... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Ombudsman RI Dukung Sistem Zonasi Sekolah

Foto: Foto: Ahmad Su'adi, oleh: Muhamamd Jundi

KIBLAT.NET, JAKARTA – Terkait penerapan sistem zonasi sekolah, yang paling sulit adalah bagaimana bisa mengubah mentalitas masyarakat untuk bisa menerima sistem yang dijalankan pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) tersebut.

Hal itu disampaikan Anggota Komisioner Ombudsman RI Ahmad Su’adi dalam Diskusi Media Forum Merdeka Barat 9 (Dismed FMB’9) dengan tema “Zonasi Sekolah untuk Pemerataan” di Ruang Serba Guna Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo), Jakarta, Rabu (18/7/2018).

Menurut Ahmad Su’adi, Ombudsman mengklaim pihaknya turut berpartisipasi dalam sistem zonasi sekolah. “Hasil dari keterlibatan ombudsman, kita sarankan untuk menerapkan zonasi sekolah, seperti saat ini,” jelas Su’adi.

Su’adi mengatakan bahwa sistem sebelumnya, yakni favoritisme menimbulkan polemik. Misalnya tidak memiliki rasa keadilan, dan juga memancing praktik korupsi.

“Karena itu, kami sangat menghargai dan mendorong diterapkan sistem zonasi sekolah ini. Tak lupa, kami juga memberikan beberapa masukan, di antaranya, keluarnya aturan yang selalu mepet waktunya telah membuat pemerintah daerah kelabakan,” ungkap Su’adi.

Untuk itu, Su’adi mengharapkan, kedepannya aturan-aturan baru ini bisa keluar lebih awal. Sehingga tidak membuat banyak pihak kelabakan karena harus sesegara mungkin menerapkan peraturannya.

“Kedua, tentang SKTM (Surat Keterangan Tidak Mampu). Di daerah-daerah yang sulit seperti NTT, Kalbar dan lainnya, tidak ditemukan persoalan SKTM. Tapi kenapa wilayah yang subur seperti di Jawa Tengah malah bermasalah atau terjadi penyelewengan?” ungkap Su’adi.

BACA JUGA  Romo Syafi'i: Saya Tak Dengar Menag Larang Rok Mini

Menurut Su’adi, terkait Zonasi Sekolah, persoalan kesadaran dan mentalitas masyarakat yang harus terus dibangun. Karena, itu yang selama ini menjadi titik kelemahannya.

“Terkait SKTM harus berkoordinasi dengan Kemendagri. Kita ketahui, hingga saat ini Kemendagri yang paling siap untuk persoalan SKTM. Pemerintah daerah harus segera siap-siap terkait penerapan zonasi sekolah ini,” ulas Su’adi.

Reporter: Muhammad Jundi
Editor: Izhar Zulfikar

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

China

China Larang Warga Muslim Non-Uighur Azan dengan Pengeras Suara

Tak hanya komunitas muslim Uighur di Xinjiang yang mendapat pengawasan ketat dari pemerintah komunis China. Komunitas Muslim lain seperti Hui dan Kazakh juga mendapatkan perlakuan serupa.

Rabu, 18/07/2018 15:32 0

Foto

[Foto] Aksi Emak-emak Militan Desak Jokowi Turunkan Harga Kebutuhan

Para ibu yang menamakan diri sebagai Barisan Emak-emak Militan (BEM) mendesak presiden Jokowi untuk menurunkan harga kebutuhan pokok

Rabu, 18/07/2018 13:41 0

Irak

Demonstran Iraq Dekati Ladang Minyak Italia

Seorang sumber pegawai di ladang minyak Zubayr mengaku bahwa produksi minyak tidak terganggu akibat demonstrasi tersebut.

Rabu, 18/07/2018 13:37 0

Suriah

Rezim Suriah “Legakan” Israel dalam Pertempuran Quneitra

Analis Israel menunjukkan bahwa gerakan militer di Quneitra ini terjadi setelah tercapainya kesepakatan antara Presiden Rusia Vladimir Putin dan Donald Trump Amerika di KTT Helsinki. Pembicaran itu, lanjut mereka, kedua kepala negara menyatakan dukungan terhadap Israel dan mendorong rezim Suriah mematuhi perjanjian yang ditandatangani pada tahun 1974.

Rabu, 18/07/2018 12:41 0

Amerika

Ramai Dikecam Karena Bela Rusia, Trump Mengaku Salah Bicara

Politisi Republik dan Demokrat serta para pejabat mengecam pernyataan Donald Trump sebelum bertemu rekannya Vladimir Putin di Helsinski, Finlandia.

Rabu, 18/07/2018 11:15 0

Suriah

Kesepakatan HTS-Iran Keluarkan Milisi Syiah dari Kufreya dan Al-Foa

Kesepakatan itu muncul setelah negosiasi berlangsung selama berhari-hari antara kedua pihak, bersamaan dengan pembicaraan tentang masa depan provinsi Idlib setelah habisnya wilayah oposisi di selatan Suriah.

Rabu, 18/07/2018 08:40 0

Afghanistan

ISIS Serang Rumah Komandan Taliban di Utara Afghanistan

“Sedikitnya 15 anggota Taliban terbunuh dan lima lainnya luka-luka,” imbuh Amani.

Rabu, 18/07/2018 07:44 0

Irak

Bakar Baliho Khomeini, Pendemo Tuntut Iran Keluar dari Iraq

Sebuah video yang dibagikan di media sosial, Senin (16/07/2018) menunjukkan aksi pembakaran itu. Para pengunjuk rasa juga meneriakkan slogan "usir Iran, usir! Supaya Basra bebas".

Selasa, 17/07/2018 15:20 0

Video Kajian

Risalah Rasulullah ﷺ Sebagai Rahmatan Lil Alamin

KIBLAT.NET – Risalah Rasulullah ﷺ Sebagai Rahmatan Lil Alamin. Beliau ﷺ diutus dengan risalah sebagai...

Selasa, 17/07/2018 11:53 0

Irak

Protes di Iraq Meletus, Rakyat Tuntut Pekerjaan dan Perbaikan Layanan Publik

Para pengunjuk rasa juga memprotes korupsi dan kinerja pemerintah yang buruk. Mereka bentrok dengan pasukan keamanan di beberapa provinsi, termasuk Maysan, Dhi Qar, Basra, Najaf dan Karbala.

Selasa, 17/07/2018 11:05 0

Close