... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Buntut Markas Diserang, Panglima Pasukan Anti-Jihadis Sahel Dicopot

Foto: Markas Pasukan G-5

KIBLAT.NET, Sevara – Pasukan gabungan lima negara Sahel (G-5) untuk memerangi ekstremis (baca: jihadis) mencopot panglimanya dan menggantikannya dengan yang baru. Pencopotan ini menyusul serangan memalukan ke markas pasukan G-5 bulan kemarin.

Juru bicara pasukan G-5, Abdussalam Diageana, mengatakan bahwa pihaknya telah menunjuk Jenderal Mauritania, Hanina Walad Sidi, pada pertemuan Uni Afrika awal bulan ini untuk menggantikan Jenderal Mali, Dédé d’Dako.

Kepada Reuters, Diageana menjelaskan bahwa perubahan itu sebagai tanggapan atas serangan 29 Juni lalu di pasukan G-5 di kota Sevare, Mali tengah. Serangan itu telah menyebabkan lima petugas tewas.

Dalam serangan itu, sejumlah penyerang yang belakangan diketahui anggota Organisasi Al-Qaidah itu menggunakan roket dan kendaraan yang dilengkapi bahan peledak. Baku tembak antara pasukan Mali dengan kelompok penyerang pun pecah.

“Keputusan ini telah ditandatangani oleh Jenderal Chad, Umar Bekimi, sebagai wakil Sidi pada KTT Uni Afrika di Mauritania,” jelas Diageana.

Markas G-5 Sahel menjadi rumah bagi pasukan Mali, Niger, Burkina Faso, Chad dan Mauritania. Kelima negara itu membentuk pasukan gabungan untuk menghadapi kelompok-kelompok jihadis yang memanfaatkan wilayah terpencil di perbatasan sebagai tempat aman.

Perancis dipandang sebagai pendukung utama pasukan ini. Dukungan itu merupakan strategi Paris untuk mengurangi pasukannya di wilayah tersebut.

Namun pasukan ini harus menghadapi gelombang serangan sebelum kuat. G-5 masih terus mencari dana ke internasional untuk membianyai pasukan gabungan itu.

BACA JUGA  Demonstrasi Aljazair Diwarnai Upaya Bakar Diri

Selain itu, pasukan G-5 juga kerap melakukan pelanggaran yang menyebabkan korban sipil. Bulan lalu, pasukan Mali dilaporkan mengeksekusi warga di pasar dengan kejam tanpa alasan dibenarkan.

Sumber: Reuters
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Dahnil: Jangan Pilih Capres yang Asal Ngomong “Saya Anti Korupsi”

"Itulah kita butuh capres yang punya komitmen tinggi terhadap pemberantasan korupsi, bukan yang cuma ngomong berantas korupsi," jelas Pendiri Madrasah Antikorupsi ini.

Kamis, 19/07/2018 10:40 0

Indonesia

LPAI Sarankan Sekolah yang Biarkan Perundungan Disanksi

Ketua Umum Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI), Seto Mulyadi menyarankan pemerintah untuk tidak saja memberi sanksi kepada Kepala Sekolah yang membiarkan prilaku perundungan, tapi juga memberikan semacam akreditasi negatif kepada sekolah yang membiarkan perundungan.

Rabu, 18/07/2018 21:58 0

Indonesia

Perlu Komitmen Kuat dari Pemerintah Pusat dan Daerah Laksanakan Sistem Zonasi

Pengamat pendidikan My Esti Wijayanti mengungkapkan, dengan adanya sistem zonasi dalam PPDB, maka juga harus disertai peningkatan kualitas dan fasilitas pendidikan secara merata.

Rabu, 18/07/2018 20:55 0

Indonesia

Sikap Pemerintah Soal Harga Telur Terkesan Meremehkan

Senator DKI Jakarta, Dailami Firdaus menilai pemerintah terkesan meremehkan dalam menyikapi lonjakan harga telur.

Rabu, 18/07/2018 20:30 0

Indonesia

Mendikbud: Guru Akan Terkena Zonasi Sekolah

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Efendi mengatakan, sistem zonasi sekolah dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2018 ditujukan juga untuk membantu redistribusi guru.

Rabu, 18/07/2018 20:15 0

Indonesia

Soal Zonasi Sekolah, Ombudsman RI Berharap Wilayah Pelosok Diperhatikan

Anggota Komisioner Ombudsman RI Ahmad Su'adi menanggapi soal sistem zonasi sekolah. Menurutnya, untuk daerah-daerah pelosok harus diberi nilai kekhususan.

Rabu, 18/07/2018 20:07 0

Indonesia

Ombudsman RI Dukung Sistem Zonasi Sekolah

Anggota Komisioner Ombudsman RI Ahmad Su'adi mendukung sistem zonasi sekolah

Rabu, 18/07/2018 20:00 0

Indonesia

Marak Penangkapan Teroris, Faktornya Ini Menurut Romo Syafii

Anggota Komisi III DPR RI, Muhammad Syafii menilai ada beberapa faktor yang menyebabkan pihak kepolisian melakukan berbagai terduga teroris.

Rabu, 18/07/2018 17:26 0

Indonesia

Musim Haji 2018, Kemenag Rilis Versi Terbaru Aplikasi Haji Pintar

Sri Ilham berharap, layanan ini dapat memberikan kemudahan kepada jemaah dalam mengakses beragam informasi seputar ibadah haji tahun 2018.

Rabu, 18/07/2018 17:02 0

Indonesia

Bentuk Abuse of Power: Terduga Teroris Tak Bebas Pilih Pengacara

Anggota Komisi III DPR RI, Muhammad Syafii menanggapi kasus ketua RT di Sidoarjo, Imam Bahri yang ditahan Densus 88 karena dugaan terlibat jaringan teroris.

Rabu, 18/07/2018 16:24 0

Close