... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Ditahan Densus 88, Imam Alami Siksaan Psikologis

Foto: Aziz Yanuar dari PUSHAMI.

KIBLAT.NET, Jakarta – Pengacara Sri Hartati dari Pusat Hak Asasi Muslim Indonesia (PUSHAMI), Aziz Yanuar mengungkapkan bahwa suami kliennya, Imam Bahri sempat beberapa kali bisa ditemui oleh istri. Namun, akhir-akhir ini keluarga kembali tidak dapat membesuk.

“Kemarin dapat akses ketmu suami beberapa kali setiap hari Selasa. Tapi sekarang disetop lagi. Sekarang pak Imam Bahri ditahan di Rutan Polsek Pakis, Surabaya,” katanya saat dihubungi Kiblat.net pada Selasa (17/07/2018).

Ia menegaskan bahwa kasus yang menimpa Imam Bahri terkesan dipaksakan. Sebab, selama ini tidak ada bukti kuat yang menunjukkan Imam Bahri terlibat tindak pidana terorisme.

“Tuduhannya tidak ada yang benar, dan kemungkinan besar dikaitkan dengan bom Surabaya yang sekeluarga itu. Tapi memang cenderung sangat dipaksakan,” ucapnya.

Aziz juga mengungkapkan bahwa jika dari keterangan istri, Imam Bahri tidak mengalami kekerasan secara fisik. Namun, Imam mengalami siksaan psikologis.

“Siksa fisik alhamdulillah tidak. Tapu menurut istrinya, secara psikologis iya. Misalnya, diminta pakai lawyer dari arahan polisi,” tuturnya.

Menurut Aziz, sampai saat ini pihaknya belum dapat mendampingi Imam. Selama ini, pihaknya hanya menjadi pendamping keluarga.

“Kita belum mendampingi Imam secara pribadi, tapi secara keluarga sudah. Maka, saya berharap agar pendampingan Imam Bahri dipermudah, karena ini menyangkut Hak Asasi Manusia (HAM),” tukasnya.

Imam Bahri ditangkap oleh Densus 88 pada pada 29 Mei lalu. Menurut istri, Imam ditangkap saat berjalan menuju masjid untuk menunaikan sholat Dhuhur. Imam diduga memiliki hubungan khusus dengan otak Bom Surabaya, Kholid Abu Bakar. Namun, hal itu secara tegas dibantah oleh sang istri.

BACA JUGA  Kaji Buku ‘Muslimah Anti Viral’, FMDKI Ajak Perkuat Syiar Islam di Era Digital

“Suami saya ditangkap karena pernah mengundang Ustadz Kholid Abu Bakar. Padahal nggak ada hubungan apa-apa, dan taunya cuman kita ngaji tafsir saja,” kata Sri.

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: M. Rudy


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Irak

Bakar Baliho Khomeini, Pendemo Tuntut Iran Keluar dari Iraq

Sebuah video yang dibagikan di media sosial, Senin (16/07/2018) menunjukkan aksi pembakaran itu. Para pengunjuk rasa juga meneriakkan slogan "usir Iran, usir! Supaya Basra bebas".

Selasa, 17/07/2018 15:20 0

Video Kajian

Risalah Rasulullah ﷺ Sebagai Rahmatan Lil Alamin

KIBLAT.NET – Risalah Rasulullah ﷺ Sebagai Rahmatan Lil Alamin. Beliau ﷺ diutus dengan risalah sebagai...

Selasa, 17/07/2018 11:53 0

Irak

Protes di Iraq Meletus, Rakyat Tuntut Pekerjaan dan Perbaikan Layanan Publik

Para pengunjuk rasa juga memprotes korupsi dan kinerja pemerintah yang buruk. Mereka bentrok dengan pasukan keamanan di beberapa provinsi, termasuk Maysan, Dhi Qar, Basra, Najaf dan Karbala.

Selasa, 17/07/2018 11:05 0

Video Kajian

Mencari Istri Seperti Abdurrahman bin Auf, Ini Caranya!

KIBLAT.NET – Mencari Istri Seperti Abdurrahman bin Auf, Ini Caranya! Anda mungkin sudah hafal kisah...

Selasa, 17/07/2018 09:32 0

Suriah

Marak Nikah Mut’ah di Wilayah Kekuasaan Rezim Assad

Surat kabar Perancis, Liberation, pada Ahad (15/07/2018) melaporkan bahwa fenomena nikah mut'ah (kawin kontrak) telah menyebar di Suriah, terutama di daerah-daerah yang kembali dikuasai rezim Bashar Assad, yang mana terdapat milisi Syiah di dalamnya.

Senin, 16/07/2018 18:05 0

Suriah

Evakuasi Pejuang dari Daraa Dimulai, Quneitra Hadapi Pertempuran

Koresponden Al-Jazeera melaporkan bahwa sebanyak 450 pejuang oposisi dan keluarga mereka telah meninggalkan kota Daraa menuju Idlib di Suriah utara. Sementara sejumlah sumber mengatakan bahwa mereka ditemani sekitar 60 anak dan tiga puluh wanita.

Senin, 16/07/2018 11:41 0

Arab Saudi

Saudi Buat Halaman Khusus untuk Pendaftaran Calhaj Asal Qatar

Kementerian itu menegaskan bahwa Pemerintah Kerajaan dan dengan arahan Raja menyambut semua jamaah haji dan umrah dari seluruh dunia. Begitu juga, Kerajaan mencurahkan segala upaya unuk melayani dan mempermudah proses menjalankan ibadah selama di Tanah Suci.

Senin, 16/07/2018 10:08 0

Afghanistan

Taliban Tolak Laporan PBB Tentang Statistik Korban Sipil Tahun Ini

Laporan tersebut tidak adil. Menurutnya, laporan ini disusun dengan koordinasi dengan utusan AS untuk kepentingan negara itu.

Senin, 16/07/2018 09:06 0

Turki

Erdogan ke Putin: Masuk Idlib Sama Saja Runtuhkan Perjanjian Astana

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyatakan keprihatinan atas penargetan warga sipil di Daraa, Suriah selatan, dalam percakapan telepon dengan Presiden Rusia Vladimir Putin baru-baru ini.

Senin, 16/07/2018 08:06 0

Arab Saudi

Saudi Hapus Program “Kesadaran Islam” di Sekolah-sekolah

Sebagian besar sekolah di Arab Saudi memasukkan program Kesadaran Islam dalam kegiatan unggulan. Hal itu karena siswa-siswa banyak yang tertarik dengan kegiatan dakwah.

Senin, 16/07/2018 06:35 0

Close
CLOSE
CLOSE