... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Kesepakatan HTS-Iran Keluarkan Milisi Syiah dari Kufreya dan Al-Foa

Foto: Papan ucapan selamat datang di pintu masuk Idlib/ilustrasi

KIBLAT.NET, Idlib – Hai’ah Tahrir Al-Syam (HTS) akhirnya mencapai kesepakatan, Selasa (17/07), dengan Iran untuk mengeluarkan seluruh milisi Syiah dari Kota Kufreya dan Al-Foa, dua kota terakhir di Idlib di luar kontrol pejuang. Sebagai imbalannya, rezim Bashar Assad melepaskan tahanan pejuang.

Sumber terpercaya mengatakan kepada Enabbaladi.net, kesepakatan ini akan segera direaliasikan. Seluruh milisi Syiah di dua kota yang terkepung itu akan dievakuasi dengan imbalan pembebaskan tawanan dan tahanan.

Sumber itu menambahkan bahwa perjanjian tersebut hanya untuk HTS, tidak mencakup faksi-faksi militer lainnya.

Menurut kantor berita resmi pemerintah (SANA) mengatakan bahwa ada “laporan dari kesepakatan untuk membebaskan seluruh penghuni kota-kota Kufreya dan Al-Foa di pedesaan Idlib.

Kesepakatan itu muncul setelah negosiasi berlangsung selama berhari-hari antara kedua pihak, bersamaan dengan pembicaraan tentang masa depan provinsi Idlib setelah habisnya wilayah oposisi di selatan Suriah.

Sementara itu, menurut sejumlah sumber beberapa hari sebelumnya, milisi-milisi Syiah di kota itu menolak untuk keluar. Di sisi lain, rezim ingin mereka keluar supaya tidak memiliki titik lemah di kota itu.

Faksi-faksi oposisi di Idlib menganggap Kufreya dan Al-Foa sebagai kartu AS untuk menekan rezim. Hal itu karena kedua kota ini sangat penting bagi Iran.

Pekan lalu, faksi militer yang beroperasi di Idlib dikabarkan sedang mempersiapkan operasi militer besar untuk merebut Kufreya dan Al-Foa yang sudah dikepung selama tiga tahun.

BACA JUGA  Uji Coba Sistem Rudal Baru S-500, Rusia Gunakan Wilayah Suriah

Saat itu, sumber militer mengatakan operasi nantinya di bawah komando HTS dan diikuti faksi-faksi pejuang, termasuk faksi yang sempat berselisih dengan HTS.

Sumber itu berspekulasi bahwa rencana operasi besar itu hanya bertujuan menekan Iran untuk mengeluarkan milisinya dari dua kota tersebut.

Kota Kufreya dan Al-Foa terletak di Idlib utara dan berjarak dua hingga tujuh kilometer dari pusat kota Idlib. Sementara dua kota itu dihubungkan dengan jalan yang berjarak sepanjang dua kilometer.

Selama tiga tahun, milisi Syiah di kota itu masih bertahan meskipun dalam posisi terkepung oleh pejuang. Mereka terus mendapatkan pasokan dari udara dan jalur-jalur rahasia.

Selama itu juga, HTS dituduh mencegah tindakan militer untuk menguasai dua kota itu, sebagai bagian dari perjanjian yang ditandatangani dengan pihak Iran, yang dikenal sebagai Perjanjian Lima Kota.

Faksi-faksi yang dahulu tergabung dalam Jaisyul Fath telah berupaya merebut dua kota itu namun gagal. Serangan terbesar diluncurkan pada 2015 dan pejuang berhasil merebut titik-titik penting menuju kedua kota. Ketika pejuang ingin merangsek, terjadi kesepakatan antara pihak rezim dan pejuang di lima kota, termasuk dua kota Syiah itu.

Sumber: Enabbaladi.net
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Jemaah Haji Berisiko Tinggi Dipasangi Gelang Oranye

Jemaah Haji Berisiko Tinggi Dipasangi Gelang Oranye

Selasa, 17/07/2018 20:48 0

Indonesia

Banyak Calon Tunggal di Pilkada, Pengaruh Uang Jadi Pemicu

faktor pemicu banyaknya calon tunggal di Pilkada, petahana mendorong semua partai politik mendukungnya, menghambat partai politik untuk mencalonkan calon lain, dan pengaruh uang

Selasa, 17/07/2018 20:06 0

Indonesia

Tahun Ajaran Baru, Nama Siswa Hilang Misterius dari Daftar PPDB

KPAI ungkap carut marut sistem PPDB

Selasa, 17/07/2018 19:41 0

Indonesia

Pemuda Muhammadiyah: Hentikan Stigma Orang yang Mencari Keadilan Sebagai Pro Teroris

Stigma terhadap orang-orang yang membela hak hukum teroris adalah hal yang berbahaya

Selasa, 17/07/2018 18:57 0

Indonesia

Persingkat Waktu, Jemaah Haji Indonesia Jalani Pemeriksaan Biometrik di Embarkasi

Jika di tahun-tahun sebelumnya dilakukan di Arab Saudi, kini pemeriksaan biometrik atau data diri untuk jemaah haji dilakukan di sebagian embarkasi di tanah air

Selasa, 17/07/2018 17:46 0

Indonesia

Marak Penangkapan Teroris, Dahnil Ingatkan Tito Karnavian: Jangan Lupa Kasus Siyono

"Pak Tito jangan lupa ada kasus Siyono yang sampai hari ini tidak diselesaikan"

Selasa, 17/07/2018 17:33 0

Indonesia

Ditahan Densus 88, Imam Alami Siksaan Psikologis

Sri menegaskan bahwa kasus yang menimpa Imam Bahri terkesan dipaksakan. Sebab, selama ini tidak ada bukti kuat yang menunjukkan Imam Bahri terlibat tindak pidana terorisme.

Selasa, 17/07/2018 16:09 0

Indonesia

Tahun Ini Embarkasi Jakarta Pondok Gede Berangkatkan 63 Kloter Haji

Tahun Ini Embarkasi Jakarta Pondok Gede Berangkatkan 63 Kloter Haji

Selasa, 17/07/2018 15:06 0

Indonesia

KPAI: Stop Bullying dalam Masa Orientasi Sekolah

KPAI menghimbau pihak sekolah untuk menjamin pelaksanaan masa orientasi peserta didik baru berlangsung dengan aman, ramah dan nyaman bagi siswa baru.

Selasa, 17/07/2018 14:37 0

Indonesia

Fahri Tak Sepakat Kemiskinan di Indonesia Menurun, Ini Alasannya

Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah mengatakan bahwa jika kemiskinan di Indonesia sudah menurun. Ia menjelaskan bahwa kemiskinan turun hanya secara statistik.

Selasa, 17/07/2018 14:07 1

Close