... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Tahun Ajaran Baru, Nama Siswa Hilang Misterius dari Daftar PPDB

Foto: Sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Online

KIBLAT.NET, Jakarta – Tahun ajaran baru telah bergulir, para siswa kembali ke sekolah untuk menjalani rutinitas belajar. Namun, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menerima aduan terkait sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), termasuk hilangnya nama siswa dari daftar siswa yang diterima di sebuah sekolah.

Komisioner KPAI Bidang Pendidikan, Retno Listyarti mengungkap adanya sejumlah siswa yang belum jelas nasibnya diterima atau tidak di sekolah negeri. “Sampai Jumat sore, KPAI masih menerima pengaduan dari seorang ibu yang domisili di Tangerang Selatan, yang anaknya belum juga mendapatkan kepastian diterima atau tidak di sekolah negeri pilihannya,” ungkap Retno melalui rilisnya, Selasa (17/07/2018).

Retno menjelaskan, berdasar penjelasan orangtua, di Tangerang Selatan sempat beberapa kali server situs PPDB down. Sebelum server PPDB down, nama sang anak masih ada dalam daftar yang diterima. Namun begitu server kembali aktif, nama anaknya hilang dari urutan siswa yang diterima sesuai kuota.

Ketika protes, dijanjikan senin 16 Juli 2018 akan ada kepastian sekolah anaknya. “Orangtua itu tentu saja kebingungan, karena Senin sudah dimulainya tahun ajaran baru, sementara kepastian sekolah di negeri belum jelas dan belum mendaftar ke sekolah swasta,” kata Retno.

Persoalan lain yang masuk ke meja pengaduan KPAI adalah kasus terbongkarnya Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) palsu yang kemudian dibatalkan oleh pemerintah provinsi Jawa Tengah. Akibatnya, sejumlah SMA dan SMK Negeri di Jawa Tengah kekurangan siswa.

BACA JUGA  Dua Pekan Luhut Tangani Covid-19: Tren Masih Meningkat

Menurut data KPAI pembatalan di Jawa Tengah tersebut mencapai 78 ribu SKTM lebih. Hal itu disusul dengan kebijakan Gubenur Jawa Tengah yang meminta pihak sekolah melakukan verifikasi lapangan terhadap calon peserta didik yang menggunakan SKTM, yang berujung pada pembatalan. Tak sampai di situ, ternyata para orangtua yang menggunakan SKTN palsu tersebut di sarankan memilih sekolah swasta.

“KPAI akan terus melakukan pengawasan untuk memastikan pemerintah daerah melakukan pemenuhan hak atas pendidikan para siswa tersebut sebagaimana dijamin peraturan perundangan yang berlaku,” pungkas Retno.

Reporter: Muhammad Jundii
Editor: Imam S.


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Irak

Bakar Baliho Khomeini, Pendemo Tuntut Iran Keluar dari Iraq

Sebuah video yang dibagikan di media sosial, Senin (16/07/2018) menunjukkan aksi pembakaran itu. Para pengunjuk rasa juga meneriakkan slogan "usir Iran, usir! Supaya Basra bebas".

Selasa, 17/07/2018 15:20 0

Video Kajian

Risalah Rasulullah ﷺ Sebagai Rahmatan Lil Alamin

KIBLAT.NET – Risalah Rasulullah ﷺ Sebagai Rahmatan Lil Alamin. Beliau ﷺ diutus dengan risalah sebagai...

Selasa, 17/07/2018 11:53 0

Irak

Protes di Iraq Meletus, Rakyat Tuntut Pekerjaan dan Perbaikan Layanan Publik

Para pengunjuk rasa juga memprotes korupsi dan kinerja pemerintah yang buruk. Mereka bentrok dengan pasukan keamanan di beberapa provinsi, termasuk Maysan, Dhi Qar, Basra, Najaf dan Karbala.

Selasa, 17/07/2018 11:05 0

Video Kajian

Mencari Istri Seperti Abdurrahman bin Auf, Ini Caranya!

KIBLAT.NET – Mencari Istri Seperti Abdurrahman bin Auf, Ini Caranya! Anda mungkin sudah hafal kisah...

Selasa, 17/07/2018 09:32 0

Suriah

Marak Nikah Mut’ah di Wilayah Kekuasaan Rezim Assad

Surat kabar Perancis, Liberation, pada Ahad (15/07/2018) melaporkan bahwa fenomena nikah mut'ah (kawin kontrak) telah menyebar di Suriah, terutama di daerah-daerah yang kembali dikuasai rezim Bashar Assad, yang mana terdapat milisi Syiah di dalamnya.

Senin, 16/07/2018 18:05 0

Suriah

Evakuasi Pejuang dari Daraa Dimulai, Quneitra Hadapi Pertempuran

Koresponden Al-Jazeera melaporkan bahwa sebanyak 450 pejuang oposisi dan keluarga mereka telah meninggalkan kota Daraa menuju Idlib di Suriah utara. Sementara sejumlah sumber mengatakan bahwa mereka ditemani sekitar 60 anak dan tiga puluh wanita.

Senin, 16/07/2018 11:41 0

Arab Saudi

Saudi Buat Halaman Khusus untuk Pendaftaran Calhaj Asal Qatar

Kementerian itu menegaskan bahwa Pemerintah Kerajaan dan dengan arahan Raja menyambut semua jamaah haji dan umrah dari seluruh dunia. Begitu juga, Kerajaan mencurahkan segala upaya unuk melayani dan mempermudah proses menjalankan ibadah selama di Tanah Suci.

Senin, 16/07/2018 10:08 0

Afghanistan

Taliban Tolak Laporan PBB Tentang Statistik Korban Sipil Tahun Ini

Laporan tersebut tidak adil. Menurutnya, laporan ini disusun dengan koordinasi dengan utusan AS untuk kepentingan negara itu.

Senin, 16/07/2018 09:06 0

Turki

Erdogan ke Putin: Masuk Idlib Sama Saja Runtuhkan Perjanjian Astana

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyatakan keprihatinan atas penargetan warga sipil di Daraa, Suriah selatan, dalam percakapan telepon dengan Presiden Rusia Vladimir Putin baru-baru ini.

Senin, 16/07/2018 08:06 0

Arab Saudi

Saudi Hapus Program “Kesadaran Islam” di Sekolah-sekolah

Sebagian besar sekolah di Arab Saudi memasukkan program Kesadaran Islam dalam kegiatan unggulan. Hal itu karena siswa-siswa banyak yang tertarik dengan kegiatan dakwah.

Senin, 16/07/2018 06:35 0

Close
CLOSE
CLOSE