... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Haris Azhar: Coblos di Luar Gambar Jika Tak Ada Capres yang Komitmen Lawan Korupsi

Foto: Direktur Lokataru Foundation Haris Azhar.

KIBLAT. NET, Jakarta – Direktur Lokataru Foundation Haris Azhar, mengimbau agar masyarakat tidak takut mencoblos di luar kotak bila semua calon dinilai tidak berkomitmen dalam memberantas korupsi.

“Kita tidak usah takut, kalau dalam Pemilu nanti adalah orang orang yang tidak punya komitmen, gak punya pengalaman, gak pernah berdarah darah untuk melawan korupsi. Anda gak usah takut. Lihatlah apa yang terjadi Makassar, mereka mencoblos kotak kosong,” ungkapnya dalam acara Diskusi Madrasah Anti Korupsi Seri XXII dengan tema ‘Capres Anti Korupsi’ di Gedung PP Muhammadyah, Jakarta, Selasa (17/07/2018).

Dalam menentukan kriteria pemimpin, Haris pun berpesan agar masyarakat mengenali latar belakang capres dan cawapres. Pasalnya, ia melihat bahwa selama ini masyarakat Indonesia terjebak dalam pilihan yang diajukan oleh partai-partai politik. Bahkan begitu suatu nama diusung, masyarakat seakan dipaksa untuk memilih sosok tersebut.

“Begitu Anda tidak mendukung Anda akan ditanya, Anda Pancasila atau Anda Islam. Jadi seperti itulah pola-pola yang digunakan untuk memaksa orang menerima,” sambungnya.

Haris menambahkan, bila seluruh paslon dinilai tidak mempresentasikan apa yang menjadi persoalan di masyarakat, maka mencoblos di luar kotak adalah solusinya.

“Anda datang ke TPS Anda berpartisipasi dalam Pemilu, Anda ambil kertasnya, Anda coblos di pinggirnya. Kalau kita meraih berhasil mencoblos di pinggir-pinggir itu seperti kotak kosong di Makassar kita tunjukkan kepada mereka bahwa kita tidak percaya dengan omongan mereka itu,” tegasnya.

BACA JUGA  Komisi Dakwah MUI: Ceramah UAS Bukan Menista Agama Lain

Hal serupa turut diungkap oleh pendiri Madrasah AntiKorupsi Dahnil Anzar Simanjuntak. Menurutnya, coblos di luar kotak menjadi pertimbangan bila calon-calon yang diusung nantinya tidak kompatibel dengan kepentingan publik.

“Saya, mas Haris, sudah mengajak kawan-kawan. Bila perlu, kita akan mengerahkan supaya publik memilih di luar calon-calon yang kita anggap tidak kompatibel dengan kepentingan publik,” ujar Dahnil.

Reporter: Syafei Irman
Editor: M. Rudy

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Afrika

Buntut Markas Diserang, Panglima Pasukan Anti-Jihadis Sahel Dicopot

“Keputusan ini telah ditandatangani oleh Jenderal Chad, Umar Bekimi, sebagai wakil Sidi pada KTT Uni Afrika di Mauritania,” jelas Diageana.

Kamis, 19/07/2018 10:57 0

Irak

Delapan Rentetan Ledakan Guncang Kirkuk, Iraq

“Dua roket jatuh di dua tembat berbeda, salah satunya di Rumah Sakit Anak dan menyebabkan tujuh korban luka-luka,” lapor kantor berita dari wartawannya di Iraq itu.

Kamis, 19/07/2018 08:27 0

Yaman

Mortir Pemberontak Syiah Hutsi Hantam Permukiman Sipil

Menurut sumber yang sama, serangan mortir itu mengakhiri periode beberapa hari terakhir yang relatif tenang tanpa kontak senjata antara pihak-pihak yang berperang di Yaman.

Kamis, 19/07/2018 07:45 0

Palestina

Militer Israel Bersiap Kembali Invasi Gaza

KIBLAT.NET, Gaza – Jet-jet tempur Israel pada hari Selasa (17/07) melancarkan serangan ke wilayah Jalur...

Kamis, 19/07/2018 07:26 0

China

China Larang Warga Muslim Non-Uighur Azan dengan Pengeras Suara

Tak hanya komunitas muslim Uighur di Xinjiang yang mendapat pengawasan ketat dari pemerintah komunis China. Komunitas Muslim lain seperti Hui dan Kazakh juga mendapatkan perlakuan serupa.

Rabu, 18/07/2018 15:32 0

Foto

[Foto] Aksi Emak-emak Militan Desak Jokowi Turunkan Harga Kebutuhan

Para ibu yang menamakan diri sebagai Barisan Emak-emak Militan (BEM) mendesak presiden Jokowi untuk menurunkan harga kebutuhan pokok

Rabu, 18/07/2018 13:41 0

Irak

Demonstran Iraq Dekati Ladang Minyak Italia

Seorang sumber pegawai di ladang minyak Zubayr mengaku bahwa produksi minyak tidak terganggu akibat demonstrasi tersebut.

Rabu, 18/07/2018 13:37 0

Suriah

Rezim Suriah “Legakan” Israel dalam Pertempuran Quneitra

Analis Israel menunjukkan bahwa gerakan militer di Quneitra ini terjadi setelah tercapainya kesepakatan antara Presiden Rusia Vladimir Putin dan Donald Trump Amerika di KTT Helsinki. Pembicaran itu, lanjut mereka, kedua kepala negara menyatakan dukungan terhadap Israel dan mendorong rezim Suriah mematuhi perjanjian yang ditandatangani pada tahun 1974.

Rabu, 18/07/2018 12:41 0

Amerika

Ramai Dikecam Karena Bela Rusia, Trump Mengaku Salah Bicara

Politisi Republik dan Demokrat serta para pejabat mengecam pernyataan Donald Trump sebelum bertemu rekannya Vladimir Putin di Helsinski, Finlandia.

Rabu, 18/07/2018 11:15 0

Suriah

Kesepakatan HTS-Iran Keluarkan Milisi Syiah dari Kufreya dan Al-Foa

Kesepakatan itu muncul setelah negosiasi berlangsung selama berhari-hari antara kedua pihak, bersamaan dengan pembicaraan tentang masa depan provinsi Idlib setelah habisnya wilayah oposisi di selatan Suriah.

Rabu, 18/07/2018 08:40 0

Close