... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Belasan Sipil Tewas Dalam Operasi Udara Afghanistan dan AS di Kunduz

Foto: Jet tempur AS F-18 yang digunakan di Afghanistan

KIBLAT.NET, Kunduz – Sebanyak 14 sipil, termasuk wanita dan anak-anak, tewas dalam serangan udara dalam operasi keamanan Afghanistan di dekat kota Kunduz pada Kamis (19/07).

“Sebanyak 14 orang, termasuk wanita dan anak-anak, tewas dalam serangan udara di Chardara, daerah di luar kota Kunduz, yang telah lama menyaksikan pertempuran antara Taliban dan pasukan keamanan pemerintah,” kata Nematollah Timorei, juru bicara gubernur Kunduz.

Juru bicara Departemen Pertahanan, Mohammad Radmanish, mengonfirmasi sejumlah warga sipil telah tewas dalam serangan itu tetapi mengatakan rincian masih belum jelas.

“Sebuah tim investigasi dari Kabul telah dikirim ke lokasi untuk menyelidiki insiden itu,” katanya.

Para pejabat Afghanistan mengatakan bahwa insiden itu terjadi saat pesawat Afghanistan dan Amerika menggelar operasi bersama untuk mendukung pasukan darat. Belum diketahui apakah belasan sipil itu tewas akibat rudal jet pemerintah lokal atau asing.

Pernyataan militer AS mengklaim tidak ada indikasi bahwa pesawatnya bertanggung jawab atas insiden tersebut. Namun komando AS membenarkan pihaknya turut melakukan serangan di lokasi tersebut.

Pada bagiannya, Taliban mengatakan bahwa korban yang ditimbulkan mencapai 28 warga sipil. Dia mengatakan sebagian besar korban tewas adalah wanita dan anak-anak dan menyalahkan pasukan AS.

Laporan PBB mengatakan, peningkatan serangan udara menyebabkan peningkatan jumlah korban sipil hingga 53 persen. PBB mendesak untuk pihak terkait melakukan mekanisme untuk melindungsi sipil.

BACA JUGA  Milisi ISIS Dikepung Taliban, Diselamatkan Pemerintah Kabul

Sumber: Reuters
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Suara Pembaca

Sinergi Foundation Kembali Salurkan Bantuan untuk Yatim Palestina

Sinergi Foundation Kembali Salurkan Bantuan untuk Yatim Palestina

Kamis, 19/07/2018 21:04 0

Indonesia

Jangkauan Distribusi Global Qurban Meningkat

Jangkauan Distribusi Global Qurban Meningkat

Kamis, 19/07/2018 20:02 0

Opini

Nahdlatul Ulama dan Jebakan Politik

Nahdlatul Ulama adalah organisasi Muslim yang besar di Indonesia, namun keterlibatannya yang sangat erat dengan pemerintah, terutama era Jokowi, bisa menimbulkan tantangan yang besar di masa mendatang.

Kamis, 19/07/2018 19:40 0

Indonesia

DSKS Ingatkan Pemkot Surakarta Tak Nekat Bangun Masjid Raya Sriwedari

Berpotensi Konflik, DSKS Ingatkan Pemkot Surakarta Tak Nekat Masjid Raya Taman Sriwedari

Kamis, 19/07/2018 19:20 0

Indonesia

Haris Azhar: Coblos di Luar Gambar Jika Tak Ada Capres yang Komitmen Lawan Korupsi

Haris menambahkan, bila seluruh paslon dinilai tidak mempresentasikan apa yang menjadi persoalan di masyarakat, maka mencoblos di luar kotak adalah solusinya.

Kamis, 19/07/2018 18:59 0

Indonesia

Tanggapan Dr. Abdul Chair Terhadap Pencalonan Kapitra Ampera Sebagai Bacaleg PDI-P

Surat tanggapan ini tidak dimaksudkan untuk mendukung atau tidak mendukung Sdr. Kapitra Ampera yang diberitakan oleh sejumlah media "dicalonkan sebagai Bacaleg DPR-RI" dari PDI-P.

Kamis, 19/07/2018 18:40 0

Indonesia

Lewat Sistem Zonasi, Mendikbud Ingin Jadikan Pendidikan Indonesia Seperti Liga Inggris

Mendikbud ingin pemerataan pendidikan Indonesia seperti Liga Inggris

Kamis, 19/07/2018 15:10 0

Indonesia

Polisi Lakukan Olah TKP di Rumah Mardani Ali Sera

Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Indarto menggelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di kediaman Politisi PKS, Mardani Ali Sera.

Kamis, 19/07/2018 12:09 0

Indonesia

Begini Kejadian Mencurigakan Sebelum Rumah Mardani Dibom Molotov

Namun sebelum kejadian ini, Prada melihat ada beberapa kejadian mencurigakan. Yaitu beberapa orang yang tak dikenal menanyakan rumah Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu.

Kamis, 19/07/2018 11:48 0

Indonesia

Rumah Mardani Ali Sera Dibom Molotov

Rumah politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera mendapat teror dari orang yang tidak dikenal menggunakan bom molotov. Menurut keterangan saksi mata, Eprada Sandyaka, kejadian berlangsung pada pukul 03.00 WIB dini hari.

Kamis, 19/07/2018 11:39 0

Close