... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Keluarga Tak Percaya Yaser Wafat Karena Sakit di LP Gunung Sindur

Foto: Almarhum Yaser bin Thamrin (30 tahun), semasa hidupnya dikenal murah senyum dan aktif bergaul.

KIBLAT.NET, Bima – Pihak keluarga besar Yaser bin Thamrin (30 tahun) tak pernah menyangka bahwa penangkapan Yaser pada Oktober 2017 lalu menjadi akhir perjumpaan mereka dengan almarhum. Yaser dipulangkan dalam keadaan tak bernyawa saat dia masih menjadi tahanan LP Gunung Sindur, Bogor.

“Kami diberi kabar bahwa Yaser meninggal dunia karena penyakit liver oleh pihak kepolisian, tapi kami meyakini tidak seperti itu,” ujar salah seorang keluarga dekat Yaser, yang enggan menyebutkan namanya demi alasan keamanan pada Jumat, (20/07).

Kepada Kiblatnet, ia menuturkan bahwa pihak keluarga sama sekali tidak pernah berhubungan dengan Yaser, terutama setelah kejadian perampasan senjata di Mako Brimob.

“Sejak saat itu sudah lost contact,” terangnya.

Di lingkungan keluarga, Yaser dikenal sebagai sosok yang baik dan murah sentum. Keluarga juga menyatakan bahwa Yaser tidak memiliki riwayat penyakit kronis. Bahkan, kekuatan fisik Yaser cukup prima karena dia pernah menjabat sebagai ketua mahasiswa pecinta alam (Mapala) sewaktu kuliah.

“Beliau lulusan salah satu PTN di Kota Mataram dan pernah menjabat sebagai ketua Mapala satu periode,” ujar pihak keluarga kepada Kiblat.net melalui sambungan telepon.

Yaser bin Tahmrin diduga aparat terlibat dalam kasus penembakan dua polisi di Bima, yaitu Bripka Zaenal dan Bripka Gofur, pada 11 September 2017 lalu.

Yaser tidak terlibat langsung dalam kasus itu, namun menurut polisi, Yaser bin Thamrin dan Arkam ditangkap Densus 88 karena keterlibatan mereka dalam pelatihan fisik yang dilakukan pada internal JAT Bima.

BACA JUGA  Pasca Putusan MA, Kuasa Hukum Baiq Nuril Tegaskan Kliennya Tak Langgar UU ITE

Menurut keluarga, Yaser dikenal sebagai sosok yang ramah dan murah senyum. Dia merupakan lulusan salah satu PTN di kota Mataram, NTB dan pernah menjabat sebagai ketua mahasiswa pecinta alam (Mapala) selama satu periode di kampusnya.

Kasus kematian tahanan kasus terorisme, sudah kedua kalinya terjadi dalam satu bulan terakhir. Yang paling terakhir ialah kasus meninggalnya Ustadz Basri di LP Nusakambangan pada Sabtu, 7 Juli 2018.

Reporter: Bunyanun Marsus
Editor: Fajar Shadiq

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Editorial

Editorial: Tafsir Baru UU Terorisme Baru

Namun Kapolri berhasil menambah jumlah deretan angka korban extrajudicial killing hingga seperenam dari jumlah catatan itu hanya dalam waktu dua bulan. Ini merupakan rekor pencapaian tertinggi aparat kepolisian dalam penanganan terorisme.

Jum'at, 20/07/2018 21:28 0

Kolom

Politik (Wacana) Teror di Mesir

‘Legitimasi agama’ yang dilakukan demi kekuasaan politik tirani tentu bukan saja terjadi di Mesir. Sepanjang sejarah terdapat banyak perselingkuhan antara ‘ulama’ dengan penguasa.

Jum'at, 20/07/2018 19:43 0

Manhaj

Karakter Umat Pilihan: Bersatu Karena Iman

“Islam telah menguasai hati ratusan bangsa di negeri yang terbentang dari Cina, Indonesia, India, Persia, Syam, Jazirah Arab, Mesir hingga Maroko dan Andalusia. Islam juga mendominasi cita-cita dan akhlak mereka serta berhasil membentuk gaya hidup mereka. Islam telah membangkitkan harapan mereka serta meringankan permasalahan dan kecemasan mereka. Islam telah berhasil membangun kemuliaan dan kehormatan mereka…Mereka telah disatukan oleh Islam; Islam telah berhasil melunakkan hati mereka, meski mereka berbeda-beda pandangan dan latar belakang politik.” (Will Durant, 1926. The History of Civilization, vol. xiii, hlm. 151)

Jum'at, 20/07/2018 19:04 0

News

PM Israel Sebut “Islam Radikal” Jadi Ancaman Dunia

Perdana Menteri Israel Benyamin Netanyahu mengatakan bahwa Islam radikal merupakan ancaman bagi Eropa, bahkan dunia.

Jum'at, 20/07/2018 14:40 0

Turki

Turki: Kami Tak Ingin Skenario Ghoutah Timur dan Daraa Terulang di Idlib

Aksawi mengatakan pada konferensi pers bahwa serangan yang terjadi di Daraa menargetkan ribuan warga sipil. Turki mengutuk keras serangan yang sama saja merongrong negosiasi yang sedang berlangsung di Jenewa.

Jum'at, 20/07/2018 12:16 0

Myanmar

Pemusnahan Muslim Rohingya Dilakukan Terencana dan Sistematis

Laporan berjumlah 162 halaman dengan judul "Mereka Memberi Mereka Pedang Panjang" itu diterbitkan oleh Hak Fortify pada Kamis (19/07/2018). Laporan menunjukkan bahwa militer Myanmar bersalah melakukan "kejahatan terhadap kemanusiaan dan genosida".

Jum'at, 20/07/2018 11:40 0

Inggris

Inggris Tugaskan Anak-anak Muda Sebagai Agen Intelijen

Rights Watch Inggris, sebuah lembaga amal yang fokus pada langkah-langkah keamanan nasional, menyatakan keprihatinan mendalam dalam sebuah tweet pada hari Kamis (19/07/2018) terkait penggunaan anak-anak sebagai agen intelijen.

Jum'at, 20/07/2018 11:10 0

Afghanistan

Belasan Sipil Tewas Dalam Operasi Udara Afghanistan dan AS di Kunduz

“Sebanyak 14 orang, termasuk wanita dan anak-anak, tewas dalam serangan udara di Chardara, daerah di luar kota Kunduz, yang telah lama menyaksikan pertempuran antara Taliban dan pasukan keamanan pemerintah,” kata Nematollah Timorei, juru bicara gubernur Kunduz.

Jum'at, 20/07/2018 10:09 0

Irak

Muqtada Al-Sadr Dukung Demonstrasi di Iraq Selatan

emimpin spiritual Syiah Iraq, Muqtada Al-Sadr, meminta semua politisi untuk menunda upaya membentuk pemerintahan baru sampai mereka menanggapi tuntutan demonstran dengan meningkatkan layanan di wilayah selatan.

Jum'at, 20/07/2018 08:52 0

Suriah

Milisi Kurdi SDF Akan Buka Kantor Biro Politik di Damaskus

Dewan Demokratik Suriah (SDC), sayap politik Pasukan Demokratik Suriah (SDF), akan membuka empat kantor di empat provinsi di Suriah, termasuk Damaskus. Langkah ini dinilai sebagai bagian dari kerangka “solusi demokratis untuk krisis Suriah”.

Jum'at, 20/07/2018 08:02 0

Close