... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Marak Penangkapan Teroris, Dahnil Ingatkan Tito Karnavian: Jangan Lupa Kasus Siyono

Foto: Dahnil Anzar Simanjuntak saat ditemui seusai diskusi Mencari Capres Anti Korupsi yang diselenggarakan oleh Majelis Anti Korupsi PP Pemuda Muhammadyah di Jakarta (17/07/2018) (foto: Syafei Irman)

KIBLAT.NET, Jakarta – Densus 88 akhir-akhir ini kerap menggelar operasi penangkapan terhadap orang-orang yang disebut sebagai teroris. Mengomentari hal itu, Ketua PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak justeru mengingatkan Kapolri Jenderal Tito Karnavian.

Dahnil Anzar Simanjuntak mengingatkan agar penanganan terorisme tetap dalam koridor hukum. Hal itu diungkapkannya terkait maraknya penangkapan terduga teroris akhir-akhir ini.

“Yang dikedepankan penegakan hukum, jangan ada lagi peristiwa yang bekerja di luar hukum,” ujarnya saat ditemui seusai acara diskusi di Auditorium KH Ahmad Dahlan, Menteng, Jakarta, Selasa (17/07/2018).

Sebelumnya, Kapolri Tito Karnavian menyatakan pasca peristiwa bom Surabaya aparat kepolisian telah menangkap 200 terduga teroris dan 20 lainnya ditembak mati. Tito menyebut langkah itu didasari dari Undang-undang Nomor 5 tahun 2018 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme yang baru disahkan Mei 2018 lalu.

Dahnil pun memperingatkan agar kasus Siyono yang meninggal dunia saat berada di tangan Densus 88 tak kembali terulang. Sebab, Pemuda Muhammadyah menemukan fakta adanya potensi abuse of power dalam penindakan terduga terorisme.

“Pak Tito jangan lupa ada kasus Siyono yang sampai hari ini tidak diselesaikan. Dan kami dari Pemuda Muhammadiyah membuktikan bahwasanya Siyono itu meninggal bukan karena melakukan perlawanan atau lain sebagainya. Tetapi memang karena adanya tindakan kekerasan oleh aparatur kepolisian,” tegasnya.

Dahnil menambahkan adanya abuse of power atau penggunaan kekuasaan berlebihan dalam penanganan Siyono yang berujung pada kematian adalah fakta. Hal itu terungkap berdasarkan hasil temuan tim dokter forensik Muhammadyah bersama Polda Jawa Tengah.

BACA JUGA  Ratna Sarumpaet, Operasi Plastik atau Operasi Intelijen?

Ketua PP Pemuda Muhammadiyah itu berharap agar kepolisian mau menerima masukan dan kritikan dalam penindakan terorisme. Dia lantas menyebut sejumlah fakta terkait aksi salah tangkap yang dilakukan Densus 88.

“Jangan lupa juga, ada fakta fakta salah tangkap. Kan ada fakta salah tangkap di Medan, salah tembak di Deliserdang, kan ada fakta fakta itu,” tandas Dahnil.

Reporter: Syafei Irman
Editor: Imam S.

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Irak

Bakar Baliho Khomeini, Pendemo Tuntut Iran Keluar dari Iraq

Sebuah video yang dibagikan di media sosial, Senin (16/07/2018) menunjukkan aksi pembakaran itu. Para pengunjuk rasa juga meneriakkan slogan "usir Iran, usir! Supaya Basra bebas".

Selasa, 17/07/2018 15:20 0

Video Kajian

Risalah Rasulullah ﷺ Sebagai Rahmatan Lil Alamin

KIBLAT.NET – Risalah Rasulullah ﷺ Sebagai Rahmatan Lil Alamin. Beliau ﷺ diutus dengan risalah sebagai...

Selasa, 17/07/2018 11:53 0

Irak

Protes di Iraq Meletus, Rakyat Tuntut Pekerjaan dan Perbaikan Layanan Publik

Para pengunjuk rasa juga memprotes korupsi dan kinerja pemerintah yang buruk. Mereka bentrok dengan pasukan keamanan di beberapa provinsi, termasuk Maysan, Dhi Qar, Basra, Najaf dan Karbala.

Selasa, 17/07/2018 11:05 0

Video Kajian

Mencari Istri Seperti Abdurrahman bin Auf, Ini Caranya!

KIBLAT.NET – Mencari Istri Seperti Abdurrahman bin Auf, Ini Caranya! Anda mungkin sudah hafal kisah...

Selasa, 17/07/2018 09:32 0

Suriah

Marak Nikah Mut’ah di Wilayah Kekuasaan Rezim Assad

Surat kabar Perancis, Liberation, pada Ahad (15/07/2018) melaporkan bahwa fenomena nikah mut'ah (kawin kontrak) telah menyebar di Suriah, terutama di daerah-daerah yang kembali dikuasai rezim Bashar Assad, yang mana terdapat milisi Syiah di dalamnya.

Senin, 16/07/2018 18:05 0

Suriah

Evakuasi Pejuang dari Daraa Dimulai, Quneitra Hadapi Pertempuran

Koresponden Al-Jazeera melaporkan bahwa sebanyak 450 pejuang oposisi dan keluarga mereka telah meninggalkan kota Daraa menuju Idlib di Suriah utara. Sementara sejumlah sumber mengatakan bahwa mereka ditemani sekitar 60 anak dan tiga puluh wanita.

Senin, 16/07/2018 11:41 0

Arab Saudi

Saudi Buat Halaman Khusus untuk Pendaftaran Calhaj Asal Qatar

Kementerian itu menegaskan bahwa Pemerintah Kerajaan dan dengan arahan Raja menyambut semua jamaah haji dan umrah dari seluruh dunia. Begitu juga, Kerajaan mencurahkan segala upaya unuk melayani dan mempermudah proses menjalankan ibadah selama di Tanah Suci.

Senin, 16/07/2018 10:08 0

Afghanistan

Taliban Tolak Laporan PBB Tentang Statistik Korban Sipil Tahun Ini

Laporan tersebut tidak adil. Menurutnya, laporan ini disusun dengan koordinasi dengan utusan AS untuk kepentingan negara itu.

Senin, 16/07/2018 09:06 0

Turki

Erdogan ke Putin: Masuk Idlib Sama Saja Runtuhkan Perjanjian Astana

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyatakan keprihatinan atas penargetan warga sipil di Daraa, Suriah selatan, dalam percakapan telepon dengan Presiden Rusia Vladimir Putin baru-baru ini.

Senin, 16/07/2018 08:06 0

Arab Saudi

Saudi Hapus Program “Kesadaran Islam” di Sekolah-sekolah

Sebagian besar sekolah di Arab Saudi memasukkan program Kesadaran Islam dalam kegiatan unggulan. Hal itu karena siswa-siswa banyak yang tertarik dengan kegiatan dakwah.

Senin, 16/07/2018 06:35 0

Close