... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Fokus KTT NATO di Brussel Soal Perang di Afghanistan

Foto: NATO

KIBLAT.NET, Brussel – Para pemimpin NATO berencana mengalihkan perhatian mereka kepada perang di Afghanistan. Presiden Afghanistan Ashraf Ghani akan hadir pada hari kedua perundingan dan Sekretaris Jenderal Nato Jens Stoltenberg berharap aliansi militer ini setuju untuk mendanai pasukan keamanan Afghanistan hingga 2024.

Perdana Menteri Inggris Theresa May telah mengkonfirmasi bahwa Inggris akan mengirim pasukan tambahan non-tempur untuk bertugas di Afghanistan.

“Kami akan mengerahkan 440 personil tambahan untuk misi Dukungan Tegas NATO di Afghanistan, Inggris adalah salah satu yang pertama untuk meningkatkan (dukungan),” kata May seperti dikutip Reuters, Kamis (12/07/2018).

Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg, menginginkan para pemimpin setuju untuk mendanai pasukan keamanan Afghanistan hingga 2024, meskipun banyak tuntutan publik di negara-negara Barat terkait keterlibatan mereka dalam konflik. Pendanaan rata-rata sekitar $ 1 miliar per tahun. Stoltenberg mengharapkan nilai tersebut dapat dipenuhi.

Para pemimpin tampaknya tertarik untuk mendengar lebih banyak pendekatan militer Trump ke Afghanistan, yang dirubah Agustus lalu untuk memasukkan gelombang serangan udara untuk memaksa militan Taliban ke meja perundingan.

Invasi yang dipimpin AS sempat mengguncang dominasi Taliban pada tahun 2001 setelah setelah serangan 9/11 di AS. Sejak itu, ribuan pasukan NATO dikerahkan dan konflik panjang dan berdarah.

Pada tahun 2014, NATO secara resmi mengakhiri misi tempur di negara itu dan menyerahkannya kepada pasukan Afghanistan yang telah dilatihnya. Taliban kemudian membuat keuntungan teritorial yang besar di seluruh negeri. Sebuah studi BBC dari Januari menemukan kelompok itu secara terbuka aktif di 70% wilayah Afghanistan.

BACA JUGA  Dorong Pengungsi Suriah Pulang, Denmark Iming-imingi Pesangon 20 Ribu Dolar

Sumber: BBC, Reuters
Redaktur: Ibas Fuadi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Beredar Jilbab Berlogo Kabupaten Poso Untuk Seragam ASN, Warga Protes

Pemerintah Daerah Kabupaten Poso membagikan jilbab yang dibubuhi logo Kabupaten Poso sebagai seragam bagi aparatur sipil negara (ASN/PNS) setempat

Kamis, 12/07/2018 14:15 0

Video Kajian

Mengapa Baru Niat Baik Saja Sudah Dicatat Pahalanya?

KIBLAT.NET – Mengapa Baru Niat Baik Saja Sudah Dicatat Pahalanya? Kajian ini menjelaskan betapa Mahamurah-Nya...

Kamis, 12/07/2018 13:30 0

Indonesia

Rupiah Melemah, Rizal Ramli: Persis Seperti Tahun 1997

"Persis seperti tahun 1997, indikatornya hutang swasta besar, account defisit Indonesia besar, dan rupiah kemahalan sekitar delapan persen,"

Kamis, 12/07/2018 12:13 0

Indonesia

Komentari Survei Radikalisme Masjid, Sydney Jones: Radikal Istilah yang Sangat Luas

"Saya kira harus bedakan radikal yang mana, karena radikal adalah istilah yang sangat luas,"

Kamis, 12/07/2018 11:25 0

Opini

Masjid Radikal, Sebuah Narasi Menyudutkan Islam

Definisi radikal sendiri sebenarnya tidak pernah ada kata final. Oleh sebab itu, penafsiran terhadap radikalisme tergantung siapa yang menafsiri dan lebih mengerucut pada kepentingan apa yang hendak dicapai.

Kamis, 12/07/2018 10:28 0

Indonesia

INDEF: Kurangi Impor, Tingkatkan Ekspor Solusi Perkuat Rupiah

Institute for Devolepment Economics & Finance (INDEF) menegur pemerintah untuk mengurangi impor dan meningkatkan ekspor

Rabu, 11/07/2018 20:38 0

Indonesia

Melempemnya Rupiah Ancam Industri Obat di Indonesia

Lemahnya nilai tukar rupiah atas dollar Amerika Serikat turut mencemaskan pelaku dagang dan industri

Rabu, 11/07/2018 20:32 0

Indonesia

Rupiah Melemah, Ini Saran PKS untuk Bank Indonesia

KIBLAT.NET, Jakarta- Merosotnya harga tukar rupiah terhadap dollar disebut-sebut terjadi akibat kebijakan Bank Sentral Amerika...

Rabu, 11/07/2018 20:24 0

Indonesia

PKS: Pemerintah Jangan Anggap Enteng Rupiah Anjlok

Pemerintah jangan menganggap enteng anjloknya nilai rupiah yang menyentuh angka 14.391 terhadap dollar AS.

Rabu, 11/07/2018 19:13 0

Indonesia

11 Kloter Pertama Jemaah Haji Indonesia Diberangkatkan 17 Juli

Jemaah Haji Indonesia mulai bersiap untuk diberangkatkan ke Tanah Suci. Proses pemberangkatan jemaah haji ini akan mulai berlangsung pada 17 Juli 2018.

Rabu, 11/07/2018 18:31 0

Close