... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Evakuasi Pejuang dari Daraa Dimulai, Quneitra Hadapi Pertempuran

Foto: Suriah Selatan mencakup provinsi Daraa, Suwaida dan Qunaithirah

KIBLAT.NET, Daraa – Konvoi pertama evakuasi pejuang oposisi Suriah beserta keluarga mereka dari Daraa, Suriah selatan, bergerak ke wilayah utara negara itu pada Ahad sore (15/07). Di saat bersamaan, rezim mulai menggempur wilayah oposisi di provinsi Quneitra.

Koresponden Al-Jazeera melaporkan bahwa sebanyak 450 pejuang oposisi dan keluarga mereka telah meninggalkan kota Daraa menuju Idlib di Suriah utara. Sementara sejumlah sumber mengatakan bahwa mereka ditemani sekitar 60 anak dan tiga puluh wanita.

Menurut badan informasi rezim (SANA), oposisi bersenjata terus menyerahkan senjata berat kepada tentara rezim. Media pelat merah itu juga menerbitkan gambar tank dan senjata yang dipegang oleh faksi-faksi oposisi.

Aktivis mengkonfirmasi militer rezim telah masuk kota Zamorin dan Inkhol di Daraa. Sementara pejuang Hai’ah Tahrir Al-Syam (HTS) yang menguasai bukit di kota itu menolak menyerah sehingga terjadi pertempuran sengit. Belum diketahui akhir pertempuran tersebut.

Evakuasi pejuang itu termasuk dalam poin kesepakatan yang diteken antara Free Syrian Army (FSA) dan Rusia, setelah kampanye militer rezim di Daraa. Pejuang yang menolak rekonsiliasi dengan rezim dipersilahkan keluar menuju Idlib, bergabung dengan pejuang lainnya.

Di waktu yang sama, aktivis melaporkan bahwa daerah perbatasan antara provinsi Daraa dan Quneitra menyaksikan gempuran sengit dari udara dan darat. Bersamaan dengan itu, pasukan darat rezim berusaha bergerak menyerbu pertahanan oposisi.

BACA JUGA  Turki Dikabarkan Akan Melebur Faksi-faksi Oposisi Suriah yang Didukungnya

Menurut sumber-sumber hak asasi manusia Suriah, sedikitnya 18 anggota pasukan rezim tewas, termasuk tiga perwira, dengan imbalan 13 pejuang oposisi. Mereka memperingatkan dampak yang dapat mengakibatkan operasi ini, yang merupakan awal dari pertempuran Quneitra.

“Meskipun kembalinya puluhan ribu orang yang terlantar ke Daraa, sebanyak 160.000 orang tetap tinggal di Quneitra,” kata Kantor Urusan Kemanusiaan PBB dalam sebuah pernyataan.

Sumber: Al-Jazeera
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Video Kajian

Mana Lebih Kuat Dalilnya, Tahiyyat Menggerakkan Jari Atau Tidak?

KIBLAT.NET – Mana Lebih Kuat Dalilnya, Tahiyyat Menggerakkan Jari Atau Tidak? Sebagian dari kita barang...

Ahad, 15/07/2018 12:42 0

Video Kajian

Khutbah Jumat: Resep Mujarab Agar Lulus Hadapi Musibah

KIBLAT.NET – Khutbah Jumat: Resep Mujarab Agar Lulus Hadapi Musibah. Dalam Al-Qur’an, Allah telah menetapkan...

Ahad, 15/07/2018 12:14 0

Indonesia

Rupiah Anjlok, Pemerintah Didesak Revisi Kebijakan

Pengamat Ekonomi, Dina Nurul Fitria mengatakan bahwa pemerintah harus segera melakukan revisi-revisi terhadap apapun yang berhubungan dengan US Dollar.

Ahad, 15/07/2018 11:50 0

Indonesia

Terduga Teroris Ditembak di Jogja, DPR Diminta Bentuk Tim Pengawas Densus 88

Pasca penembakan terduga teroris di Yogyakarta, Wakil Ketua Majelis Hukum dan HAM Muhammadiyah, Maneger Nasution menegaskan bahwa DPR harus segera membentuk tim pengawas Densus 88.

Ahad, 15/07/2018 11:34 0

Indonesia

Rupiah Merosot Tapi Rakyat Masih Adem Ayem, Ini Kata Pengamat

Dina menjelaskan, masyarakat Indonesia memang memiliki tabiat pasar yang menarik. Yaitu berapapun harga yang dipatok pasti akan dibeli oleh konsumen Indonesia.

Ahad, 15/07/2018 11:11 0

Suara Pembaca

Hidayatullah Jateng Gelar Silatwil di Kudus

KIBLAT.NET, Kudus – Umat Islam harus berpolitik, karena kalau tidak, kita umat Islam akan dipimpin...

Ahad, 15/07/2018 10:10 0

Suara Pembaca

Anak Seorang Aktivis Dakwah Menderita Kelainan Jantung, Bantu Yuk!

KIBLAT.NET, Lampung – Zya Sofiyah (1,5 th) harus menjalani cobaan hidup di usianya yang masih...

Ahad, 15/07/2018 10:04 0

Khazanah

Inilah Manfaat di Balik Anjuran Nabi Tidur Miring ke Kanan

KIBLAT.NET - Dalam sebuah riwayat Al-Bara′ bin Azib menyampaikan bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Apabila kamu hendak berangkat ke tempat tidurmu maka berwudhulah seperti wudhumu untuk shalat, kemudian berbaringlah pada sisi badan sebelah kanan…,” (HR. Bukhari-Muslim)

Ahad, 15/07/2018 10:00 0

Munaqosyah

Slogan Anti Arab dalam Perspektif Syar’i

Para pengusung ide ini seringkali memisahkan agama Islam dari hal-hal yang berbau Arab. Seolah Islam Arab itu sesuatu yang perlu dijauhi, lebih lanjut lagi mereka terkadang mengklaim sebuah ajaran Islam sebagai budaya Arab dan menolaknya karena itu budaya Arab.

Ahad, 15/07/2018 09:00 0

Artikel

Kiprah Syaikh Safar Hawali Melawan Pendudukan Amerika di Teluk Arab

Di dalamnya, ia berbicara tentang uang miliaran yang dikeluarkan Arab Saudi dan Negara-negara Teluk untuk Amerika Serikat selama kunjungan Donald Trump ke Riyadh pertengahan tahun 2017.

Ahad, 15/07/2018 06:23 0

Close