya rapat hari ini kita sudah menyelesaikan rencana mengenai penerbitan RPP,”imbuhnya.

BACA JUGA  HRS Center: Habib Rizieq Tak Bisa Dipidana Karena Langgar PSBB

Menurut keterangan Wiranto, RPP ini akan tidak akan dikeluarkan bersamaan, melainkan satu persatu. Nantinya, RPP yang telah selesai lebih dulu akan segera diproses dan diterbitkan.

“Mana yang lebih cepat akan dikeluarkan duluan. Karena tiap rencana mempunyai bobot yang berbeda. Ada yang perlu diskusi panjang, ada yang tidak,”ujar Wiranto.

“Harus tahun ini, kami akan berusaha menyelesaikan sebelum akhir tahun,”pungkasnya.

Reporter: Qoid
Editor: Izhar Zulfikar

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat