... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Polisi Lakukan Olah TKP di Rumah Mardani Ali Sera

Foto: foto: Polisi olah TKP, foto oleh: Taufiq Ishaq

KIBLAT.NET, Bekasi- Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Indarto menggelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di kediaman Politisi PKS, Mardani Ali Sera. Indarto mengatakan, pihaknya mendapat informasi bom molotov pagi ini.

“Satu jam lalu kita mendapatkan laporan via telpon dari keluarga korban yang menyatakan bom molotov, saya kesini bersama dari Polsek dan Polres untuk melakukan olah TKP,” katanya kepada Kiblat.net di Jatimakmur, Pondok Gede, Bekasi Kota pada Kamis (19/07/2018).

Ia menegaskan bahwa pihaknya akan melakukan pendalaman dengan pemeriksaan para saksi dan korban. Termasuk, kata dia, akan meminta keterangan dari Mardani.

“Saya sendiri akan meminta waktu pak Mardani untuk bisa kita minta keterangan. Karena informasi seperti itu penting bagi kita untuk mencari motif dan pelakunya,” ucapnya.

Indarto menjelaskan bahwa pihaknya akan tetap berusaha mengungkap kasus tersebut. Saat ini, lanjutnya, informasi yang didapat saat ini adalah pelaku merupakan dua orang laki-laki.

“Ciri-ciri spesifik belum ketahuan, tapi pelaku kemungkinan laki-laki dua orang, kemungkinan lewat semak-semak belakang. Kami akan melakukan yang terbaik untuk kasus ini,” tukasnya.

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: Izhar Zulfikar

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Afrika

Buntut Markas Diserang, Panglima Pasukan Anti-Jihadis Sahel Dicopot

“Keputusan ini telah ditandatangani oleh Jenderal Chad, Umar Bekimi, sebagai wakil Sidi pada KTT Uni Afrika di Mauritania,” jelas Diageana.

Kamis, 19/07/2018 10:57 0

Irak

Delapan Rentetan Ledakan Guncang Kirkuk, Iraq

“Dua roket jatuh di dua tembat berbeda, salah satunya di Rumah Sakit Anak dan menyebabkan tujuh korban luka-luka,” lapor kantor berita dari wartawannya di Iraq itu.

Kamis, 19/07/2018 08:27 0

Yaman

Mortir Pemberontak Syiah Hutsi Hantam Permukiman Sipil

Menurut sumber yang sama, serangan mortir itu mengakhiri periode beberapa hari terakhir yang relatif tenang tanpa kontak senjata antara pihak-pihak yang berperang di Yaman.

Kamis, 19/07/2018 07:45 0

Palestina

Militer Israel Bersiap Kembali Invasi Gaza

KIBLAT.NET, Gaza – Jet-jet tempur Israel pada hari Selasa (17/07) melancarkan serangan ke wilayah Jalur...

Kamis, 19/07/2018 07:26 0

China

China Larang Warga Muslim Non-Uighur Azan dengan Pengeras Suara

Tak hanya komunitas muslim Uighur di Xinjiang yang mendapat pengawasan ketat dari pemerintah komunis China. Komunitas Muslim lain seperti Hui dan Kazakh juga mendapatkan perlakuan serupa.

Rabu, 18/07/2018 15:32 0

Foto

[Foto] Aksi Emak-emak Militan Desak Jokowi Turunkan Harga Kebutuhan

Para ibu yang menamakan diri sebagai Barisan Emak-emak Militan (BEM) mendesak presiden Jokowi untuk menurunkan harga kebutuhan pokok

Rabu, 18/07/2018 13:41 0

Irak

Demonstran Iraq Dekati Ladang Minyak Italia

Seorang sumber pegawai di ladang minyak Zubayr mengaku bahwa produksi minyak tidak terganggu akibat demonstrasi tersebut.

Rabu, 18/07/2018 13:37 0

Suriah

Rezim Suriah “Legakan” Israel dalam Pertempuran Quneitra

Analis Israel menunjukkan bahwa gerakan militer di Quneitra ini terjadi setelah tercapainya kesepakatan antara Presiden Rusia Vladimir Putin dan Donald Trump Amerika di KTT Helsinki. Pembicaran itu, lanjut mereka, kedua kepala negara menyatakan dukungan terhadap Israel dan mendorong rezim Suriah mematuhi perjanjian yang ditandatangani pada tahun 1974.

Rabu, 18/07/2018 12:41 0

Amerika

Ramai Dikecam Karena Bela Rusia, Trump Mengaku Salah Bicara

Politisi Republik dan Demokrat serta para pejabat mengecam pernyataan Donald Trump sebelum bertemu rekannya Vladimir Putin di Helsinski, Finlandia.

Rabu, 18/07/2018 11:15 0

Suriah

Kesepakatan HTS-Iran Keluarkan Milisi Syiah dari Kufreya dan Al-Foa

Kesepakatan itu muncul setelah negosiasi berlangsung selama berhari-hari antara kedua pihak, bersamaan dengan pembicaraan tentang masa depan provinsi Idlib setelah habisnya wilayah oposisi di selatan Suriah.

Rabu, 18/07/2018 08:40 0

Close