Kapitra Ampera Jadi Caleg PDIP, UBN: Umat Punya Polarisasinya Sendiri

KIBLAT.NET, Jakarta – Ustadz Bachtiar Nasir (UBN) angkat suara terkait kontroversi keputusan Kapitra Ampera yang menjadi calon legislatif (caleg) dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Menurut UBN, umat Islam sudah punya polarisasi atau pengkutuban sendiri.

“Saya kira itu pilihan politik dia (Kapitra), ya sesuai dengan yang dia rencanakan. Tapi umat sudah punya polarisasi sendiri,” kata mantan Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI saat ditemui Kiblat.net, di Gedung Menara 165, Cilandak Timur, Kamis (19/07/2018).

“Kita hargai pilihan politiknya, tapi umat itu sudah punya polarisasinya sendiri. Ya umat itu nggak bisa hanya satu orang yang merasa dirinya tokoh langsung bisa membelokkan, nggak bisa,” ungkap UBN.

UBN menegaskan bahwa dengan mengatakan begitu bukan berarti dia mendukung Kapitra maupun PDIP. Menanggapi perkataan Kapitra, pengacara yang kebetulan pernah berada dalam barisan advokat GNPF, bahwa dia akan berjuang dari dalam, UBN menyebut itu sebagai pilihan politik.

Seperti diketahui, Kapitra secara resmi telah terdaftar sebagai calon legislatif PDIP daerah pemilihan Riau. Hal itu kemudian mendapatkan kecaman dari elemen Persaudaraan Alumni 212. UBN menilai setiap orang berhak berkomentar, termasuk terhadap langkah politik Kapitra.

Dalam kesempatan itu Pimpinan AQL Islamic Center itu berpesan kepada para tokoh Islam untuk selalu bersama umat. “Umat ini cukup sederhana, mereka ingin tokohnya bersama umat susah atau pun senang, menang maupun kalah,” tukasnya.

BACA JUGA  Ma'ruf Amin: Dakwah Harus Beradaptasi dengan Teknologi

Reporter: Muhammad Jundii
Editor: Imam S.

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat